Menu ✖

Dark Mode
Gerak Cepat Tim Macan Bamega Ringkus Perampok Kios di Semayap Kotabaru, Pelaku Ternyata Satpam Soal Sengketa Lahan Goa Lowo, ARUN Bawa Sejumlah Tuntutan ke Kantor Bupati Kotabaru Polres Tanah Laut Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Intan 2026, Komitmen Tingkatkan Keselamatan Berlalu Lintas Festival Layang-Layang Nasional 2026 Digelar, Bupati Tala Targetkan Masuk Agenda UNESCO Wabup Zazuli Buka Pemuda Cup III, Diikuti 32 Tim Voli Antardesa se-Tanah Laut Advokat Hafidz Halim Penuhi Panggilan Sat Reskrim Polres Kotabaru, Sebagai Saksi Laporan Perlindungan Data Pribadi

Kalimantan Selatan

ULM Tawarkan Program Pascasarjana Hybrid untuk Tingkatkan SDM Pendidikan di Tanah Laut

badge-check


					Ket.Koordinator Program Studi Doktor (S3) Prof. Dr. Ahmad Suriansyah, M.Pd., Ph.D. memaparkan program pascasarjana dan sistem hybrid learning. Foto.Ariyani Perbesar

Ket.Koordinator Program Studi Doktor (S3) Prof. Dr. Ahmad Suriansyah, M.Pd., Ph.D. memaparkan program pascasarjana dan sistem hybrid learning. Foto.Ariyani

SANAK.ID, Pelaihari – Universitas Lambung Mangkurat menggelar sosialisasi program pascasarjana bagi tenaga pendidik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pendidikan di daerah. Rabu (13/06/2026).

Tiga program studi yang diperkenalkan dalam sosialisasi itu yakni Magister Pendidikan Anak Usia Dini, Magister Administrasi Pendidikan, dan Program Doktor Administrasi Pendidikan.

Koordinator Program Studi Doktor (S3), Prof. Dr. Ahmad Suriansyah, M.Pd., Ph.D. mengatakan, peningkatan mutu pendidikan sangat dipengaruhi oleh kualitas kepemimpinan di sekolah. Menurutnya, sekolah yang hebat lahir dari pemimpin yang mampu mengelola pendidikan dengan baik.

“Secara akademik di seluruh dunia diakui bahwa tidak ada sekolah yang hebat tanpa kepala sekolah yang hebat. Faktor kepemimpinan menjadi penentu utama keberhasilan pendidikan,” ujarnya.

Selain peningkatan kompetensi guru dan kepala sekolah, ULM juga menawarkan sistem hybrid learning yang memungkinkan tenaga pendidik mengikuti perkuliahan secara daring tanpa meninggalkan tugas mengajar di sekolah. Model tersebut dinilai mampu menjaga proses belajar tetap berjalan tanpa mengurangi kesempatan guru untuk melanjutkan pendidikan.

“Kami menawarkan pola hybrid learning, jadi guru tetap bisa kuliah tanpa meninggalkan tugas utama mereka di sekolah,” katanya.

ULM juga menerapkan pola pendampingan intensif atau nurturing learning agar mahasiswa dapat menyelesaikan studi lebih cepat tanpa menurunkan kualitas akademik. Prof. Ahmad mencontohkan keberhasilan program serupa di Kotabaru, di mana mahasiswa program magister mampu lulus dalam waktu tiga semester dengan karya ilmiah yang terbit di jurnal internasional bereputasi.

Program tersebut turut mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Tanah Laut sebagai langkah mempercepat peningkatan kualitas SDM pendidikan, khususnya bagi tenaga pendidik yang ingin melanjutkan studi ke jenjang S2 dan S3. (SANAK.ID/ARIYANI).

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Festival Layang-Layang Nasional 2026 Digelar, Bupati Tala Targetkan Masuk Agenda UNESCO

25 October 2026 - 09:53 WITA

Wabup Zazuli Buka Pemuda Cup III, Diikuti 32 Tim Voli Antardesa se-Tanah Laut

22 October 2026 - 14:33 WITA

Sambut Hari Jadi Humas Polri ke-75, Si Humas Polres Tanah Laut Serahkan Bantuan Alat Kebersihan ke Masjid Nuruddin

21 October 2026 - 15:34 WITA

Komisi III DPR RI H. Endang Agustina Dorong Pengawasan dan Peran Desa Cegah Narkoba

21 October 2026 - 11:25 WITA

Bantu Tekan Inflasi dan Bantu Warga, Masjid Jami Baitul Abror Gelar Program Bahan Pokok Murah

19 October 2026 - 15:45 WITA

Trending on Kalimantan Selatan