Menu ✖

Dark Mode
Gerak Cepat Tim Macan Bamega Ringkus Perampok Kios di Semayap Kotabaru, Pelaku Ternyata Satpam Soal Sengketa Lahan Goa Lowo, ARUN Bawa Sejumlah Tuntutan ke Kantor Bupati Kotabaru Polres Tanah Laut Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Intan 2026, Komitmen Tingkatkan Keselamatan Berlalu Lintas Festival Layang-Layang Nasional 2026 Digelar, Bupati Tala Targetkan Masuk Agenda UNESCO Wabup Zazuli Buka Pemuda Cup III, Diikuti 32 Tim Voli Antardesa se-Tanah Laut Advokat Hafidz Halim Penuhi Panggilan Sat Reskrim Polres Kotabaru, Sebagai Saksi Laporan Perlindungan Data Pribadi

Headline

Perkuat Garda Depan Sekolah, Disdikbud dan DP3AP2KB Tanah Laut Tingkatkan Kapasitas Guru BK

Avatar photobadge-check


					Pelatihan- untuk guru BK oleh DP3AP2KB Tanah Laut untuk pencegahan anak putus sekolah. (SANAK.ID/Syaiful) Perbesar

Pelatihan- untuk guru BK oleh DP3AP2KB Tanah Laut untuk pencegahan anak putus sekolah. (SANAK.ID/Syaiful)

SANAK.ID ,PELAIHARI – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Tanah Laut menggelar pelatihan Bantuan Psikologis Awal (BPA) dan Konvensi Hak Anak (KHA) bagi guru Bimbingan dan Konseling (BK) tingkat SMP se-Kabupaten Tanah Laut.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kartini DP3AP2KB pada Rabu (17/6/2026) hingga Kamis (18/6/2026) ini bertujuan untuk menekan angka anak putus sekolah yang dipicu oleh krisis keluarga dan dampak negatif penggunaan gawai.

Sebanyak 62 guru BK SMP menjadi peserta dalam agenda strategis ini. Rinciannya, 15 peserta hadir secara luring dari Kecamatan Pelaihari, sementara 47 peserta lainnya mengikuti secara daring melalui Zoom Meeting. Pelatihan ini menghadirkan dua pakar, yakni psikolog Shanty Komalasari pada hari pertama dan Andrian Anwari pada hari kedua.

Kepala Dinas DP3AP2KB Tanah Laut, Maria Ulfah, saat membuka acara secara resmi menekankan bahwa program ini menjadi prioritas utama instansinya guna memperkuat perlindungan anak sekaligus meningkatkan kualitas keluarga.

“Sebenarnya guru BK ini fungsinya tidak hanya melakukan atau memberikan pendampingan pada saat anak menghadapi permasalahannya. Tapi ketika anak ini mendiskusikan mimpinya harus dicapai bagaimana, gitu, itu pun peran dari sekolah melalui guru BK itu juga sangat dibutuhkan,” jelas Maria.

Maria juga menyoroti pentingnya peran guru BK di tengah meningkatnya laporan kasus kekerasan terhadap anak yang masih sering terjadi di wilayahnya. Ia berharap, guru BK dapat menjadi garda terdepan di sekolah yang mampu memberikan pertolongan pertama serta pendampingan psikologis yang responsif dan empatik.

Pada kesempatan yang sama, disoroti pula urgensi pendampingan terhadap siswa yang mengalami kendala psikososial.

“Kemarin baru dapat rincian, ada beberapa anak yang terancam tidak lulus dari SMP hanya karena dia mengalami broken home, kemudian dia juga tidak berkeinginan lagi sekolah. Apalagi anak-anak yang perempuan, saat ini sudah terdampak dari akibat-akibat apa namanya? Gadget yang sudah, sudah tidak terkontrol lagi,” ujar Myrza.

Myrza menambahkan, kolaborasi dalam memberikan bimbingan kepada anak, khususnya melalui penguatan kapasitas guru BK, menjadi langkah krusial untuk memulihkan motivasi siswa serta meningkatkan efektivitas pengajaran bagi siswa yang membutuhkan perhatian khusus. (SANAK.ID/SYAIFUL)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Polres Tanah Laut Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Intan 2026, Komitmen Tingkatkan Keselamatan Berlalu Lintas

26 October 2026 - 21:35 WITA

Polres Tanah Laut Masuk Top 5 Kompolnas Awards 2026 Kategori Kelompok A

18 September 2026 - 13:20 WITA

Komitmen Pembangunan Infrastruktur: Bupati Tanah Laut Realisasikan Jalan Poros, Internet, hingga Bidan Desa di Salaman

8 September 2026 - 12:37 WITA

Dorong UMKM Tembus Pasar Global, Pemkab Tala Gelar Komitmen Bersama Program Inkubasi IKM

31 August 2026 - 18:05 WITA

Indocement Gelar Media Gathering Ke-2 Tahun 2026: Fokus Pada Capacity Building dan Pemberdayaan Komunitas

26 August 2026 - 04:15 WITA

Trending on Headline