Menu ✖

Dark Mode
Gerak Cepat Tim Macan Bamega Ringkus Perampok Kios di Semayap Kotabaru, Pelaku Ternyata Satpam Soal Sengketa Lahan Goa Lowo, ARUN Bawa Sejumlah Tuntutan ke Kantor Bupati Kotabaru Polres Tanah Laut Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Intan 2026, Komitmen Tingkatkan Keselamatan Berlalu Lintas Festival Layang-Layang Nasional 2026 Digelar, Bupati Tala Targetkan Masuk Agenda UNESCO Wabup Zazuli Buka Pemuda Cup III, Diikuti 32 Tim Voli Antardesa se-Tanah Laut Advokat Hafidz Halim Penuhi Panggilan Sat Reskrim Polres Kotabaru, Sebagai Saksi Laporan Perlindungan Data Pribadi

Kalimantan Selatan

Ancaman Kemarau Buat Harga Beras Berpotensi Naik, Pemkab tala Jamin Stok Aman

Avatar photobadge-check


					Pedagang beras di Pasar Pelaihari Tanah Laut menata pasokan beras lokal. (SANAK.ID/Ist) Perbesar

Pedagang beras di Pasar Pelaihari Tanah Laut menata pasokan beras lokal. (SANAK.ID/Ist)

SANAK.ID,PELAIHARI — Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Perdagangan (Diskumdag) Kabupaten Tanah Laut memastikan ketersediaan dan pasokan beras di wilayahnya berada dalam kondisi aman untuk periode Juli hingga Agustus 2026.

Kepastian ini disampaikan guna menenangkan masyarakat di tengah kekhawatiran pedagang akan potensi lonjakan harga beras lokal akibat musim kemarau. Rabu(22/07/2026).

Kepala Bidang Perdagangan Diskumdag Tanah Laut, Edi Hariyadi, menegaskan bahwa stok beras daerah masih sangat mencukupi karena bertepatan dengan masa panen di tingkat petani lokal.

 “Ketersediaan bahan pokok relatif aman terutama beras yg menjadi kebutuhan pokok masyarakat tanah laut, karena bulan juli dan Agustus ini merupakan masa panen raya petani kita d tanah laut, sehingga stok dan persediaan aman,” pungkas Edi Hariyadi.

Pernyataan pemerintah daerah tersebut merespons keresahan para pedagang di Pasar Pelaihari. Meski hasil pemantauan Diskumdag per tanggal 13 dan 20 Juli 2026 menunjukkan harga eceran masih stabil, pedagang mengindikasikan adanya kenaikan harga modal di tingkat partai besar (grosir).

Yunida, salah satu pedagang beras di Pasar Pelaihari, mengungkapkan bahwa stabilnya harga eceran saat ini hanya bertahan karena pedagang masih menghabiskan stok lama. Kenaikan harga eceran diprediksi tak terhindarkan dalam dua pekan ke depan.

 ” untuk eceran masih sekian kak, tapi untuk partai sudah ada kenaikan. Dan kemungkinan dalam 2 minggu akan naik eceran nya. Karena kada bisa tertahan lagi,” ungkap Yunida.

Yunida menjelaskan, potensi penyesuaian harga beras lokal ini dipicu oleh cuaca ekstrem kemarau yang mulai merusak sebagian hasil pertanian warga, sehingga memicu kenaikan harga gabah secara drastis.

“Kenaikan harga beras lokal kali ini dikarenakan musim kemarau yg membuat hasil panen kita berkurang. Ada yg padinya rusak, jdi otomatis harga gabahnya juga naik drastis nih. Dan mengikuti ke beras,” kata Yunida.

Gambaran Harga Beras di Pasar Pelaihari

Berdasarkan data pemantauan resmi Diskumdag Tanah Laut per 20 Juli 2026, rincian harga eceran beras di pasaran saat ini tercatat sebagai berikut:

Beras Lokal:

  •  Unus Mayang: Rp20.000/kg
  •  Siam Unus: Rp19.500/kg
  •  Siam Tanggung: Rp18.000/kg
  •  Siam Biasa: Rp18.000/kg
  •  Chirang Ganal: Rp15.000/kg

Beras Kemasan:

  • Varian Medium: Rp13.000/kg (Stabil)
  •  Varian Premium: Rp18.500/kg (Turun dari sebelumnya Rp18.750/kg)

Meskipun pedagang memproyeksikan adanya penyesuaian harga eceran akibat dinamika pasokan gabah lokal, Diskumdag mengimbau masyarakat untuk tidak panik mengingat stok pangan secara umum di Kabupaten Tanah Laut masih terjaga. (SANAK.ID/SYAIFUL)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Festival Layang-Layang Nasional 2026 Digelar, Bupati Tala Targetkan Masuk Agenda UNESCO

25 October 2026 - 09:53 WITA

Wabup Zazuli Buka Pemuda Cup III, Diikuti 32 Tim Voli Antardesa se-Tanah Laut

22 October 2026 - 14:33 WITA

Sambut Hari Jadi Humas Polri ke-75, Si Humas Polres Tanah Laut Serahkan Bantuan Alat Kebersihan ke Masjid Nuruddin

21 October 2026 - 15:34 WITA

Komisi III DPR RI H. Endang Agustina Dorong Pengawasan dan Peran Desa Cegah Narkoba

21 October 2026 - 11:25 WITA

Bantu Tekan Inflasi dan Bantu Warga, Masjid Jami Baitul Abror Gelar Program Bahan Pokok Murah

19 October 2026 - 15:45 WITA

Trending on Kalimantan Selatan