SANAK.ID, TANAH LAUT – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut meluncurkan program “Desa Menanam” dalam rangka memperingati Hari Bumi Sedunia. Program ini menjadi bagian dari upaya penghijauan dan pelestarian lingkungan guna menjaga ekosistem daerah tetap hijau dan berkelanjutan. jumat (08/05/2026).
Mengusung tema global “Our Power, Our Planet”, kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih peduli terhadap lingkungan melalui aksi nyata penanaman pohon.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Tanah Laut, Erzandi, mengatakan program tersebut merupakan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan dan memperkuat budaya penghijauan di tengah masyarakat.
“Melalui program Desa Menanam ini, kami ingin mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menjaga bumi agar tetap hijau dan lestari demi generasi mendatang,” ujarnya.
Selain menjalankan program penghijauan, DPRKPLH Tanah Laut juga memperketat pengawasan terhadap penebangan pohon untuk menjaga keberadaan ruang terbuka hijau (RTH). Setiap penebangan pohon akan melalui analisa ketat dan wajib dilakukan penanaman kembali.
“Jika satu pohon ditebang, maka wajib diganti dengan lima bibit pohon baru. Ini sebagai upaya menjaga keseimbangan lingkungan dan memastikan area penghijauan tidak berkurang,” tegas Erzandi.
Pemkab Tanah Laut juga berencana melakukan penanaman mangrove serta pohon buah di kawasan pesisir sungai Desa Panjaratan guna menjaga habitat bekantan dan kelestarian lingkungan sungai.
Selain itu, pemerintah daerah tengah mendorong pengelolaan sampah mandiri melalui penyediaan TPS3R di tingkat desa dan kecamatan agar kebersihan lingkungan dapat terjaga secara lebih optimal. (SANAK.ID/ARIYANI).










