Menu

Dark Mode
Cari Korban KM Virgo Transport 8, Polsek Takisung dan Warga Menyisir Perairan Pagatan Besar Pilkades Serentak 2026 di Pulau Sembilan Berjalan Aman dan Lancar Kawal Pilkades Serentak 2026 di Pulau Sembilan, TNI-Polri dan Pemerintah Kecamatan Pantau TPS di Tiga Desa Kawal Hak Tanah Warga Transmigrasi Bali, Kuasa Hukum Serahkan 84 Berkas SHM Gelombang Tiga ke BPN Kotabaru PTTUN Banjarmasin Batalkan 4 SHM di Sebelimbingan, BPN Kotabaru Wajib Ukur Ulang Perkuat Layanan Kesehatan, DPD Golkar Tanah Laut Siapkan 4 Unit Ambulans

Berita

Kabar Baik dari Tanah Laut Cuaca Cerah, Banjir di Tiga Kecamatan Berangsur Surut

Avatar photobadge-check


					Ket. Anggota BPBD Tanah Laut saat meninjau lokasi banjir di kabupaten tanah laut. Foto Istimewa Perbesar

Ket. Anggota BPBD Tanah Laut saat meninjau lokasi banjir di kabupaten tanah laut. Foto Istimewa

SANAK.ID,PELAIHARI – Harapan warga Kabupaten Tanah Laut agar banjir segera berlalu mulai menemui titik terang. Genangan air yang merendam sejumlah wilayah, khususnya di tiga kecamatan terdampak, dilaporkan mulai mengalami penyurutan signifikan pada Jumat (09/01/2026).

Berdasarkan data pemantauan lapangan, Tinggi Muka Air (TMA) mencatatkan penurunan variatif antara 2 sentimeter hingga 7 sentimeter. Penurunan debit air ini menjadi angin segar bagi penanganan bencana di Bumi Tuntung Pandang, seiring dengan tidak adanya laporan mengenai perluasan wilayah terdampak maupun penambahan titik pengungsian baru.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanah Laut, Aspi, mengungkapkan bahwa faktor cuaca yang mulai bersahabat menjadi kunci utama penyurutan air. Intensitas matahari yang cukup terik dalam beberapa waktu terakhir mempercepat proses pengeringan di lokasi banjir.

“Alhamdulillah, TMA menunjukkan penurunan. Ini tidak lepas dari kondisi cuaca yang mulai panas,” ujar Aspi saat memberikan keterangan.

Berdasarkan pemantauan hingga Kamis malam, tren penurunan air terlihat konsisten di wilayah Kecamatan Bati-Bati, Kurau, dan Bumi Makmur.

Desa Handil Negara (Kecamatan Kurau): Mengalami penurunan paling signifikan sebesar 7 cm, dengan posisi air kini berada di level 74 cm.

Desa Handil Birayang Bawah (Kecamatan Bumi Makmur): Air menyusut 6 cm, menyisakan ketinggian 59 cm dari sebelumnya 65 cm.

Desa Benua Raya (Kecamatan Bati-Bati): Terpantau surut 5 cm, dengan ketinggian air kini berada di angka 61 cm.

Aspi menambahkan, meskipun wilayah tetangga seperti Banjarbaru dan Kabupaten Banjar masih diguyur hujan, kawasan pesisir Tanah Laut justru relatif aman. Curah hujan yang minim di area Kurau dan sekitarnya, ditambah dengan meredanya fenomena pasang air laut (rob), sangat membantu mempercepat aliran air ke muara.

“Terkait cuaca di Tanah Laut belakangan ini, dampaknya tidak terlalu signifikan karena kalaupun ada hujan, durasinya singkat dan tidak deras. Insyaallah jika kondisi ini bertahan, air akan terus surut dalam beberapa hari ke depan,” pungkas Aspi.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lapangan terpantau kondusif dan warga diharapkan tetap waspada namun optimis kondisi akan segera pulih sepenuhnya. (SANAK.ID/ALI)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bobol Gudang Bengkel di Desa Panggung, Pemuda Asal Pabahanan Ditangkap Polsek Pelaihari

25 July 2026 - 09:37 WITA

Pesta Miras Oplosan dan Lem di RTH Kijang Mas, 10 Remaja di Tanah Laut Diamankan Satpol PP

18 June 2026 - 13:37 WITA

Polres Tanah Laut Dukung Penuh Satgas Penertiban Kawasan Hutan

24 May 2026 - 15:23 WITA

Resmi Ditutup, Dapur Umum Pemkab Tala Sukses Penuhi Kebutuhan Korban Banjir

15 January 2026 - 17:49 WITA

Perkuat Transparansi Anggaran 2026, Polres Tanah Laut Gelar Penandatanganan Pakta Integritas dan Sosialisasi DIPA

14 January 2026 - 11:30 WITA

Trending on Berita