Menu

Dark Mode
Bunda PAUD Tanah Laut Tegaskan Adab dan Etika Sebagai Fondasi Utama Pendidikan Anak Usia Dini Momentum Iduladha: Wakil Bupati Tanah Laut Antar Langsung Paket Daging Kurban ke Rumah Lansia Pemkab Tanah Laut Menggelar Sholat Iduladha Berjamaah Sinergi Idul Adha, BADKO HMI Kalsel Terima dan Salurkan Hewan Qurban dari Polda Kalsel Tanpa Jarak dengan Warga, Aksi Membumi Bupati Rahmat Trianto Sembelih Sendiri Sapi Kurban di Pelaihari IGTKI Tanah Laut Rayakan HUT ke-76 dengan Peluncuran Program PAUD

Kalimantan Selatan

ULM Tawarkan Program Pascasarjana Hybrid untuk Tingkatkan SDM Pendidikan di Tanah Laut

badge-check


					Ket.Koordinator Program Studi Doktor (S3) Prof. Dr. Ahmad Suriansyah, M.Pd., Ph.D. memaparkan program pascasarjana dan sistem hybrid learning. Foto.Ariyani Perbesar

Ket.Koordinator Program Studi Doktor (S3) Prof. Dr. Ahmad Suriansyah, M.Pd., Ph.D. memaparkan program pascasarjana dan sistem hybrid learning. Foto.Ariyani

SANAK.ID, Pelaihari – Universitas Lambung Mangkurat menggelar sosialisasi program pascasarjana bagi tenaga pendidik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pendidikan di daerah. Rabu (13/06/2026).

Tiga program studi yang diperkenalkan dalam sosialisasi itu yakni Magister Pendidikan Anak Usia Dini, Magister Administrasi Pendidikan, dan Program Doktor Administrasi Pendidikan.

Koordinator Program Studi Doktor (S3), Prof. Dr. Ahmad Suriansyah, M.Pd., Ph.D. mengatakan, peningkatan mutu pendidikan sangat dipengaruhi oleh kualitas kepemimpinan di sekolah. Menurutnya, sekolah yang hebat lahir dari pemimpin yang mampu mengelola pendidikan dengan baik.

“Secara akademik di seluruh dunia diakui bahwa tidak ada sekolah yang hebat tanpa kepala sekolah yang hebat. Faktor kepemimpinan menjadi penentu utama keberhasilan pendidikan,” ujarnya.

Selain peningkatan kompetensi guru dan kepala sekolah, ULM juga menawarkan sistem hybrid learning yang memungkinkan tenaga pendidik mengikuti perkuliahan secara daring tanpa meninggalkan tugas mengajar di sekolah. Model tersebut dinilai mampu menjaga proses belajar tetap berjalan tanpa mengurangi kesempatan guru untuk melanjutkan pendidikan.

“Kami menawarkan pola hybrid learning, jadi guru tetap bisa kuliah tanpa meninggalkan tugas utama mereka di sekolah,” katanya.

ULM juga menerapkan pola pendampingan intensif atau nurturing learning agar mahasiswa dapat menyelesaikan studi lebih cepat tanpa menurunkan kualitas akademik. Prof. Ahmad mencontohkan keberhasilan program serupa di Kotabaru, di mana mahasiswa program magister mampu lulus dalam waktu tiga semester dengan karya ilmiah yang terbit di jurnal internasional bereputasi.

Program tersebut turut mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Tanah Laut sebagai langkah mempercepat peningkatan kualitas SDM pendidikan, khususnya bagi tenaga pendidik yang ingin melanjutkan studi ke jenjang S2 dan S3. (SANAK.ID/ARIYANI).

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bunda PAUD Tanah Laut Tegaskan Adab dan Etika Sebagai Fondasi Utama Pendidikan Anak Usia Dini

4 June 2026 - 09:33 WITA

Pemkab Tanah Laut Menggelar Sholat Iduladha Berjamaah

28 May 2026 - 00:06 WITA

IGTKI Tanah Laut Rayakan HUT ke-76 dengan Peluncuran Program PAUD

26 May 2026 - 22:33 WITA

Menatap UHC 2026: Saat Pemkab Tanah Laut dan BPJS Kesehatan Duduk Bersama, Menghidupkan Kembali Asa Kesehatan Warga

25 May 2026 - 12:33 WITA

Sinergi Penegakan Hukum, Polres Tanah Laut Sosialisasikan KUHP dan KUHAP Baru ke PPNS

23 May 2026 - 21:13 WITA

Trending on Kalimantan Selatan