Menu ✖

Dark Mode
Gerak Cepat Tim Macan Bamega Ringkus Perampok Kios di Semayap Kotabaru, Pelaku Ternyata Satpam Soal Sengketa Lahan Goa Lowo, ARUN Bawa Sejumlah Tuntutan ke Kantor Bupati Kotabaru Polres Tanah Laut Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Intan 2026, Komitmen Tingkatkan Keselamatan Berlalu Lintas Festival Layang-Layang Nasional 2026 Digelar, Bupati Tala Targetkan Masuk Agenda UNESCO Wabup Zazuli Buka Pemuda Cup III, Diikuti 32 Tim Voli Antardesa se-Tanah Laut Advokat Hafidz Halim Penuhi Panggilan Sat Reskrim Polres Kotabaru, Sebagai Saksi Laporan Perlindungan Data Pribadi

Kalimantan Selatan

Efesien APBD, P3K Paruh Waktu Tala aman dari pemberhentian Tak Bebani Pos Belanja Pegawai

badge-check


					Ket.Sekda Tanah Laut Ismail Fahmi memberikan keterangan terkait efisiensi APBD dan status P3K usai apel gabungan ASN di Pelaihari. Foto.Ist Perbesar

Ket.Sekda Tanah Laut Ismail Fahmi memberikan keterangan terkait efisiensi APBD dan status P3K usai apel gabungan ASN di Pelaihari. Foto.Ist

SANAK.ID, PELAIHARI– Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Laut, Ismail Fahmi, memastikan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Tanah Laut telah kembali beraktivitas secara fisik pada hari pertama kerja pasca libur lebaran dan kebijakan Work From Home (WFH).

Hal ini disampaikan Ismail Fahmi usai mengikuti Apel Gabungan yang dirangkaikan dengan acara Halalbihalal seluruh ASN di halaman Kantor Bupati Tanah Laut, Senin (30/03/2026).

Dalam keterangannya, Ismail Fahmi menegaskan bahwa Bupati Tanah Laut,H.Rahmat Trianto, telah melakukan pengecekan langsung bersama BKPSDM untuk memastikan tingkat kehadiran pegawai. Ia berharap momen kembali bekerja ini menjadi pelecut semangat bagi seluruh ASN untuk mengejar ketertinggalan pekerjaan selama masa cuti bersama.

“Hari ini adalah efektif secara fisik. Kami berharap semua pekerjaan bisa diselesaikan dengan cepat waktu, mengingat kita juga tengah fokus pada kegiatan Musrenbang Kabupaten untuk perencanaan tahun 2027 agar lebih efektif dan optimal,” ujar Ismail Fahmi.

Selain masalah kedisiplinan, Sekda Ismail Fahmi juga memaparkan kondisi struktur keuangan daerah. Ia menjelaskan bahwa struktur APBD tahun 2026 saat ini masih dalam posisi aman, dengan alokasi belanja pegawai berada di kisaran 29% hingga 30%.

Terkait kekhawatiran mengenai efisiensi jumlah pegawai, Ismail Fahmi memberikan kabar baik bagi para tenaga P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja). Ia menjelaskan adanya perbedaan perlakuan anggaran antara P3K penuh waktu dan paruh waktu.

P3K Paruh Waktu,Anggarannya masuk dalam kategori belanja barang dan jasa, sehingga tidak membebani pos belanja pegawai secara langsung.Untuk P3K Penuh Waktu,Sedang dalam tahap penghitungan ulang komposisi anggarannya agar tetap sinkron dengan proyeksi APBD 2027.

Komitmen Menghindari Pemberhentian Menutup keterangannya, Ismail Fahmi menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tanah Laut di bawah arahan Bupati untuk sebisa mungkin menghindari kebijakan pemberhentian atau pengurangan pegawai.

“Bapak Bupati sudah menekankan, jika nantinya komposisi belanja pegawai berada di atas 30%, kita akan mencari formula atau komposisi yang pas. Kita akan menghindari pemberhentian atau pengurangan agar semua komponen tetap bisa berfungsi dan berkontribusi bagi pembangunan di Tanah Laut,” pungkasnya.

(SANAK.ID/ARIYANI)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Festival Layang-Layang Nasional 2026 Digelar, Bupati Tala Targetkan Masuk Agenda UNESCO

25 October 2026 - 09:53 WITA

Wabup Zazuli Buka Pemuda Cup III, Diikuti 32 Tim Voli Antardesa se-Tanah Laut

22 October 2026 - 14:33 WITA

Sambut Hari Jadi Humas Polri ke-75, Si Humas Polres Tanah Laut Serahkan Bantuan Alat Kebersihan ke Masjid Nuruddin

21 October 2026 - 15:34 WITA

Komisi III DPR RI H. Endang Agustina Dorong Pengawasan dan Peran Desa Cegah Narkoba

21 October 2026 - 11:25 WITA

Bantu Tekan Inflasi dan Bantu Warga, Masjid Jami Baitul Abror Gelar Program Bahan Pokok Murah

19 October 2026 - 15:45 WITA

Trending on Kalimantan Selatan