SANAK.ID, Pelaihari – Pengukuhan dan pelepasan 92 siswa lulusan angkatan ke-42 SMK Pertanian Pembangunan Pelaihari menjadi momentum penguatan komitmen daerah dalam mendukung ketahanan pangan dan kemajuan sektor pertanian. Acara tersebut turut dihadiri Bupati Tanah Laut yang menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam mendukung swasembada pangan nasional. Rabu (12/05/2026).
Menurutnya, memilih pendidikan di bidang pertanian merupakan investasi masa depan yang menjanjikan. Ia juga mengapresiasi para siswa yang telah menjalani proses pendidikan dengan disiplin selama di asrama.
“Segala sesuatu yang ditempa dengan baik akan membentuk pribadi yang tangguh menghadapi tantangan masa depan. Kalian harus percaya diri menghadapi era digital saat ini,” ujar Bupati.
Ia menjelaskan bahwa sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan menjadi tulang punggung perekonomian Tanah Laut, dengan sekitar 72 persen wilayah merupakan lahan produktif. Karena itu, kehadiran lulusan SMK Pertanian dinilai sangat penting untuk mendukung peningkatan produktivitas daerah.
Bupati juga menyoroti transformasi pertanian modern di Tanah Laut melalui penggunaan drone untuk penanaman benih serta pemanfaatan traktor modern guna meningkatkan efisiensi pertanian.
“Saat ini pertanian tidak lagi hanya mengandalkan cara konvensional. Teknologi sudah menjadi bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan,” katanya.
Selain itu, ia turut menyampaikan apresiasi kepada para guru yang telah mendidik siswa dengan penuh dedikasi meski di tengah keterbatasan fasilitas pendidikan. Ia pun berkomitmen memperjuangkan peningkatan sarana pendidikan pertanian agar mendapat perhatian lebih dari pemerintah pusat.
Acara ditutup dengan pesan kepada para lulusan agar terus mengembangkan diri, baik melalui pendidikan lanjutan maupun dengan terjun langsung ke dunia kerja demi mendukung pembangunan pertanian dan ketahanan pangan nasional. (SANAK.ID/ARIYANI).










