Menu ✖

Dark Mode
Gerak Cepat Tim Macan Bamega Ringkus Perampok Kios di Semayap Kotabaru, Pelaku Ternyata Satpam Soal Sengketa Lahan Goa Lowo, ARUN Bawa Sejumlah Tuntutan ke Kantor Bupati Kotabaru Polres Tanah Laut Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Intan 2026, Komitmen Tingkatkan Keselamatan Berlalu Lintas Festival Layang-Layang Nasional 2026 Digelar, Bupati Tala Targetkan Masuk Agenda UNESCO Wabup Zazuli Buka Pemuda Cup III, Diikuti 32 Tim Voli Antardesa se-Tanah Laut Advokat Hafidz Halim Penuhi Panggilan Sat Reskrim Polres Kotabaru, Sebagai Saksi Laporan Perlindungan Data Pribadi

Headline

Curiga Rumah Terkunci, Sang Adik Temukan Kakaknya Sudah Kaku Tergantung di Bajuin

Avatar photobadge-check


					Ket.Lokasi penemuan pemuda tewas tergantung di Desa Bajuin Tanah Laut. Foto.Istimewa Perbesar

Ket.Lokasi penemuan pemuda tewas tergantung di Desa Bajuin Tanah Laut. Foto.Istimewa

SANAK.ID,Pelaihari – Warga Jalan Wisata Air Terjun, Desa Bajuin, Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanah Laut mendadak gempar pada Senin (9/3/2026). Seorang pemuda berinisial AR (23) ditemukan tewas dalam kondisi tergantung dan tubuh sudah kaku di dalam rumahnya sekitar pukul 14.00 Wita.

Penemuan jasad korban bermula dari kecurigaan sang adik yang mendapati rumah dalam posisi terkunci rapat. Setelah berhasil masuk menggunakan kunci cadangan yang disimpan di atas pintu, saksi justru menemukan kakaknya sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

Kapolres Tanah Laut, Ricky Boy Siallagan melalui Kapolsek Pelaihari, IPTU H. Benny W. Wardhany, membenarkan peristiwa tersebut. Pihaknya segera menerjunkan tim bersama Tim Inafis Polres Tanah Laut untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Jadi, memang benar dari tirkait itu ada menerima laporan ada warga yang gantung diri itu di RT 3 di Jalan Wisata Air Terjun Bajuin, Desa Bajuin. Jadi korban berinisial AR,” ujar Iptu Benny saat memberikan keterangan di Mapolsek Pelaihari.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis dan olah TKP awal, pihak kepolisian tidak menemukan adanya unsur kekerasan pada tubuh korban. Indikasi kuat mengarah pada tindakan bunuh diri.

“Dari pemeriksaan pengecekan terhadap tubuh dari birokrasi, memang ini mengindikasikan emang penelitian (bunuh diri) ya. Sementara indikasinya bunuh diri, jadi tidak ada ditemukan tuh, tidak ada mungkin ada bekas-bekas lebam, atau seperti apa tidak ada. Jadi, sementara itu teridentifikasi,” jelas Iptu Benny.

Motif Sampai saat Masih Didalami,Mengenai penyebab pasti korban nekat mengakhiri hidupnya, polisi masih melakukan pendalaman. Meski beredar informasi di lapangan mengenai adanya perselisihan terkait masalah ekonomi, polisi belum memberikan pernyataan resmi karena minimnya keterangan saksi saat kejadian berlangsung.

“Terkait penyebabnya, sementara kita belum ada karena antara waktunya kan di dekat nih, masih jadi, sementara di TKP itu belum dapat kita menggali keterangan dari saksi,” tambah Kapolsek.

Pihak keluarga AR menyatakan telah menerima kejadian ini sebagai musibah murni. Mereka secara resmi menolak prosedur autopsi lebih lanjut untuk jenazah korban.

“Setelah kita lakukan olah TKP di sana, dari pihak keluarga itu menolak untuk dilakukan otopsi dan menerima bahwa ini adalah suatu musibah. Jadi, sementara seperti itu,” pungkas Iptu Benny.

Saat ini, jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk menjalani prosesi pemakaman secara keagamaan di Desa Bajuin.(SANAK.ID/SYAIFUL)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Polres Tanah Laut Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Intan 2026, Komitmen Tingkatkan Keselamatan Berlalu Lintas

26 October 2026 - 21:35 WITA

Polres Tanah Laut Masuk Top 5 Kompolnas Awards 2026 Kategori Kelompok A

18 September 2026 - 13:20 WITA

Komitmen Pembangunan Infrastruktur: Bupati Tanah Laut Realisasikan Jalan Poros, Internet, hingga Bidan Desa di Salaman

8 September 2026 - 12:37 WITA

Dorong UMKM Tembus Pasar Global, Pemkab Tala Gelar Komitmen Bersama Program Inkubasi IKM

31 August 2026 - 18:05 WITA

Indocement Gelar Media Gathering Ke-2 Tahun 2026: Fokus Pada Capacity Building dan Pemberdayaan Komunitas

26 August 2026 - 04:15 WITA

Trending on Headline