SANAK.ID,TAKISUNG — Komitmen bersama dalam mempercepat pembangunan infrastruktur daerah tertuang nyata di Desa Tabanio, Kecamatan Takisung. Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala) berkolaborasi dengan Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan resmi memulai pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi yang ditandai dengan peletakan batu pertama pada Selasa (26/05/2026).
Acara sakral yang disambut antusias oleh warga setempat ini dihadiri langsung oleh Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto, Ketua DPRD Kabupaten Tanah Laut, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jajaran SKPD terkait.
Dalam sambutannya, Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto menekankan bahwa Desa Tabanio bukan sekadar wilayah biasa, melainkan salah satu kawasan bersejarah di Kabupaten Tala yang memiliki peninggalan perjuangan masa lalu, seperti Benteng Tabanio.
Oleh karena itu, keberadaan jembatan baru ini dinilai sangat krusial karena menjadi urat nadi utama mobilitas masyarakat, khususnya para nelayan dalam menjalankan aktivitas ekonomi sehari-hari. Mengingat kondisi jembatan lama yang sudah berdiri puluhan tahun, perbaikan dan peningkatan kualitas sudah menjadi kebutuhan mendesak.
“Apabila jembatan ini disempurnakan lagi, maka sesuai dengan fungsinya untuk menyambung dua wilayah, kemudahan distribusi dan peningkatan perekonomian masyarakat akan lebih terwujud,” ujar H. Rahmat Trianto.
Pembangunan jembatan hasil kolaborasi lintas sektor ini ditargetkan rampung dalam waktu 180 hari ke depan.
Sementara itu, Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan menjelaskan bahwa proyek infrastruktur ini merupakan langkah nyata dalam menjalankan instruksi kepala negara. Presiden RI mengarahkan agar institusi TNI dan Polri turut hadir di tengah masyarakat guna membantu percepatan pembangunan yang berdampak langsung.
“Kegiatan ini merupakan wujud dan implementasi dari perintah Bapak Presiden agar TNI-Polri membangun jembatan untuk masyarakat,” terang Irjen Pol. Rosyanto.
Tidak main-main, guna memastikan proyek berjalan lancar, Polda Kalsel mengerahkan sekitar 300 personel gabungan yang terdiri dari jajaran Polda Kalsel, Polres Tanah Laut, hingga Polsek setempat.
Kapolda menambahkan, setelah rampung nanti, Jembatan Merah Putih Presisi ini diproyeksikan akan memberikan manfaat besar bagi sekitar 5.000 warga Desa Tabanio dan wilayah di sekitarnya.
“Jembatan ini akan membantu akses pendidikan, kesehatan, dan tentunya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambah Kapolda, seraya menegaskan bahwa proyek ini menjadi bukti nyata kuatnya sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah dalam mendukung kemajuan wilayah.
Di akhir kegiatan, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut bersama jajaran Polda Kalsel mengajak seluruh elemen masyarakat Desa Tabanio untuk bergotong-royong mendukung kelancaran proses pembangunan agar proyek dapat selesai tepat waktu dan segera dirasakan manfaatnya secara luas. (SANAK.ID/SYAIFUL)








