SANAK.ID ,KOTABARU – Pemerintah Kabupaten Kotabaru bersama Kementerian Agama, Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat menggelar Salat Istisqa di Siring Laut Kotabaru pada Rabu (30/9/2026) pagi.
Ibadah yang dimulai pukul 07.00 WITA tersebut menjadi ikhtiar kolektif masyarakat dan pemerintah daerah setempat untuk memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan yang cukup, bermanfaat, dan membawa keberkahan di tengah kondisi musim kemarau berkepanjangan.
Rangkaian acara diawali dengan sambutan penghantar oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kotabaru, Dr. H. Nur Zazin, M.A., sebelum dimulainya Salat Istisqa dan khutbah.
Pada pelaksanaan ibadah tersebut, KH. Ahmad Muzakir bertugas sebagai imam sekaligus memimpin doa bersama. Adapun khutbah disampaikan oleh Habib Ja’far Shodiq bin Hasan As-Segaf, Pimpinan Pondok Pesantren Raudhatul Jannah Putri Desa Hilir Muara, Kecamatan Pulau Laut Sigam.
Dalam kesempatan ini, Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis, S.Sos. hadir membacakan sambutan tertulis dari Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli, S.Sos.
Dalam sambutannya, Syairi menegaskan pentingnya kerendahan hati dalam memohon pertolongan Tuhan menghadapi kekeringan.
“Pelaksanaan Salat Istisqa pada pagi hari ini merupakan salah satu bentuk ikhtiar dan kerendahan hati kita sebagai hamba Allah SWT untuk memohon pertolongan-Nya, khususnya memohon agar Allah SWT menurunkan hujan yang membawa keberkahan bagi daerah dan masyarakat Kabupaten Kotabaru,” ujarnya.
Syairi mengungkapkan bahwa dampak kemarau panjang telah menyentuh berbagai sendi kehidupan, mulai dari pemenuhan air bersih, sektor pertanian, perkebunan, peternakan, hingga aktivitas harian warga. Melalui momentum ini, ia mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan keimanan, memperbanyak istighfar, bertaubat, serta meningkatkan sedekah dan amal kebajikan.
“Mari kita senantiasa menjauhi segala bentuk kemaksiatan dan kezaliman. Semoga melalui doa dan ikhtiar kita bersama, Allah SWT berkenan mengabulkan permohonan kita,” tutur Syairi.
Ia juga memanjatkan harapan agar hujan yang dinantikan dapat membawa manfaat nyata serta keselamatan bagi daerah.
“Semoga Allah SWT menurunkan hujan yang cukup, bermanfaat dan penuh keberkahan, serta memberikan keselamatan, kesehatan dan kesejahteraan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kotabaru. Amin ya Rabbal Alamin,” ucapnya.
Pelaksanaan Salat Istisqa berlangsung khusyuk. Seluruh jamaah secara bersama-sama memanjatkan doa agar kebutuhan air bersih warga segera terpenuhi dan roda kehidupan masyarakat Kabupaten Kotabaru kembali berjalan normal. Kegiatan ini juga menjadi pendorong kebersamaan warga dalam menghadapi dampak musim kemarau lewat doa dan kepedulian sosial. (SANAK.ID/RYAN WARDANI)










