Menu ✖

Dark Mode
Gerak Cepat Tim Macan Bamega Ringkus Perampok Kios di Semayap Kotabaru, Pelaku Ternyata Satpam Soal Sengketa Lahan Goa Lowo, ARUN Bawa Sejumlah Tuntutan ke Kantor Bupati Kotabaru Polres Tanah Laut Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Intan 2026, Komitmen Tingkatkan Keselamatan Berlalu Lintas Festival Layang-Layang Nasional 2026 Digelar, Bupati Tala Targetkan Masuk Agenda UNESCO Wabup Zazuli Buka Pemuda Cup III, Diikuti 32 Tim Voli Antardesa se-Tanah Laut Advokat Hafidz Halim Penuhi Panggilan Sat Reskrim Polres Kotabaru, Sebagai Saksi Laporan Perlindungan Data Pribadi

Kalimantan Selatan

Tekankan Keamanan Pangan, Hj. Dian Rahmat Buka Bimtek B2SA di Tanah Laut

badge-check


					Ket.Ketua TP PKK Kabupaten Tanah Laut, Hj. Dian Rahmat, saat memaparkan materi mengenai pentingnya pola makan Beragam, Bergizi, Sehat, dan Aman (B2SA) dalam kegiatan Bimbingan Teknis di Aula Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Tala. Foto.Ist Perbesar

Ket.Ketua TP PKK Kabupaten Tanah Laut, Hj. Dian Rahmat, saat memaparkan materi mengenai pentingnya pola makan Beragam, Bergizi, Sehat, dan Aman (B2SA) dalam kegiatan Bimbingan Teknis di Aula Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Tala. Foto.Ist

SANAK.ID, Pelaihari – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tanah Laut (Tala) menjadi saksi bisu pergeseran tren pemenuhan gizi masyarakat. Dalam agenda Bimbingan Teknis (Bimtek), Ketua TP PKK Tala, Hj. Dian Rahmat, menyosialisasikan gerakan B2SA (Beragam, Bergizi, Sehat, dan Aman) di hadapan 25 kader PKK dan Posyandu se-Kabupaten Tanah Laut. Rabu (13/05/2026)

Edukasi yang menyasar langsung para kader penggerak di masyarakat ini sengaja digelar demi mendongkrak kesadaran kolektif. Tujuannya jelas: membangun pemahaman yang lebih matang mengenai pentingnya konsumsi pangan yang tidak hanya seimbang secara nutrisi, tetapi juga terjamin keamanannya bagi kesehatan tubuh jangka panjang.

Dalam pemaparannya, Hj. Dian menegaskan bahwa pemenuhan gizi hari ini tidak bisa lagi sekadar mengandalkan slogan lama “4 sehat 5 sempurna” karena dinilai sudah kurang memadai untuk kebutuhan saat ini. Ia menjelaskan bahwa Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan telah mengamanatkan pentingnya penganekaragaman pangan. Diversifikasi inilah yang menjadi kunci utama untuk menunjang kehidupan masyarakat yang sehat, aktif, sekaligus produktif.

“Masyarakat kita memerlukan wawasan yang tepat mengenai makanan yang memenuhi kriteria gizi seimbang dan bervariasi. Jadi, sebuah hidangan itu tidak boleh hanya mengejar rasa yang enak atau tampilan visual yang memikat mata, tetapi aspek keamanan pangan saat dikonsumsi juga harus menjadi prioritas utama,” tutur Hj. Dian.

Lebih lanjut, ia menggarisbawahi pentingnya peran para ibu rumah tangga dalam menyeleksi bahan pangan keluarga. Ketelitian ekstra sangat dibutuhkan, terutama dalam memantau higienitas proses produksi serta meminimalkan paparan atau penggunaan zat kimia sintetis pada makanan. Menurutnya, setiap individu memiliki struktur kebutuhan nutrisi yang unik dan berbeda-beda, mulai dari pasokan karbohidrat, protein, vitamin, hingga zat mineral.

“Keseimbangan asupan gizi ini harus benar-benar dikontrol dengan jeli. Sebab, pola konsumsi yang berlebihan justru berisiko menjadi bumerang dan memicu datangnya berbagai macam penyakit kronis,” tambahnya.

Menariknya, ia menyebutkan bahwa menerapkan pola makan sehat sama sekali tidak identik dengan biaya yang mahal. Sebagai langkah konkret, Hj. Dian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap produk makanan kemasan impor yang beredar, dan mulai mengalihkan fokus pada komoditas pangan lokal yang jauh lebih segar, sehat, serta mudah ditemukan di sekitar kita.

Menurutnya, sentuhan kreativitas dalam mengolah potensi alam sekitar bisa menjadi solusi jitu untuk menyajikan menu bermutu tinggi bagi keluarga tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam. Dibandingkan membeli produk luar negeri, masyarakat diajak untuk memaksimalkan bahan pangan lokal yang melimpah dan ramah di kantong, seperti ikan haruan (gabus), ubi, singkong, serta jagung. (SANAK.ID/ARIYANI).

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Festival Layang-Layang Nasional 2026 Digelar, Bupati Tala Targetkan Masuk Agenda UNESCO

25 October 2026 - 09:53 WITA

Wabup Zazuli Buka Pemuda Cup III, Diikuti 32 Tim Voli Antardesa se-Tanah Laut

22 October 2026 - 14:33 WITA

Sambut Hari Jadi Humas Polri ke-75, Si Humas Polres Tanah Laut Serahkan Bantuan Alat Kebersihan ke Masjid Nuruddin

21 October 2026 - 15:34 WITA

Komisi III DPR RI H. Endang Agustina Dorong Pengawasan dan Peran Desa Cegah Narkoba

21 October 2026 - 11:25 WITA

Bantu Tekan Inflasi dan Bantu Warga, Masjid Jami Baitul Abror Gelar Program Bahan Pokok Murah

19 October 2026 - 15:45 WITA

Trending on Kalimantan Selatan