Menu

Dark Mode
Cari Korban KM Virgo Transport 8, Polsek Takisung dan Warga Menyisir Perairan Pagatan Besar Pilkades Serentak 2026 di Pulau Sembilan Berjalan Aman dan Lancar Kawal Pilkades Serentak 2026 di Pulau Sembilan, TNI-Polri dan Pemerintah Kecamatan Pantau TPS di Tiga Desa Kawal Hak Tanah Warga Transmigrasi Bali, Kuasa Hukum Serahkan 84 Berkas SHM Gelombang Tiga ke BPN Kotabaru PTTUN Banjarmasin Batalkan 4 SHM di Sebelimbingan, BPN Kotabaru Wajib Ukur Ulang Perkuat Layanan Kesehatan, DPD Golkar Tanah Laut Siapkan 4 Unit Ambulans

Kalimantan Selatan

Upaya Cegah Stunting Kian Masif, Bupati Tanah Laut Perkuat Sinergi Melalui Program Genting 2026

badge-check


					Ket.Bupati Tanah Laut bersama jajaran berpoto saat sosialisasi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) melalui Program Uma Abah Mampu 2026 di aula Srarantang Saruntung, Pelaihari. Foto.Ariyani Perbesar

Ket.Bupati Tanah Laut bersama jajaran berpoto saat sosialisasi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) melalui Program Uma Abah Mampu 2026 di aula Srarantang Saruntung, Pelaihari. Foto.Ariyani

SANAK.ID, Pelaihari – Upaya pencegahan stunting terus diperkuat di Kabupaten Tanah Laut melalui sosialisasi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) yang digelar di Aula Sarantang Saruntung, Pelaihari. Kegiatan ini menjadi bentuk kolaborasi antara TP PKK Kabupaten Tanah Laut bersama Pemerintah Kabupaten Tanah Laut dalam mendukung percepatan penanganan stunting. Rabu (22/4/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Tanah Laut, jajaran Forkopimda, TP PKK, kepala SKPD, tenaga kesehatan, camat, serta sejumlah pihak yang terlibat dalam program percepatan penurunan stunting.

Dalam kegiatan itu, dilakukan sosialisasi terkait Program Uma Abah Maimpu Tahun 2026 yang menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kepedulian bersama terhadap pemenuhan gizi dan pendampingan bagi anak-anak yang berisiko stunting.

Bupati Tanah Laut dalam sambutannya menegaskan bahwa stunting bukan sekadar persoalan kesehatan, melainkan berkaitan erat dengan kemiskinan, pola asuh, sanitasi, hingga kondisi lingkungan. Karena itu, penanganannya memerlukan keterlibatan semua pihak, tidak hanya pemerintah daerah.

“Penanganan stunting tidak bisa dibebankan hanya kepada pemerintah. Dibutuhkan kerja bersama, kolaborasi lintas sektor, dan kepedulian semua pihak agar angka stunting dapat ditekan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya aksi nyata dibandingkan kegiatan yang bersifat seremonial semata. Menurutnya, program pencegahan stunting harus berjalan langsung di masyarakat melalui intervensi yang tepat sasaran.

“Kita tidak boleh berhenti pada sosialisasi dan seremoni saja. Yang terpenting adalah aksi nyata di lapangan agar program yang dijalankan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga meminta seluruh camat untuk aktif berkolaborasi dengan polsek, koramil, dan organisasi masyarakat di wilayah masing-masing guna memperkuat upaya penurunan angka stunting. Selain itu, perusahaan yang beroperasi di wilayah Tanah Laut didorong ikut berkontribusi melalui program CSR agar penanganan stunting dapat dilakukan secara lebih menyeluruh.

Melalui sosialisasi ini, pemerintah daerah berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan stunting semakin meningkat, sekaligus memperkuat sinergi antarinstansi dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas di Kabupaten Tanah Laut. (SANAK.ID/ARIYANI).

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Cari Korban KM Virgo Transport 8, Polsek Takisung dan Warga Menyisir Perairan Pagatan Besar

16 September 2026 - 15:41 WITA

Pilkades Serentak 2026 di Pulau Sembilan Berjalan Aman dan Lancar

15 September 2026 - 12:36 WITA

Perkuat Layanan Kesehatan, DPD Golkar Tanah Laut Siapkan 4 Unit Ambulans

11 September 2026 - 16:03 WITA

Rangkaian Persiapan Pilkades Serentak 2026 di Pulau Sembilan Berlangsung Kondusif

10 September 2026 - 23:23 WITA

KBM Politala Bergerak Peduli Karhutla, Salurkan Ribuan Masker dan Bantuan Kesehatan ke Puskesmas

8 September 2026 - 10:15 WITA

Trending on Kalimantan Selatan