Menu

Dark Mode
Cari Korban KM Virgo Transport 8, Polsek Takisung dan Warga Menyisir Perairan Pagatan Besar Pilkades Serentak 2026 di Pulau Sembilan Berjalan Aman dan Lancar Kawal Pilkades Serentak 2026 di Pulau Sembilan, TNI-Polri dan Pemerintah Kecamatan Pantau TPS di Tiga Desa Kawal Hak Tanah Warga Transmigrasi Bali, Kuasa Hukum Serahkan 84 Berkas SHM Gelombang Tiga ke BPN Kotabaru PTTUN Banjarmasin Batalkan 4 SHM di Sebelimbingan, BPN Kotabaru Wajib Ukur Ulang Perkuat Layanan Kesehatan, DPD Golkar Tanah Laut Siapkan 4 Unit Ambulans

Kalimantan Selatan

Menatap UHC 2026: Saat Pemkab Tanah Laut dan BPJS Kesehatan Duduk Bersama, Menghidupkan Kembali Asa Kesehatan Warga

Avatar photobadge-check


					Forum komunikasi reaktivasi kepesertaan BPJS Kesehatan di Algoritma Resto Pelaihari. (SANAK.ID/ist) Perbesar

Forum komunikasi reaktivasi kepesertaan BPJS Kesehatan di Algoritma Resto Pelaihari. (SANAK.ID/ist)

SANAK.ID,PELAIHARI – Riuh rendah diskusi seketika hening saat Wakil Bupati Tanah Laut, H. M. Zazuli, melangkah menuju podium di Algoritma Resto, Pelaihari, Senin (25/5). Di bawah pencahayaan ruangan yang hangat, forum komunikasi sore itu bukan sekadar pertemuan formal di atas kertas, melainkan sebuah langkah krusial untuk menatap masa depan kesehatan masyarakat Bumi Tuntung Pandang menuju target Universal Health Coverage (UHC) 2026.

Kegiatan yang diinisiasi oleh BPJS Kesehatan Cabang Banjarmasin ini menjadi panggung penting untuk merajut kembali kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang sempat nonaktif.

Mengenakan pakaian dinas, Wabup H. M. Zazuli menyampaikan sambutannya dengan nada bicara yang tegas namun penuh empati. Ia menekankan bahwa urusan kesehatan bukanlah fasilitas mewah, melainkan hak paling mendasar yang harus digenggam oleh setiap warga tanpa terkecuali.

“Pemerintah Kabupaten Tanah Laut terus berkomitmen mendukung tercapainya Universal Health Coverage melalui penguatan koordinasi lintas sektor, validasi data masyarakat, serta peningkatan kualitas pelayanan publik di bidang kesehatan,” ujar Zazuli, yang disambut anggukan setuju dari para kepala dinas yang hadir.

Bagi Zazuli, jalan menuju UHC 2026 adalah sebuah kerja besar yang membutuhkan napas panjang dan pundak bersama. Ia berharap, lewat forum ini, ego sektoral antarinstansi dapat dilebur menjadi satu semangat gotong royong demi kesejahteraan masyarakat.

Suasana forum semakin dinamis saat memasuki sesi diskusi panel. Di atas meja-meja bundar, lembaran data berserakan, berdampingan dengan gawai dan laptop yang menampilkan grafik kepesertaan. Para peserta forum tampak berkerut dahi, serius memetakan strategi terbaik.

Fokus utama mereka sangat jelas, Menghidupkan JKN yang Nonaktif,Membedah Sengkarut Data,dan  Sinergi Tanpa Sekat

Melalui langkah taktis yang dirumuskan sore itu, Pemkab Tanah Laut ingin memastikan bahwa ketika masyarakat jatuh sakit, tidak ada lagi kecemasan akan biaya, karena negara telah hadir menjamin perlindungan kesehatan mereka secara menyeluruh.

Ketika forum berakhir dan lampu restoran mulai meredup, sebuah cetak biru (blueprint) menuju UHC 2026 telah resmi disepakati. Tanah Laut kini sedang berlari, memastikan tahun 2026 menjadi gerbang di mana seluruh warganya terlindungi secara medis.(SANAK.ID/SYAIFUL)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Cari Korban KM Virgo Transport 8, Polsek Takisung dan Warga Menyisir Perairan Pagatan Besar

16 September 2026 - 15:41 WITA

Pilkades Serentak 2026 di Pulau Sembilan Berjalan Aman dan Lancar

15 September 2026 - 12:36 WITA

Perkuat Layanan Kesehatan, DPD Golkar Tanah Laut Siapkan 4 Unit Ambulans

11 September 2026 - 16:03 WITA

Rangkaian Persiapan Pilkades Serentak 2026 di Pulau Sembilan Berlangsung Kondusif

10 September 2026 - 23:23 WITA

KBM Politala Bergerak Peduli Karhutla, Salurkan Ribuan Masker dan Bantuan Kesehatan ke Puskesmas

8 September 2026 - 10:15 WITA

Trending on Kalimantan Selatan