SANAK.ID,Pelaihari – Lonjakan harga barang pokok pasca-lebaran di Pasar Tapandang Pelaihari kini merembet ke komoditas plastik yang harganya naik hingga dua kali lipat dari normal.
Saat di konfirmasi pada hari Senin(06/04/2026) . Siennah, pedagang Toko plastik di Jalan Parit Mas, mengungkapkan bahwa kenaikan terjadi sangat cepat dan bertahap. “Awalnya naik 5%, lalu 10%, 20%, dan terakhir ini kenaikannya antara 40% sampai 60%,” ujarnya.
Ia mencontohkan plastik es batu (Bawang) yang melonjak dari Rp6.500 menjadi Rp12.000 per bungkus. Ketidakpastian harga ini diperparah dengan frekuensi kenaikan yang ekstrem.
“Sehari itu bisa dua kali naiknya. Pagi rilis harga baru, sorenya bisa naik lagi,” tambah Siennah.
Kenaikan signifikan juga dirasakan pada pembelian skala besar. Saputra, pedagang di area belakang Mitra Plaza Bajuin, menyebutkan harga per karung kini menembus angka jutaan rupiah.
“Kalau per karung sekarang sudah satu juta lebih. Harga normal kan 900 ribuan saja, tapi ini sekarang sudah Rp1.330.000,” ungkapnya.
Kondisi ini memicu keluhan besar dari masyarakat dan pelaku UMKM. Saputra mengakui banyak pembeli mulai membawa kantong sendiri dari rumah demi menghemat biaya. Para pedagang kini berharap pemerintah segera turun tangan menstabilkan harga plastik yang menjadi kebutuhan vital bagi perputaran ekonomi kecil di Pelaihari. (SANAK.ID/SYAIFUL)








