Menu

Dark Mode
Bunda PAUD Tanah Laut Tegaskan Adab dan Etika Sebagai Fondasi Utama Pendidikan Anak Usia Dini Momentum Iduladha: Wakil Bupati Tanah Laut Antar Langsung Paket Daging Kurban ke Rumah Lansia Pemkab Tanah Laut Menggelar Sholat Iduladha Berjamaah Sinergi Idul Adha, BADKO HMI Kalsel Terima dan Salurkan Hewan Qurban dari Polda Kalsel Tanpa Jarak dengan Warga, Aksi Membumi Bupati Rahmat Trianto Sembelih Sendiri Sapi Kurban di Pelaihari IGTKI Tanah Laut Rayakan HUT ke-76 dengan Peluncuran Program PAUD

Kalimantan Selatan

Tanah Laut Dorong Gerakan Penghijauan melalui Program Desa Menanam

badge-check


					Ket.Kepala DPRKPLH Tanah Laut, Erzandi, saat menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam peluncuran program “Desa Menanam” pada peringatan Hari Bumi Sedunia 2026.Foto.Ist Perbesar

Ket.Kepala DPRKPLH Tanah Laut, Erzandi, saat menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam peluncuran program “Desa Menanam” pada peringatan Hari Bumi Sedunia 2026.Foto.Ist

SANAK.ID, TANAH LAUT – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut meluncurkan program “Desa Menanam” dalam rangka memperingati Hari Bumi Sedunia. Program ini menjadi bagian dari upaya penghijauan dan pelestarian lingkungan guna menjaga ekosistem daerah tetap hijau dan berkelanjutan. jumat (08/05/2026).

Mengusung tema global “Our Power, Our Planet”, kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih peduli terhadap lingkungan melalui aksi nyata penanaman pohon.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Tanah Laut, Erzandi, mengatakan program tersebut merupakan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan dan memperkuat budaya penghijauan di tengah masyarakat.

“Melalui program Desa Menanam ini, kami ingin mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menjaga bumi agar tetap hijau dan lestari demi generasi mendatang,” ujarnya.

Selain menjalankan program penghijauan, DPRKPLH Tanah Laut juga memperketat pengawasan terhadap penebangan pohon untuk menjaga keberadaan ruang terbuka hijau (RTH). Setiap penebangan pohon akan melalui analisa ketat dan wajib dilakukan penanaman kembali.

“Jika satu pohon ditebang, maka wajib diganti dengan lima bibit pohon baru. Ini sebagai upaya menjaga keseimbangan lingkungan dan memastikan area penghijauan tidak berkurang,” tegas Erzandi.

Pemkab Tanah Laut juga berencana melakukan penanaman mangrove serta pohon buah di kawasan pesisir sungai Desa Panjaratan guna menjaga habitat bekantan dan kelestarian lingkungan sungai.

Selain itu, pemerintah daerah tengah mendorong pengelolaan sampah mandiri melalui penyediaan TPS3R di tingkat desa dan kecamatan agar kebersihan lingkungan dapat terjaga secara lebih optimal. (SANAK.ID/ARIYANI).

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bunda PAUD Tanah Laut Tegaskan Adab dan Etika Sebagai Fondasi Utama Pendidikan Anak Usia Dini

4 June 2026 - 09:33 WITA

Pemkab Tanah Laut Menggelar Sholat Iduladha Berjamaah

28 May 2026 - 00:06 WITA

IGTKI Tanah Laut Rayakan HUT ke-76 dengan Peluncuran Program PAUD

26 May 2026 - 22:33 WITA

Menatap UHC 2026: Saat Pemkab Tanah Laut dan BPJS Kesehatan Duduk Bersama, Menghidupkan Kembali Asa Kesehatan Warga

25 May 2026 - 12:33 WITA

Sinergi Penegakan Hukum, Polres Tanah Laut Sosialisasikan KUHP dan KUHAP Baru ke PPNS

23 May 2026 - 21:13 WITA

Trending on Kalimantan Selatan