SANAK.ID,PELAIHARI – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala) terus mengintensifkan penanganan banjir yang melanda sejumlah wilayah, khususnya di Kecamatan Kurau. Langkah taktis jangka pendek dan rencana jangka panjang kini dijalankan beriringan di bawah komando Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto. Sabtu (10/01/2026)
Bupati Rahmat Trianto menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam dan terus berupaya mempercepat surutnya air di titik-titik krusial yang mengalami sumbatan.
“Upaya kita salah satunya juga melakukan penyedotan di daerah Kurau Utara, yaitu Handil Maluka, untuk mempercepat aliran air yang sedikit banyak tersumbat di daerah tersebut,” ungkap Bupati Tala.
Selain penanganan darurat berupa penyedotan, Bupati juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah tengah mempersiapkan solusi permanen untuk meminimalisir dampak banjir di masa depan.
“Sambil melakukan persiapan pendalaman dan pembuatan pintu-pintu air,” tambah Bupati Rahmat.
Datangkan Alat Bantuan BWS
Menindaklanjuti arahan Bupati, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan (PUPRP) Tanah Laut bergerak cepat dengan menggandeng pemerintah pusat. Kepala Dinas PUPRP Tala, Syakhril Hadrianadi, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah berhasil mendatangkan alat penyedot air (water pump) bantuan dari Balai Wilayah Sungai (BWS).
“Alhamdulillah, permohonan pemerintah daerah melalui PUPR kepada Balai Wilayah Sungai, Departemen Kementerian PU Wilayah 3 di Banjarmasin, alhamdulillah kita mendapatkan bantuan operasional alat penyedot water tank tuh,” jelas Syakhril. (10/01)
Syakhril memaparkan bahwa alat tersebut sangat vital untuk membantu mendorong debit air yang tinggi menuju ke laut, terutama saat kondisi air pasang atau aliran sungai melambat.
“Fungsinya untuk mengisap air, ya paling tidak untuk membantulah mempercepat proses penurunan air ke muara laut. Nah, itu dapat satu unit sementara, karena unit lain masih diperbantukan mereka ke kabupaten/kota lain juga,” pungkas Syakhril.
Sinergi antara kebijakan strategis Bupati dan eksekusi teknis dari Dinas PUPRP ini diharapkan dapat segera memulihkan aktivitas warga di wilayah terdampak banjir.









