SANAK.ID,CIMAHI – Ada pemandangan spesial dalam Sidang Senat Terbuka Dies Natalis ke-36 Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) yang digelar di Auditorium Unjani, Cimahi, Rabu (20/5/2026). Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, hadir langsung bukan hanya sebagai tamu kehormatan, melainkan sebagai orator ilmiah.
Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh keluarga besar kampus. Pasalnya, Rahmat Trianto merupakan alumni sukses Unjani yang kini berkarier gemilang sebagai kepala daerah.
Sidang senat tertinggi tersebut dipimpin langsung oleh Rektor Unjani, Prof. Dr. Agus Subagyo. Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, Yayasan Kartika Eka Paksi (YKEP), sivitas akademika, alumni, serta tamu undangan dari berbagai daerah sebagai puncak rangkaian Dies Natalis yang berlangsung sejak April hingga September 2026.
Rektor Unjani, Prof. Agus Subagyo, dalam sambutannya menekankan bahwa usia ke-36 ini harus menjadi momentum emas untuk memperkuat kolaborasi. Tujuannya agar Unjani semakin unggul dan mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional.
Secara khusus, Prof. Agus juga menggarisbawahi pentingnya membangun sinergi strategis dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut demi kemajuan pendidikan dan pengabdian masyarakat.
Bak gayung bersambut, Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto melemparkan pujian atas perkembangan pesat yang dialami almamater tercintanya, baik dari segi fasilitas modern hingga kualitas mutu pendidikan. Baginya, momen ini adalah kesempatan berharga untuk merajut kembali ikatan emosional dengan kampus yang membentuk arah masa depannya.
“Ke depan kami ingin bekerja sama dengan Unjani untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Tanah Laut,” ujar Rahmat Trianto disambut tepuk tangan antusias forum senat.
Langkah konkret pun mulai dicanangkan. Bupati Rahmat Trianto membeberkan salah satu rencana strategisnya, yaitu memperkuat program “Satu Desa Satu Sarjana” di Kabupaten Tanah Laut lewat kemitraan dengan perguruan tinggi, termasuk Unjani.
Tidak hanya menguntungkan daerah, kolaborasi ini juga membuka pintu lebar bagi mahasiswa Unjani untuk turun langsung ke lapangan. Beberapa peluang kolaborasi yang ditawarkan antara lain Program Pengabdian Masyarakat, Sektor Kesehatan dan Pemberdayaan Sosial.
Lewat sinergi yang digagas ini, ikatan antara alumni, kampus, dan daerah diharapkan mampu melahirkan kontribusi nyata yang berdampak luas bagi Indonesia. (SANAK.ID/SYAIFUL)








