SANAK.ID, Pelaihari – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Pemkab Tala) memberikan dukungan penuh berupa alokasi anggaran sebesar 1,5 miliar rupiah untuk menyukseskan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 Tahun Anggaran 2026. Program yang dipusatkan di Desa Karang Rejo, Kecamatan Jorong, tersebut resmi dibuka oleh Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, pada Selasa (13/10/2026).
Pelaksanaan TMMD Ke-130 merupakan bagian dari Operasi Bakti TNI sebagai bentuk operasi militer selain perang. Program ini bertujuan mempercepat pembangunan infrastruktur serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah terisolasi.

Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, menyampaikan apresiasinya atas sinergi yang terus terjalin antara Pemkab Tala dan jajaran TNI, khususnya Kodim 1009/Tanah Laut. Menurutnya, TMMD menjadi solusi efektif untuk menjangkau pembangunan yang belum tersentuh oleh program reguler pemerintah daerah.
“Saya selaku kepala daerah mengucapkan terima kasih kepada TNI, khususnya pada Kodim 1009/Tanah Laut. Kita bersama-sama membantu pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan infrastruktur. Untuk saat ini, kita memberikan bantuan anggaran dari Pemerintah Kabupaten sebesar 1,5 miliar rupiah,” ujar Rahmat Trianto saat diwawancarai di lokasi kegiatan.

Sementara itu, Kepala Staf Korem (Kasrem) 101/Antasari, Kolonel Inf Roy Fakhrul Rozi, mewakili Komandan Korem 101/Antasari menjelaskan bahwa pelaksanaan TMMD Ke-130 ini mencakup dua kategori pengerjaan, yakni sasaran pokok dan sasaran tambahan.
“TMMD ini terbagi menjadi sasaran pokok dan sasaran tambahan. Sasaran pokok difokuskan pada infrastruktur jalan dan pembuatan jembatan. Sedangkan sasaran tambahan meliputi renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) serta program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat berupa pembuatan sumur bor di lima titik. Kami sangat berterima kasih atas dukungan penuh dari Bupati dan Pemkab Tanah Laut,” ungkap Kolonel Inf Roy Fakhrul Rozi.
Selain sasaran pokok tersebut, Kolonel Inf Roy Fakhrul Rozi menambahkan bahwa terdapat penambahan target pada sasaran tambahan, seperti perluasan titik renovasi RTLH serta penguatan sosialisasi di tengah masyarakat.
“Selain itu juga ada tambahan yaitu RTLH menjadi lima titik sehingga totalnya enam titik, ini adalah sasaran tambahan. Selain itu juga terdapat sosialisasi-sosialisasi yang saat ini kita memang sedang konsen, khususnya sosialisasi terkait tentang penanganan Karhutla,” pungkas Kolonel Inf Roy Fakhrul Rozi.
Selain pembangunan fisik berupa jalan, jembatan, rumah ibadah, MCK, dan sumur bor, TMMD Ke-130 juga diisi dengan program non-fisik seperti edukasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Sebanyak 150 personel gabungan dari TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, dan Polri dikerahkan dalam kegiatan ini. Pembukaan TMMD juga dimeriahkan dengan berbagai layanan bakti sosial bagi warga Desa Karang Rejo, seperti pengobatan gratis, donor darah, bazar UMKM, pelayanan KB, sunatan massal, perpustakaan keliling, pembagian sembako, hingga layanan SIM keliling. Melalui kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan kesejahteraan dan kemajuan ekonomi masyarakat di Tanah Laut semakin meningkat secara berkelanjutan. (SANAK.ID/SYAIFUL)










