Menu ✖

Dark Mode
Gerak Cepat Tim Macan Bamega Ringkus Perampok Kios di Semayap Kotabaru, Pelaku Ternyata Satpam Soal Sengketa Lahan Goa Lowo, ARUN Bawa Sejumlah Tuntutan ke Kantor Bupati Kotabaru Polres Tanah Laut Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Intan 2026, Komitmen Tingkatkan Keselamatan Berlalu Lintas Festival Layang-Layang Nasional 2026 Digelar, Bupati Tala Targetkan Masuk Agenda UNESCO Wabup Zazuli Buka Pemuda Cup III, Diikuti 32 Tim Voli Antardesa se-Tanah Laut Advokat Hafidz Halim Penuhi Panggilan Sat Reskrim Polres Kotabaru, Sebagai Saksi Laporan Perlindungan Data Pribadi

Headline

Langkah Konkret Pemkab Tala Lawan Narkoba, Hibahkan Balai NAPZA ke BNN Kalsel

Avatar photobadge-check


					Peninjauan- Balai Rehabilitasi NAPZA oleh Bupati Tanah Laut dan BNN Kalsel. (SANAK.ID/Syaiful) Perbesar

Peninjauan- Balai Rehabilitasi NAPZA oleh Bupati Tanah Laut dan BNN Kalsel. (SANAK.ID/Syaiful)

SANAK.ID ,PELAIHARI– Pemerintah Kabupaten Tanah Laut mengambil langkah progresif untuk mengatasi minimnya fasilitas pemulihan pecandu narkoba di Kalimantan Selatan. Melalui penandatanganan hibah aset, Pemkab Tanah Laut menyerahkan gedung rehabilitasi NAPZA di Desa Panggung kepada Badan Narkotika Nasional (BNN), Selasa (23/06/2026).

Langkah ini menjadi terobosan penting, mengingat selama ini Kalsel belum memiliki pusat rehabilitasi milik pemerintah. Masyarakat yang membutuhkan pemulihan selama ini terpaksa mengakses layanan swasta dengan biaya yang tidak sedikit.

Kepala BNN Provinsi Kalimantan Selatan, Brigjen Pol. Asep Taufik, menyambut baik inisiatif tersebut saat meninjau langsung lokasi bersama Bupati Tanah Laut.

“Jadi pada kegiatan hari ini, sengaja saya mengunjungi Pak Bupati Tala karena kami sangat mengapresiasi apa yang sudah diberikan Bupati Tala kepada kami. Beliau sudah susah payah membangunkan panti rehab. Nah kebetulan di Kalsel ini kita belum punya panti rehab, yang ada baru swasta, dan itu pun bayar ya, kalau kalau ada yang direhab itu harus mengeluarkan biaya,” tutur Asep.

Pihaknya memastikan, begitu administrasi hibah rampung, operasional panti akan segera berjalan agar masyarakat bisa mendapatkan akses pemulihan tanpa beban finansial.

“Mudah-mudahan dengan dukungan Pak Bupati, kita bisa nanti segera mengoperasionalkan panti rehab ini sehingga bagi masyarakat yang mungkin nanti ada yang perlu rehab, bisa masuk ke sini tanpa memikirkan biaya. Itu salah satu keuntungannya kalau panti rehab sudah dimasukkan ke BNN,” tambah Asep.

Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, menegaskan bahwa hibah ini merupakan bukti nyata keberpihakan pemerintah terhadap pemulihan korban narkotika, bukan sekadar tindakan penegakan hukum.

“Hari ini saya bersama Kepala BNN Provinsi Kalsel melihat satu tempat Napza istilahnya, tempat rehabilitasi bagi saudara-saudara kita yang terkena bahaya narkotika. Ini salah satu wujud komitmen kami di Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, bagaimana caranya untuk bukan hanya kita sifatnya penindakan dan memberantas saja,” jelas Rahmat.

Rahmat menekankan bahwa rehabilitasi adalah kunci untuk menyelamatkan masa depan korban.

“tapi bagaimana kita mengatasi kawan-kawan kita yang sudah terkena dampak dari bahaya narkotika ini dalam bentuk rehabilitasi. Nah, semoga ini segera kita hibahkan kepada BNN Provinsi, yaitu melalui nanti BNN Kabupaten Tanah Laut sehingga bisa digunakan secara maksimal,” papar Rahmat.

Pemkab Tanah Laut berkomitmen melengkapi sarana penunjang secara bertahap. Selain infrastruktur, Rahmat juga menekankan pentingnya pengawasan orang tua terhadap akses narkoba melalui digitalisasi.

“sering saya sampaikan bahwa narkotika ini masuknya dari setiap lini. Apalagi dengan digitalisasi saat ini, siapa pun bisa akses, bisa langsung bertransaksilah dengan pihak mana pun tanpa ada batas. Sehingga kami mengimbau pada orang tua, pada siapa pun, pada lembaga pendidikan untuk terus mengingatkan,” kata Rahmat.

Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga generasi muda menuju Indonesia Emas.

“bahwa ya bahaya narkotika ini bisa langsung masuk ke kamar-kamar anak-anak kita. Mari kita untuk menjaga karena untuk majunya sumber daya manusia kita ke depan, menuju Indonesia Emas, sejak sekarang kita harus bisa menciptakan sumber daya manusia yang cerdas, melalui apa? Ya, kita harus tolak,” tegas Rahmat.

“Saya pikir itu, semua pihak harus bekerja sama, bukan hanya aparat penegak hukum, bukan pemerintah saja, tapi semua ya, kepada seluruh masyarakat, para orang tua terutama, kepada lembaga-lembaga pendidikan untuk mengimbau bahayanya narkotika seperti apa,” pungkas Rahmat.

Peninjauan ini turut dihadiri jajaran BNNK Tanah Laut, Asisten I, serta SKPD terkait di lingkungan Pemkab Tanah Laut. (SANAK.ID/SYAIFUL)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Polres Tanah Laut Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Intan 2026, Komitmen Tingkatkan Keselamatan Berlalu Lintas

26 October 2026 - 21:35 WITA

Polres Tanah Laut Masuk Top 5 Kompolnas Awards 2026 Kategori Kelompok A

18 September 2026 - 13:20 WITA

Komitmen Pembangunan Infrastruktur: Bupati Tanah Laut Realisasikan Jalan Poros, Internet, hingga Bidan Desa di Salaman

8 September 2026 - 12:37 WITA

Dorong UMKM Tembus Pasar Global, Pemkab Tala Gelar Komitmen Bersama Program Inkubasi IKM

31 August 2026 - 18:05 WITA

Indocement Gelar Media Gathering Ke-2 Tahun 2026: Fokus Pada Capacity Building dan Pemberdayaan Komunitas

26 August 2026 - 04:15 WITA

Trending on Headline