SANAK.ID, Pelaihari – Pemerintah daerah bersama sejumlah organisasi lingkungan menggelar peringatan Hari Bumi di Gedung Pola pada Jumat pagi. Kegiatan tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, organisasi lingkungan, serta para pelajar sebagai upaya menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini. Jumat (08/05/2026).
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa peringatan Hari Bumi menjadi momentum untuk introspeksi terhadap kondisi lingkungan saat ini.
“Kalau kita memperingati Hari Bumi, maka kita harus melihat sejauh mana kerusakan yang telah terjadi pada bumi kita dan apa yang bisa kita perbaiki bersama,” ujarnya.
Ia menyoroti berbagai persoalan lingkungan seperti perubahan iklim, kerusakan akibat aktivitas pertambangan, eksploitasi laut, hingga persoalan sampah yang mencemari sungai dan laut.
“Jika kau jaga alam, maka alam akan menjaga kau. Ketika lingkungan dirusak, maka bencana seperti banjir akan datang,” katanya.
Menurutnya, menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama karena bumi adalah titipan Tuhan yang harus dijaga dengan baik.
Pada kegiatan tersebut, para pelajar juga diajak membiasakan perilaku sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya, mengurangi penggunaan plastik, dan menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
Pemerintah turut mengapresiasi organisasi lingkungan yang telah menginisiasi kegiatan tersebut dan berharap kepedulian terhadap alam terus digerakkan di tengah masyarakat. (SANAK.ID/ARIYANI).










