SANAK.ID,KURAU– Komandan Lanud Sjamsudin Noor, Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, secara resmi membuka Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Maluka Baulin, Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanah Laut, Senin (25/5/2026).
Kehadiran fasilitas menjadi yang pertama di kecamatan kurau hal ini menjadi harapkan dapat memberikan dampak kesehatan sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat setempat.
Fasilitas di Maluka Baulin ini merupakan unit pelayanan gizi pertama yang didirikan oleh Lanud Sjamsudin Noor, sementara unit kedua saat ini sedang dalam proses pembangunan di kawasan Landasan Ulin. Program nasional ini digulirkan sebagai bagian dari aksi nyata pemenuhan gizi masyarakat.
“Kami berharap SPPG ini memberikan dampak manfaat untuk masyarakat di Kecamatan Kurau. Semoga program pemerintah dari Bapak Presiden Prabowo Subianto dapat memberikan kesejahteraan untuk Indonesia Emas 2045,” ujar Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita saat diwawancarai di lokasi acara.
Kepala SPPG Maluka Baulin, Muhammad Arsyad, menjelaskan bahwa wilayah operasional unit ini mencakup dua kecamatan, yakni Kecamatan Kurau dan Kecamatan Tambang Ulang. Pada awal tahap uji coba sebulan terakhir, pelayanan menyasar 1.000 penerima manfaat, dan kini telah meningkat menjadi 2.219 peserta yang dilayani setiap hari sejak Senin ini.
Selain anak sekolah, alokasi gizi mulai menyasar kelompok Ibu Hamil dan Menyusui (B3) serta balita. Untuk pemenuhan menu harian, pihak SPPG menyediakan variasi makanan bernutrisi seperti ayam katsu untuk siswa sekolah, bubur ayam bagi balita, serta bubur sumsum untuk ibu menyusui, didampingi buah-buahan seperti apel, jeruk, dan pisang secara bergantian.
Operasional harian dapur dan distribusi ini didukung penuh oleh 47 orang tenaga relawan yang seluruhnya merupakan warga lokal desa setempat. Pihak SPPG juga menyatakan siap berkoordinasi dengan TNI AU untuk penambahan fasilitas memasak (seperti mesin steamer) jika ke depan jumlah penerima manfaat melonjak di atas 2.500 porsi.
Merespons beroperasinya fasilitas ini, Kepala Desa Maluka Baulin, Andri Amrullah, menyampaikan dukungannya karena program tersebut memberikan dampak nyata yang langsung dirasakan warga, terutama dalam hal pembukaan lapangan pekerjaan.
“Manfaat dari SPPG di sini adalah untuk menyerap tenaga kerja dari masyarakat sini dan masyarakat di sekitar Desa Maluka Baulin,” kata Andri.
Andri menambahkan, keberadaan SPPG juga mendongkrak sektor pertanian dan perkebunan lokal. Dalam implementasinya, SPPG bekerja sama dengan Koperasi TNI AU (Pukadara) untuk menyerap hasil bumi dari lahan milik masyarakat.
Berdasarkan laporan selama satu bulan masa uji coba, Pemerintah Desa Maluka Baulin menyatakan seluruh proses berjalan lancar dan mendapatkan tanggapan positif dari warga.
“Program ini diharapkan terus berkesinambungan agar dapat menjaga ketahanan pangan dan kesejahteraan ekonomi masyarakat Kurau dalam jangka panjang,” pungkas Andri (SANAK.ID/SYAIFUL)








