SANAK.ID, Pelaihari – Suasana khidmat mewarnai kegiatan shalat hajat dan pelepasan jamaah haji Kabupaten Tanah Laut tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Agung. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Tanah Laut dan turut dihadiri Wakil Bupati, unsur pemerintah daerah, Kementerian Agama, tokoh agama, serta ratusan calon jamaah haji. Rabu (21/4/2026).
Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Tala, KH Awang Fathuddin melaporkan, jumlah jamaah haji Kabupaten Tanah Laut tahun ini mencapai 409 orang ditambah dua petugas daerah, sehingga total keseluruhan sebanyak 411 orang. Jamaah terbagi dalam dua kelompok terbang, yakni kloter 9 dan kloter 18.
Kloter 9 yang berjumlah 354 jamaah dijadwalkan berangkat menuju Embarkasi Banjarmasin pada 5 Mei 2026, sedangkan kloter 18 sebanyak 55 jamaah akan diberangkatkan pada 18 Mei 2026.
“Kami berharap seluruh jamaah haji Kabupaten Tanah Laut diberikan kesehatan, kemudahan, serta kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur,” ujarnya.
Berdasarkan data panitia, terdapat 15 jamaah lansia, 66 jamaah kategori risiko tinggi, serta 18 jamaah pengguna kursi roda. Jamaah tertua berusia 84 tahun berasal dari Kecamatan Batu Ampar, sementara jamaah termuda berusia 18 tahun dari Pelaihari.
Dalam sambutannya, Bupati Tanah Laut mengingatkan para jamaah agar menjaga niat sejak awal keberangkatan. Menurutnya, kesempatan berhaji merupakan panggilan Allah yang patut disyukuri dan dijalani dengan kesungguhan.
“Tidak semua orang yang mampu secara materi mendapat kesempatan berhaji. Maka syukuri kesempatan ini dan luruskan niat sejak awal,” ujarnya.
Bupati juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah haji. Ia meminta para jamaah saling mengingatkan, memperhatikan kondisi tubuh, serta menjaga asupan cairan mengingat aktivitas ibadah yang cukup padat.
“Jaga kesehatan karena ibadah haji membutuhkan fisik yang kuat. Saling mengingatkan satu sama lain agar seluruh rangkaian ibadah dapat dijalani dengan baik,” pesannya.
Pemerintah Kabupaten Tanah Laut turut memberikan dukungan berupa transportasi bus, ambulans, hingga fasilitas pengangkutan koper menuju embarkasi. (SANAK.ID/ARIYANI).










