SANAK.ID,PELAIHARI – Riuh rendah diskusi seketika hening saat Wakil Bupati Tanah Laut, H. M. Zazuli, melangkah menuju podium di Algoritma Resto, Pelaihari, Senin (25/5). Di bawah pencahayaan ruangan yang hangat, forum komunikasi sore itu bukan sekadar pertemuan formal di atas kertas, melainkan sebuah langkah krusial untuk menatap masa depan kesehatan masyarakat Bumi Tuntung Pandang menuju target Universal Health Coverage (UHC) 2026.
Kegiatan yang diinisiasi oleh BPJS Kesehatan Cabang Banjarmasin ini menjadi panggung penting untuk merajut kembali kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang sempat nonaktif.
Mengenakan pakaian dinas, Wabup H. M. Zazuli menyampaikan sambutannya dengan nada bicara yang tegas namun penuh empati. Ia menekankan bahwa urusan kesehatan bukanlah fasilitas mewah, melainkan hak paling mendasar yang harus digenggam oleh setiap warga tanpa terkecuali.
“Pemerintah Kabupaten Tanah Laut terus berkomitmen mendukung tercapainya Universal Health Coverage melalui penguatan koordinasi lintas sektor, validasi data masyarakat, serta peningkatan kualitas pelayanan publik di bidang kesehatan,” ujar Zazuli, yang disambut anggukan setuju dari para kepala dinas yang hadir.
Bagi Zazuli, jalan menuju UHC 2026 adalah sebuah kerja besar yang membutuhkan napas panjang dan pundak bersama. Ia berharap, lewat forum ini, ego sektoral antarinstansi dapat dilebur menjadi satu semangat gotong royong demi kesejahteraan masyarakat.
Suasana forum semakin dinamis saat memasuki sesi diskusi panel. Di atas meja-meja bundar, lembaran data berserakan, berdampingan dengan gawai dan laptop yang menampilkan grafik kepesertaan. Para peserta forum tampak berkerut dahi, serius memetakan strategi terbaik.
Fokus utama mereka sangat jelas, Menghidupkan JKN yang Nonaktif,Membedah Sengkarut Data,dan Sinergi Tanpa Sekat
Melalui langkah taktis yang dirumuskan sore itu, Pemkab Tanah Laut ingin memastikan bahwa ketika masyarakat jatuh sakit, tidak ada lagi kecemasan akan biaya, karena negara telah hadir menjamin perlindungan kesehatan mereka secara menyeluruh.
Ketika forum berakhir dan lampu restoran mulai meredup, sebuah cetak biru (blueprint) menuju UHC 2026 telah resmi disepakati. Tanah Laut kini sedang berlari, memastikan tahun 2026 menjadi gerbang di mana seluruh warganya terlindungi secara medis.(SANAK.ID/SYAIFUL)










