Menu ✖

Dark Mode
Gerak Cepat Tim Macan Bamega Ringkus Perampok Kios di Semayap Kotabaru, Pelaku Ternyata Satpam Soal Sengketa Lahan Goa Lowo, ARUN Bawa Sejumlah Tuntutan ke Kantor Bupati Kotabaru Polres Tanah Laut Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Intan 2026, Komitmen Tingkatkan Keselamatan Berlalu Lintas Festival Layang-Layang Nasional 2026 Digelar, Bupati Tala Targetkan Masuk Agenda UNESCO Wabup Zazuli Buka Pemuda Cup III, Diikuti 32 Tim Voli Antardesa se-Tanah Laut Advokat Hafidz Halim Penuhi Panggilan Sat Reskrim Polres Kotabaru, Sebagai Saksi Laporan Perlindungan Data Pribadi

Kalimantan Selatan

Hadapi Kemarau 2026 yang Lebih Kering, BPBD Tanah Laut Percepat Pembentukan Destana

Avatar photobadge-check


					Ket.Kalak BPBD Tanah Laut Aspi Setia Rahman memberikan arahan kesiapsiagaan kemarau 2026. Foto.Ist Perbesar

Ket.Kalak BPBD Tanah Laut Aspi Setia Rahman memberikan arahan kesiapsiagaan kemarau 2026. Foto.Ist

SANAK.ID,PELAIHARI – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) resmi meningkatkan status kesiapsiagaan dalam menghadapi musim kemarau tahun 2026. Langkah ini diambil menyusul rilis data BMKG yang memprediksi awal kemarau tahun ini akan tiba lebih cepat dengan kondisi yang lebih ekstrem dibanding tahun sebelumnya.

Berdasarkan pantauan per Jumat (17/4/2026), wilayah yang dijuluki Bumi Tuntung Pandang ini diprakirakan akan mengalami durasi kemarau yang lebih panjang. Kondisi ini memicu alarm kewaspadaan pada sektor ketahanan pangan, ketersediaan sumber daya air, hingga risiko tinggi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Tanah Laut, Aspi Setia Rahman, menegaskan bahwa fenomena iklim tahun ini memerlukan perhatian khusus. Menurutnya, karakteristik kemarau 2026 yang lebih kering menuntut langkah mitigasi yang lebih masif sejak dini.

“Musim Kemarau tahun 2026 ini datang lebih cepat, lebih kering, dan berdurasi panjang dibandingkan tahun sebelumnya. Maka dari itu, diperlukan langkah-langkah antisipasi yang nyata,” ujar Aspi dalam keterangan resminya.

Perkuat Relawan di 11 Kecamatan

Sebagai upaya teknis di lapangan, BPBD Tanah Laut kini memprioritaskan penguatan personel dan pemetaan titik-titik rawan bencana. Strategi utama yang diusung adalah pemberdayaan masyarakat lokal melalui pembentukan satuan tugas di tingkat akar rumput.

Adapun langkah strategis yang akan segera dilaksanakan meliputi Pembentukan Relawan Kebencanaan, Percepatan Desa Tangguh Bencana (Destana),Pemantauan Intensif. (SANAK.ID/SYAIFUL)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Festival Layang-Layang Nasional 2026 Digelar, Bupati Tala Targetkan Masuk Agenda UNESCO

25 October 2026 - 09:53 WITA

Wabup Zazuli Buka Pemuda Cup III, Diikuti 32 Tim Voli Antardesa se-Tanah Laut

22 October 2026 - 14:33 WITA

Sambut Hari Jadi Humas Polri ke-75, Si Humas Polres Tanah Laut Serahkan Bantuan Alat Kebersihan ke Masjid Nuruddin

21 October 2026 - 15:34 WITA

Komisi III DPR RI H. Endang Agustina Dorong Pengawasan dan Peran Desa Cegah Narkoba

21 October 2026 - 11:25 WITA

Bantu Tekan Inflasi dan Bantu Warga, Masjid Jami Baitul Abror Gelar Program Bahan Pokok Murah

19 October 2026 - 15:45 WITA

Trending on Kalimantan Selatan