Menu

Dark Mode
Bunda PAUD Tanah Laut Tegaskan Adab dan Etika Sebagai Fondasi Utama Pendidikan Anak Usia Dini Momentum Iduladha: Wakil Bupati Tanah Laut Antar Langsung Paket Daging Kurban ke Rumah Lansia Pemkab Tanah Laut Menggelar Sholat Iduladha Berjamaah Sinergi Idul Adha, BADKO HMI Kalsel Terima dan Salurkan Hewan Qurban dari Polda Kalsel Tanpa Jarak dengan Warga, Aksi Membumi Bupati Rahmat Trianto Sembelih Sendiri Sapi Kurban di Pelaihari IGTKI Tanah Laut Rayakan HUT ke-76 dengan Peluncuran Program PAUD

Headline

Pihak Swasta Minati Lumpur Sisa Banjir, Presiden Prabowo Izinkan Pemda Jual Sedimen untuk Tambah Pemasukan

Avatar photobadge-check


					(Ilustrasi) Suasana rapat koordinasi pemerintah. Foto: BPMI Setpres/Rusman Perbesar

(Ilustrasi) Suasana rapat koordinasi pemerintah. Foto: BPMI Setpres/Rusman

SANAK.ID,JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan adanya permintaan dari sektor swasta terhadap material lumpur dan sedimen sisa banjir yang melanda wilayah Sumatera, khususnya Aceh. Presiden menilai fenomena ini sebagai peluang ekonomi dan memberikan lampu hijau kepada pemerintah daerah untuk menjual material tersebut guna menambah kas daerah.

hal tersebut disampaikan Presiden usai menerima laporan dari para kepala daerah dalam Rapat Terbatas penanganan pascabencana di Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026).

Presiden menjelaskan bahwa material sisa bencana, baik hasil pengerukan sungai maupun pembersihan area persawahan dan permukiman, ternyata memiliki nilai guna bagi pihak swasta.

“Gubernur melaporkan kepada saya bahwa ada pihak swasta yang tertarik. Mereka bisa memanfaatkan lumpur tersebut, tidak hanya yang berasal dari sungai, tetapi juga yang menutupi sawah dan lokasi lainnya,” ujar Presiden Prabowo.

Menanggapi laporan tersebut, Presiden secara tegas menginstruksikan Gubernur dan Bupati untuk menangkap peluang ini. Ia mempersilakan pemerintah daerah memonetisasi material tersebut sebagai bagian dari percepatan pemulihan ekonomi daerah pascabencana.

“Jika ada swasta yang mau membeli, silakan saja (monggo). Hasilnya bisa langsung dinikmati oleh daerah. Hal ini tentu akan memberikan semangat tersendiri bagi Gubernur dan Bupati,” tegas Presiden.

Pemanfaatan lumpur oleh swasta ini sejalan dengan rencana operasi besar-besaran normalisasi sungai yang disepakati pemerintah. Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengusulkan metode pengerukan dan pendalaman sungai melalui jalur laut (muara) agar kapal alat berat bisa langsung masuk ke titik sasaran tanpa terkendala akses darat yang rusak.

Dengan adanya pasar yang menampung sedimen lumpur tersebut, proses normalisasi sungai dan pembersihan wilayah terdampak diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan efisien.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Momentum Iduladha: Wakil Bupati Tanah Laut Antar Langsung Paket Daging Kurban ke Rumah Lansia

28 May 2026 - 18:28 WITA

Tanpa Jarak dengan Warga, Aksi Membumi Bupati Rahmat Trianto Sembelih Sendiri Sapi Kurban di Pelaihari

27 May 2026 - 12:58 WITA

Sinergi Pemkab Tala dan Polda Kalsel: Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di Tabanio Resmi Dimulai

26 May 2026 - 14:57 WITA

Lanud Sjamsudin Noor Resmikan SPPG di Kurau, Kades Sebut Serap Tenaga Kerja Lokal

25 May 2026 - 17:39 WITA

BLK Pelaihari Gelar Pelatihan Tahap II, Wabup Tala: Upaya Nyata Kurangi Pengangguran

25 May 2026 - 12:22 WITA

Trending on Headline