Menu

Dark Mode
Kapal Nelayan Terbelah Dua Ditabrak Kapal Misterius di Kotabaru, 1 Tewas dan 1 Hilang Puncak Hari BPR-BPRS Nasional 2026 di Tanah Laut: Dorong Kemajuan Ekonomi dan Pertumbuhan UMKM Kuli Bangunan di Kotabaru Dikeroyok Dua Hari Berturut-turut, Polisi Masih Selidiki Pelaku Sengketa Tanah 3 Hektare di PTUN: Warga Klaim Lahan Dikuasai “Lewat Kertas” dengan Tanda Tangan Palsu Bunda PAUD Tanah Laut Tegaskan Adab dan Etika Sebagai Fondasi Utama Pendidikan Anak Usia Dini Momentum Iduladha: Wakil Bupati Tanah Laut Antar Langsung Paket Daging Kurban ke Rumah Lansia

Kalimantan Selatan

Dukung Swasembada Jagung, Dinas Pertanian Kalsel Salurkan Ribuan Bibit dan Alsintan Modern di Tanah Laut

Avatar photobadge-check


					Ket.Kepala Dinas Pertanian dan ketahanan pangan,Syamsir Rahman di acara penanaman jagung kuartak I .Foto.Syaiful Perbesar

Ket.Kepala Dinas Pertanian dan ketahanan pangan,Syamsir Rahman di acara penanaman jagung kuartak I .Foto.Syaiful

SANAK.ID,Bati bati– Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan terus memperkuat komitmen dalam memajukan sektor pertanian non-padi. Hal ini ditegaskan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel, Syamsir Rahman, dalam kegiatan Penanaman Jagung Serentak yang berlangsung di Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati, Sabtu (07/03/2026).

Langkah strategis ini merupakan bentuk perhatian nyata Gubernur Kalimantan Selatan, H. Sahbirin Noor , terhadap kesejahteraan petani jagung di Bumi Tuntung Pandang dan sekitarnya.

Dalam upaya memulihkan kejayaan produksi jagung, Syamsir Rahman memaparkan serangkaian bantuan strategis dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk para kelompok tani. Sebagai langkah awal, Gubernur menyalurkan sekitar 6.000 paket bibit jagung. Bantuan ini diprioritaskan untuk tiga wilayah utama, yakni Tanah Laut, Banjar, dan Kotabaru, dengan target perluasan ke seluruh kabupaten di Kalimantan Selatan.

Selain bibit, modernisasi mekanisasi pertanian turut diperkuat melalui penyerahan 4 unit Corn Combine (alat panen otomatis) senilai kurang lebih Rp550 juta per unit. Untuk mempercepat pembukaan lahan dan meningkatkan produktivitas, pemerintah juga menyediakan 5 unit alat berat yang dikelola melalui sinergi bersama pihak Polda Kalsel.

Syamsir Rahman menegaskan bahwa perhatian pemerintah provinsi saat ini tidak hanya terfokus pada komoditas padi, tetapi juga sangat serius menggarap potensi tanaman jagung. Upaya ini disinergikan dengan komitmen Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, yang menargetkan produksi kembali ke angka 200.000 ton per tahun dengan dukungan stabilitas harga beli minimal Rp4.000 per kilogram.

“Inilah komitmen Bapak Gubernur. Kelompok tani kita mengucapkan terima kasih atas perhatian besar Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang tidak hanya fokus pada padi, tetapi juga jagung,” ujar Syamsir Rahman.

Ia juga menambahkan bahwa ke depannya luasan lahan akan terus ditambah dan diperlebar guna mencapai kemandirian pangan yang berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bunda PAUD Tanah Laut Tegaskan Adab dan Etika Sebagai Fondasi Utama Pendidikan Anak Usia Dini

4 June 2026 - 09:33 WITA

Pemkab Tanah Laut Menggelar Sholat Iduladha Berjamaah

28 May 2026 - 00:06 WITA

IGTKI Tanah Laut Rayakan HUT ke-76 dengan Peluncuran Program PAUD

26 May 2026 - 22:33 WITA

Menatap UHC 2026: Saat Pemkab Tanah Laut dan BPJS Kesehatan Duduk Bersama, Menghidupkan Kembali Asa Kesehatan Warga

25 May 2026 - 12:33 WITA

Sinergi Penegakan Hukum, Polres Tanah Laut Sosialisasikan KUHP dan KUHAP Baru ke PPNS

23 May 2026 - 21:13 WITA

Trending on Kalimantan Selatan