Menu

Dark Mode
Cari Korban KM Virgo Transport 8, Polsek Takisung dan Warga Menyisir Perairan Pagatan Besar Pilkades Serentak 2026 di Pulau Sembilan Berjalan Aman dan Lancar Kawal Pilkades Serentak 2026 di Pulau Sembilan, TNI-Polri dan Pemerintah Kecamatan Pantau TPS di Tiga Desa Kawal Hak Tanah Warga Transmigrasi Bali, Kuasa Hukum Serahkan 84 Berkas SHM Gelombang Tiga ke BPN Kotabaru PTTUN Banjarmasin Batalkan 4 SHM di Sebelimbingan, BPN Kotabaru Wajib Ukur Ulang Perkuat Layanan Kesehatan, DPD Golkar Tanah Laut Siapkan 4 Unit Ambulans

Headline

Pihak Swasta Minati Lumpur Sisa Banjir, Presiden Prabowo Izinkan Pemda Jual Sedimen untuk Tambah Pemasukan

Avatar photobadge-check


					(Ilustrasi) Suasana rapat koordinasi pemerintah. Foto: BPMI Setpres/Rusman Perbesar

(Ilustrasi) Suasana rapat koordinasi pemerintah. Foto: BPMI Setpres/Rusman

SANAK.ID,JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan adanya permintaan dari sektor swasta terhadap material lumpur dan sedimen sisa banjir yang melanda wilayah Sumatera, khususnya Aceh. Presiden menilai fenomena ini sebagai peluang ekonomi dan memberikan lampu hijau kepada pemerintah daerah untuk menjual material tersebut guna menambah kas daerah.

hal tersebut disampaikan Presiden usai menerima laporan dari para kepala daerah dalam Rapat Terbatas penanganan pascabencana di Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026).

Presiden menjelaskan bahwa material sisa bencana, baik hasil pengerukan sungai maupun pembersihan area persawahan dan permukiman, ternyata memiliki nilai guna bagi pihak swasta.

“Gubernur melaporkan kepada saya bahwa ada pihak swasta yang tertarik. Mereka bisa memanfaatkan lumpur tersebut, tidak hanya yang berasal dari sungai, tetapi juga yang menutupi sawah dan lokasi lainnya,” ujar Presiden Prabowo.

Menanggapi laporan tersebut, Presiden secara tegas menginstruksikan Gubernur dan Bupati untuk menangkap peluang ini. Ia mempersilakan pemerintah daerah memonetisasi material tersebut sebagai bagian dari percepatan pemulihan ekonomi daerah pascabencana.

“Jika ada swasta yang mau membeli, silakan saja (monggo). Hasilnya bisa langsung dinikmati oleh daerah. Hal ini tentu akan memberikan semangat tersendiri bagi Gubernur dan Bupati,” tegas Presiden.

Pemanfaatan lumpur oleh swasta ini sejalan dengan rencana operasi besar-besaran normalisasi sungai yang disepakati pemerintah. Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengusulkan metode pengerukan dan pendalaman sungai melalui jalur laut (muara) agar kapal alat berat bisa langsung masuk ke titik sasaran tanpa terkendala akses darat yang rusak.

Dengan adanya pasar yang menampung sedimen lumpur tersebut, proses normalisasi sungai dan pembersihan wilayah terdampak diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan efisien.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Komitmen Pembangunan Infrastruktur: Bupati Tanah Laut Realisasikan Jalan Poros, Internet, hingga Bidan Desa di Salaman

8 September 2026 - 12:37 WITA

Dorong UMKM Tembus Pasar Global, Pemkab Tala Gelar Komitmen Bersama Program Inkubasi IKM

31 August 2026 - 18:05 WITA

Indocement Gelar Media Gathering Ke-2 Tahun 2026: Fokus Pada Capacity Building dan Pemberdayaan Komunitas

26 August 2026 - 04:15 WITA

Angkat Tradisi Bali di Tajau Pecah, Kecamatan Batu Ampar Raih Stand Terbaik Pekan Raya Tala 2026

23 August 2026 - 09:33 WITA

Tembus Top 5 Kompolnas Awards 2026, Polres Tanah Laut Terima Verifikasi Lapangan Tim Kompolnas RI

18 August 2026 - 20:44 WITA

Trending on Headline