SANAK.ID,SUMBAR– Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, memberikan peringatan keras terkait fenomena alam tanah ambles (sinkhole) yang memunculkan genangan air di kawasan Situjuah, Kabupaten Lima Puluh Kota. Melalui unggahan video di akun Instagram resminya, @vasco_ruseimy, Vasko menegaskan bahwa air yang muncul di lubang tersebut tidak layak konsumsi dan berpotensi membahayakan kesehatan.
Dalam pantauannya langsung ke lokasi, Vasko didampingi oleh tim dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Dinas Kesehatan. Berdasarkan video yang diunggah, Vasko menjelaskan bahwa hasil uji laboratorium terhadap air tersebut telah keluar dengan hasil yang perlu diwaspadai masyarakat.
Kandungan Bakteri Tinggi
Vasko memaparkan bahwa secara kasat mata air tersebut memang tampak jernih. Indikator kimia seperti Total Dissolved Solids(TDS) dan kadar besi (Fe) menunjukkan angka yang baik, serta derajat keasaman (pH) berada di angka normal 6,5. Namun, uji mikrobiologi menunjukkan adanya kontaminasi serius.
“Intinya kalau sekarang, ini air enggak boleh diminum. Dinas Kesehatan sudah cek laboratorium, kandungan bakterinya tinggi,” ujar Vasko sebagaimana dikutip dari unggahan Instagramnya, Senin (12/1/2026).
Lebih lanjut, dalam percakapannya dengan petugas kesehatan di lokasi, terungkap bahwa air tersebut mengandung bakteri E. coli di atas ambang batas aman. “Ini ibaratnya seperti air di selokan biasa (secara kandungan bakteri). Jadi tolong jangan diminum,” imbaunya.
Luruskan Isu Air Zamzam dan Pengobatan
Selain aspek medis, Vasko juga menyoroti fenomena sosial yang berkembang di mana sebagian warga menganggap air tersebut keramat. Ia meminta masyarakat untuk berhenti menyebarkan narasi yang tidak logis, seperti mengaitkan air tersebut dengan air Zamzam atau meyakini khasiat penyembuhan penyakit.
“Tolong jangan sampai terjadi hal-hal yang syirik di sini. Air ini tidak ada hubungannya dengan bisa menyembuhkan kesehatan. Jangan dibilang air dari Zamzam, (atau) masuknya tembus ke Makkah,” tegas Vasko di hadapan warga dan tokoh masyarakat setempat.
Ia meminta para tokoh adat (Datuak) untuk membantu meluruskan informasi ini agar tidak menjadi dosa jariyah akibat pembiaran terhadap kepercayaan yang salah. “Ini proses alam biasa yang terjadi,” tambahnya.
Imbauan Keselamatan Geologis
Dalam video tersebut, Vasko juga berdiskusi dengan petugas dari Badan Geologi/ESDM. Diketahui kedalaman lubang mencapai 8 meter. Mengutip penjelasan ahli di lokasi, Vasko menyarankan agar warga mematuhi jarak aman.
“Rekomendasinya radius 50 meter ini sebenarnya harus free (steril) sementara, sampai kami update, hitung lagi, dan analisis lagi,” jelas petugas ESDM dalam video yang dibagikan Vasko.
Melalui akun Instagramnya yang memiliki lebih dari 414 ribu pengikut, Vasko berharap informasi ini dapat menjangkau masyarakat luas agar tidak ada korban jiwa akibat meminum air tercemar ataupun kecelakaan akibat tanah longsor di sekitar lokasi lubang.










