Menu ✖

Dark Mode
Gerak Cepat Tim Macan Bamega Ringkus Perampok Kios di Semayap Kotabaru, Pelaku Ternyata Satpam Soal Sengketa Lahan Goa Lowo, ARUN Bawa Sejumlah Tuntutan ke Kantor Bupati Kotabaru Polres Tanah Laut Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Intan 2026, Komitmen Tingkatkan Keselamatan Berlalu Lintas Festival Layang-Layang Nasional 2026 Digelar, Bupati Tala Targetkan Masuk Agenda UNESCO Wabup Zazuli Buka Pemuda Cup III, Diikuti 32 Tim Voli Antardesa se-Tanah Laut Advokat Hafidz Halim Penuhi Panggilan Sat Reskrim Polres Kotabaru, Sebagai Saksi Laporan Perlindungan Data Pribadi

Headline

Pemkab Tanah Laut Respons Cepat,Aspirasi Mahasiswa Terkait Distribusi Solar Subsidi Nelayan

Avatar photobadge-check


					Ket. Bupati Tala - Rahmat Trianto angkat bicara. Foto.ist Perbesar

Ket. Bupati Tala - Rahmat Trianto angkat bicara. Foto.ist

SANAK.ID,PELAIHARI — Pemerintah Kabupaten Tanah Laut memberikan atensi penuh terhadap aspirasi yang disuarakan oleh kelompok mahasiswa terkait carut-marut distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar yang selama ini menjadi urat nadi perekonomian para nelayan lokal.

Aksi damai gabungan mahasiswa dari BEM Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Tanah Laut di Gedung DPRD Tanah Laut, Senin (18/5/2026), terkait distribusi BBM solar subsidi bagi nelayan mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut.

Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, menyampaikan apresiasi atas aspirasi yang disampaikan mahasiswa terkait persoalan kelangkaan dan dugaan penyalahgunaan solar subsidi untuk nelayan.

Pihak eksekutif mengakui bahwa celah penyimpangan dalam rantai pasok BBM subsidi memang menjadi tantangan berat yang sedang dihadapi saat ini.

“Sejak awal persoalan ini sudah menjadi perhatian kami, terutama terkait keterbatasan BBM untuk kebutuhan melaut yang diduga dimanfaatkan tidak sebagaimana mestinya, seperti penimbunan maupun penyalahgunaan kuota nelayan hingga dijual kembali,” ujar Rahmat, Senin malam (18/5/2026).

Menurutnya, kenaikan harga BBM turut memicu munculnya praktik penyimpangan distribusi solar subsidi di lapangan.

Rahmat menegaskan, tuntutan mahasiswa menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah. Pemkab Tala sebelumnya juga telah mengeluarkan instruksi terkait pengawasan distribusi BBM subsidi, baik untuk nelayan maupun sektor pengguna lainnya.

“Kami sudah menyurati PT Pertamina dan pihak distributor agar melakukan audit serta evaluasi terhadap pendistribusian BBM subsidi,” jelasnya.

Tidak sekadar evaluasi administratif, Pemkab Tanah Laut juga mendorong adanya sanksi berat bagi para oknum yang bermain dengan hak-hak nelayan kecil, serta memperkuat sinergi hukum di lapangan.

Selain itu, Pemkab Tala meminta PT Pertamina mengambil tindakan tegas terhadap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran distribusi BBM subsidi, termasuk pencabutan izin usaha jika ditemukan penyaluran yang tidak tepat sasaran.

Pemerintah daerah juga terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum (APH) guna menindak praktik penimbunan maupun penyalahgunaan BBM subsidi.

“Koordinasi terus dilakukan bersama aparat hukum agar tidak terjadi kelangkaan solar subsidi dan penyalahgunaan oleh oknum tertentu,” katanya.

Rahmat menambahkan, Pemkab Tala juga berencana mempercepat sertifikasi kapal nelayan untuk mempermudah aktivitas melaut. Selain itu, pemerintah daerah akan memberikan perlindungan melalui program BPJS Ketenagakerjaan bagi para nelayan.(SANAK.ID/SYAIFUL)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Polres Tanah Laut Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Intan 2026, Komitmen Tingkatkan Keselamatan Berlalu Lintas

26 October 2026 - 21:35 WITA

Polres Tanah Laut Masuk Top 5 Kompolnas Awards 2026 Kategori Kelompok A

18 September 2026 - 13:20 WITA

Komitmen Pembangunan Infrastruktur: Bupati Tanah Laut Realisasikan Jalan Poros, Internet, hingga Bidan Desa di Salaman

8 September 2026 - 12:37 WITA

Dorong UMKM Tembus Pasar Global, Pemkab Tala Gelar Komitmen Bersama Program Inkubasi IKM

31 August 2026 - 18:05 WITA

Indocement Gelar Media Gathering Ke-2 Tahun 2026: Fokus Pada Capacity Building dan Pemberdayaan Komunitas

26 August 2026 - 04:15 WITA

Trending on Headline