Menu ✖

Dark Mode
Gerak Cepat Tim Macan Bamega Ringkus Perampok Kios di Semayap Kotabaru, Pelaku Ternyata Satpam Soal Sengketa Lahan Goa Lowo, ARUN Bawa Sejumlah Tuntutan ke Kantor Bupati Kotabaru Polres Tanah Laut Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Intan 2026, Komitmen Tingkatkan Keselamatan Berlalu Lintas Festival Layang-Layang Nasional 2026 Digelar, Bupati Tala Targetkan Masuk Agenda UNESCO Wabup Zazuli Buka Pemuda Cup III, Diikuti 32 Tim Voli Antardesa se-Tanah Laut Advokat Hafidz Halim Penuhi Panggilan Sat Reskrim Polres Kotabaru, Sebagai Saksi Laporan Perlindungan Data Pribadi

Headline

Jabatan di Ujung Tanduk, Nasib Oknum Kades Pelaihari Kini di Tangan Pemkab

Avatar photobadge-check


					Ket.DPMD Tanah Laut dan suasana saat mediasi di Polsek Pelaihari. Foto.istimewa Perbesar

Ket.DPMD Tanah Laut dan suasana saat mediasi di Polsek Pelaihari. Foto.istimewa

SANAK.ID,Pelaihari– Meski proses hukum pidana terhadap oknum Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Pelaihari telah berakhir melalui jalur mediasi, “bola panas” sanksi administratif kini resmi bergulir di tingkat Pemerintah Kabupaten Tanah Laut. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) memastikan akan melakukan kajian mendalam terkait pelanggaran etik sang pejabat desa.

Langkah ini diambil menyusul insiden penggerebekan yang melibatkan oknum kades tersebut dengan seorang perempuan yang juga merupakan aparatur desa di Komplek Griya Flamboyan Matah, Senin (9/3/2026). DPMD menegaskan tidak akan gegabah dalam mengambil keputusan terkait status jabatan yang bersangkutan.

Kepala Bidang Bina Pemerintahan Desa DPMD Tanah Laut, Febri, menjelaskan bahwa pihaknya saat ini sedang mengumpulkan bahan dan keterangan (baket) untuk disinkronkan dengan peraturan perundang-undangan tentang desa.

“Kami akan segera menggelar rapat internal. Tujuannya untuk membedah sisi administrasi dan melihat sejauh mana aturan yang berlaku dapat diterapkan dalam kasus ini. Kita harus memiliki landasan hukum yang kuat sebelum memutuskan status yang bersangkutan,” terang Febri saat ditemui di Mapolsek Pelaihari, Senin malam.

Status Jabatan dan Hak Administratif

Sejauh ini, status kepegawaian oknum kades tersebut dilaporkan masih aktif. Hal ini dikarenakan laporan polisi yang sebelumnya dilayangkan oleh istri sah telah dicabut secara resmi melalui surat pernyataan damai di hadapan petugas kepolisian.

Secara hukum tata negara, selama belum ada Surat Keputusan (SK) pemberhentian atau sanksi tetap dari pimpinan daerah, yang bersangkutan tetap memiliki legalitas untuk menjalankan roda pemerintahan di desanya.

“Secara administratif, yang bersangkutan masih menjabat sebagai kepala desa. Hak dan kewenangannya pun tetap melekat sembari kita menunggu hasil kajian tim internal dan arahan pimpinan daerah,” tambah Febri.

Kronologi yang Menggegerkan Warga

Sebagaimana diketahui, publik di Bumi Tuntung Pandang sempat dihebohkan dengan aksi penggerebekan pada Senin siang sekitar pukul 14.00 Wita. Istri sah sang kades mendatangi sebuah rumah di Jalan Sirajulhuda Blok C16, Kelurahan Karang Taruna, dan mendapati suaminya tengah bersama wanita lain.

Kejadian tersebut sempat memicu kerumunan warga sebelum akhirnya ditangani oleh personel Polsek Pelaihari. Meski berakhir dengan kesepakatan damai di atas materai antara suami dan istri, namun citra institusi pemerintahan desa kini menjadi pertaruhan.

Kini, masyarakat Tanah Laut menanti ketegasan Pemkab dalam menyikapi persoalan moral pejabat publik ini. Apakah kajian DPMD akan berujung pada sanksi berat, atau sekadar teguran tertulis, semua bergantung pada hasil rapat pleno internal mendatang. (SANAK.ID/SYAIFUL)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Polres Tanah Laut Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Intan 2026, Komitmen Tingkatkan Keselamatan Berlalu Lintas

26 October 2026 - 21:35 WITA

Polres Tanah Laut Masuk Top 5 Kompolnas Awards 2026 Kategori Kelompok A

18 September 2026 - 13:20 WITA

Komitmen Pembangunan Infrastruktur: Bupati Tanah Laut Realisasikan Jalan Poros, Internet, hingga Bidan Desa di Salaman

8 September 2026 - 12:37 WITA

Dorong UMKM Tembus Pasar Global, Pemkab Tala Gelar Komitmen Bersama Program Inkubasi IKM

31 August 2026 - 18:05 WITA

Indocement Gelar Media Gathering Ke-2 Tahun 2026: Fokus Pada Capacity Building dan Pemberdayaan Komunitas

26 August 2026 - 04:15 WITA

Trending on Headline