Menu

Dark Mode
Cari Korban KM Virgo Transport 8, Polsek Takisung dan Warga Menyisir Perairan Pagatan Besar Pilkades Serentak 2026 di Pulau Sembilan Berjalan Aman dan Lancar Kawal Pilkades Serentak 2026 di Pulau Sembilan, TNI-Polri dan Pemerintah Kecamatan Pantau TPS di Tiga Desa Kawal Hak Tanah Warga Transmigrasi Bali, Kuasa Hukum Serahkan 84 Berkas SHM Gelombang Tiga ke BPN Kotabaru PTTUN Banjarmasin Batalkan 4 SHM di Sebelimbingan, BPN Kotabaru Wajib Ukur Ulang Perkuat Layanan Kesehatan, DPD Golkar Tanah Laut Siapkan 4 Unit Ambulans

Kalimantan Selatan

Petugas Damkar Sosialisasikan Cara Memadamkan Api dan Penggunaan APAR

badge-check


					Ket.Petugas damkar saat memberikan edukasi cara penggunaan apar kepada masyarakat. Foto.Ariyani Perbesar

Ket.Petugas damkar saat memberikan edukasi cara penggunaan apar kepada masyarakat. Foto.Ariyani

SANAK,ID. BATAKAN – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) menggelar kegiatan edukasi kepada masyarakat mengenai cara penanganan kebakaran saat berada di panati batakan baru, khususnya yang disebabkan oleh gas elpiji, serta penggunaan alat pemadam api ringan (APAR). Minggu (19/04/2026).

Dalam kegiatan tersebut, petugas Damkar memberikan pemahaman langsung kepada masyarakat tentang langkah-langkah awal saat terjadi kebakaran gas. Petugas menekankan agar masyarakat tidak panik ketika menghadapi situasi tersebut. Jika api masih kecil, masyarakat disarankan untuk menutup sumber api pada bagian regulator menggunakan jari, karena api yang muncul di bagian depan regulator umumnya tidak panas.

Setelah itu, regulator dapat segera dilepas untuk menghentikan aliran gas. Selain itu, api juga dapat dipadamkan menggunakan kain basah dengan memastikan tidak ada udara yang masuk, sehingga api dapat padam dengan sempurna.

Selain penanganan gas elpiji, petugas Damkar juga memberikan edukasi terkait penggunaan APAR yang masih belum banyak diketahui masyarakat. Dalam penjelasannya, APAR umumnya hanya digunakan sekali pakai karena dapat membeku setelah digunakan.

Adapun cara penggunaan APAR yang benar yaitu dengan mengambil selang APAR, memegang ujung selang dengan benar, kemudian memeriksa tekanan alat sebelum digunakan. Saat menyemprotkan, arahkan ke sumber api, bukan ke bagian lidah api, agar proses pemadaman lebih efektif.

Tidak hanya itu, petugas juga memperagakan cara menggunakan selimut api sebagai alternatif pemadaman. Selimut api dapat dibuat dari kain tebal yang telah dibasahi secara menyeluruh. Dalam penggunaannya, kain dipegang pada bagian ujung untuk melindungi tangan, serta posisi pegangan berada di bawah leher agar pandangan terhadap sumber api tetap terlihat.

Setelah api ditutup menggunakan selimut api, masyarakat diimbau untuk memastikan munculnya asap putih sebagai tanda bahwa api telah berhasil dipadamkan.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi kebakaran di lingkungan sekitar. (SANAK.ID/ARIYANI).

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Cari Korban KM Virgo Transport 8, Polsek Takisung dan Warga Menyisir Perairan Pagatan Besar

16 September 2026 - 15:41 WITA

Pilkades Serentak 2026 di Pulau Sembilan Berjalan Aman dan Lancar

15 September 2026 - 12:36 WITA

Perkuat Layanan Kesehatan, DPD Golkar Tanah Laut Siapkan 4 Unit Ambulans

11 September 2026 - 16:03 WITA

Rangkaian Persiapan Pilkades Serentak 2026 di Pulau Sembilan Berlangsung Kondusif

10 September 2026 - 23:23 WITA

KBM Politala Bergerak Peduli Karhutla, Salurkan Ribuan Masker dan Bantuan Kesehatan ke Puskesmas

8 September 2026 - 10:15 WITA

Trending on Kalimantan Selatan