Menu

Dark Mode

Kalimantan Selatan

Petugas Damkar Sosialisasikan Cara Memadamkan Api dan Penggunaan APAR

badge-check


					Ket.Petugas damkar saat memberikan edukasi cara penggunaan apar kepada masyarakat. Foto.Ariyani Perbesar

Ket.Petugas damkar saat memberikan edukasi cara penggunaan apar kepada masyarakat. Foto.Ariyani

SANAK,ID. BATAKAN – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) menggelar kegiatan edukasi kepada masyarakat mengenai cara penanganan kebakaran saat berada di panati batakan baru, khususnya yang disebabkan oleh gas elpiji, serta penggunaan alat pemadam api ringan (APAR). Minggu (19/04/2026).

Dalam kegiatan tersebut, petugas Damkar memberikan pemahaman langsung kepada masyarakat tentang langkah-langkah awal saat terjadi kebakaran gas. Petugas menekankan agar masyarakat tidak panik ketika menghadapi situasi tersebut. Jika api masih kecil, masyarakat disarankan untuk menutup sumber api pada bagian regulator menggunakan jari, karena api yang muncul di bagian depan regulator umumnya tidak panas.

Setelah itu, regulator dapat segera dilepas untuk menghentikan aliran gas. Selain itu, api juga dapat dipadamkan menggunakan kain basah dengan memastikan tidak ada udara yang masuk, sehingga api dapat padam dengan sempurna.

Selain penanganan gas elpiji, petugas Damkar juga memberikan edukasi terkait penggunaan APAR yang masih belum banyak diketahui masyarakat. Dalam penjelasannya, APAR umumnya hanya digunakan sekali pakai karena dapat membeku setelah digunakan.

Adapun cara penggunaan APAR yang benar yaitu dengan mengambil selang APAR, memegang ujung selang dengan benar, kemudian memeriksa tekanan alat sebelum digunakan. Saat menyemprotkan, arahkan ke sumber api, bukan ke bagian lidah api, agar proses pemadaman lebih efektif.

Tidak hanya itu, petugas juga memperagakan cara menggunakan selimut api sebagai alternatif pemadaman. Selimut api dapat dibuat dari kain tebal yang telah dibasahi secara menyeluruh. Dalam penggunaannya, kain dipegang pada bagian ujung untuk melindungi tangan, serta posisi pegangan berada di bawah leher agar pandangan terhadap sumber api tetap terlihat.

Setelah api ditutup menggunakan selimut api, masyarakat diimbau untuk memastikan munculnya asap putih sebagai tanda bahwa api telah berhasil dipadamkan.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi kebakaran di lingkungan sekitar. (SANAK.ID/ARIYANI).

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Upaya Cegah Stunting Kian Masif, Bupati Tanah Laut Perkuat Sinergi Melalui Program Genting 2026

23 April 2026 - 03:11 WITA

Jamaah Haji Tanah Laut Dilepas Secara Resmi, Diiringi Doa dan Harapan

22 April 2026 - 16:42 WITA

Jelang Purna Tugas, ASN Tanah Laut Terima SK Pensiun dan Pembekalan

21 April 2026 - 12:36 WITA

Ibu Bupati Tanah Laut Gaungkan Cinta Budaya di Lomba Kebaya Banjar

21 April 2026 - 01:57 WITA

Melalui Apel Gabungan, DKPP Tanah Laut Bahas Ketahanan Pangan dan Nelayan

20 April 2026 - 13:09 WITA

Trending on Kalimantan Selatan