SANAK.ID,PELAIHARI – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Agung Pelaihari saat dilaksanakannya salat hajat sekaligus pelepasan resmi calon jamaah haji Kabupaten Tanah Laut tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Tanah Laut, Wakil Bupati, unsur Forkopimda, serta perwakilan dari Kementerian Agama pada Rabu (22/4/2026).
Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Tanah Laut, KH Awang Fathuddin, melaporkan bahwa total jamaah yang diberangkatkan tahun ini berjumlah 411 orang, yang terdiri dari 409 jamaah haji dan 2 orang petugas daerah.
Jamaah Kabupaten Tanah Laut akan terbagi ke dalam dua kelompok terbang (kloter):
-
Kloter 9: Berjumlah 354 jamaah, dijadwalkan berangkat menuju Embarkasi Banjarmasin pada 5 Mei 2026.
-
Kloter 18: Berjumlah 55 jamaah, dijadwalkan berangkat pada 18 Mei 2026.
Data panitia mencatat adanya peningkatan jumlah jamaah dibandingkan tahun sebelumnya. Di antara para tamu Allah tersebut, terdapat 15 jamaah lansia, 66 jamaah kategori risiko tinggi, dan 18 orang pengguna kursi roda. Adapun jamaah tertua berusia 84 tahun asal Kecamatan Batu Ampar, dan jamaah termuda berusia 18 tahun asal Pelaihari.
Dalam sambutannya, Bupati Tanah Laut menekankan bahwa ibadah haji adalah panggilan spiritual yang tidak boleh disia-siakan. Ia mengingatkan bahwa kesempatan ini merupakan nikmat besar yang tidak didapatkan oleh semua orang, meskipun mereka memiliki kemampuan finansial.
“Tidak semua orang yang mampu secara materi mendapat kesempatan berhaji. Maka syukuri kesempatan ini dan luruskan niat sejak awal keberangkatan,” ujar Bupati.
Beliau juga menitipkan pesan agar para jamaah senantiasa menjaga kesehatan fisik dan solidaritas antar sesama jamaah. Mengingat cuaca dan aktivitas ibadah yang padat, asupan cairan dan istirahat yang cukup menjadi kunci agar seluruh rangkaian rukun haji dapat ditunaikan dengan sempurna.
Dukungan Pemerintah Daerah
Sebagai bentuk kepedulian, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung untuk kelancaran keberangkatan, di antaranya Armada bus transportasi jamaah,Ambulans untuk pengawalan medis dan Fasilitas pengangkutan koper menuju embarkasi.
Acara ditutup dengan doa bersama, berharap seluruh jamaah diberikan kekuatan, keselamatan, dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.









