SANAK.ID,KOTABARU– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah bersama jajaran aparatur sipil negara (ASN) di Aula Bamega, Kantor Bupati Kotabaru, Selasa (1/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis, S.Sos., Sekretaris Daerah Kotabaru Eka Saprudin, AP., M.A.P., para asisten, staf ahli bupati, kepala SKPD, serta seluruh karyawan dan karyawati di lingkungan Pemkab Kotabaru.
Peringatan Maulid Nabi tahun ini mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah untuk Membangun Pribadi yang Beriman dan Berakhlak Mulia”, dengan penceramah Ustadz H. Ali Furqon.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis menyampaikan rasa syukur karena seluruh jajaran Pemkab Kotabaru dapat berkumpul memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Ia menekankan bahwa peringatan Maulid Nabi tidak sekadar menjadi ajang seremonial keagamaan, melainkan momen penting untuk memperkuat rasa cinta kepada Rasulullah SAW sekaligus meneladani akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari.
“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW memiliki esensi yang sangat penting sebagai wujud ungkapan kegembiraan atas kelahiran Mabi Muhammad SAW serta sebagai bentuk kecintaan kita kepada Rasulullah,” ujar Syairi.
Syairi menambahkan, rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW hendaknya diwujudkan melalui penerapan nilai-nilai keteladanan dalam bekerja dan bertugas sebagai aparatur pemerintah.
Sementara itu, dalam tausiahnya, Ustadz H. Ali Furqon memaparkan berbagai akhlak mulia Rasulullah SAW seperti kejujuran, amanah, kedisiplinan, kesabaran, dan tanggung jawab. Nilai-nilai tersebut dinilai sangat relevan untuk dijadikan pedoman bagi para ASN dalam menjalankan tugas pemerintahan dan mengabdi kepada masyarakat.
“Karena ini tentang cinta kepada Nabi kita, cinta kepada Baginda Rasulullah SAW. Nilai-nilai tersebut hendaknya menjadi pengingat dan pedoman bagi kita masing-masing dalam menjalani kehidupan,” tuturnya.
Melalui peringatan ini, Pemkab Kotabaru berharap nilai keimanan dan akhlak mulia semakin mengakar di lingkungan pemerintahan, sehingga semangat keteladanan Rasulullah SAW dapat terealisasi dalam peningkatan kualitas pelayanan publik.
Acara berlangsung dengan khidmat dari awal hingga selesai, diisi dengan pembacaan syair Maulid Habsyi dan tausiah keagamaan. (SANAK.ID/RYAN WARDANI)










