Menu ✖

Dark Mode
Gerak Cepat Tim Macan Bamega Ringkus Perampok Kios di Semayap Kotabaru, Pelaku Ternyata Satpam Soal Sengketa Lahan Goa Lowo, ARUN Bawa Sejumlah Tuntutan ke Kantor Bupati Kotabaru Polres Tanah Laut Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Intan 2026, Komitmen Tingkatkan Keselamatan Berlalu Lintas Festival Layang-Layang Nasional 2026 Digelar, Bupati Tala Targetkan Masuk Agenda UNESCO Wabup Zazuli Buka Pemuda Cup III, Diikuti 32 Tim Voli Antardesa se-Tanah Laut Advokat Hafidz Halim Penuhi Panggilan Sat Reskrim Polres Kotabaru, Sebagai Saksi Laporan Perlindungan Data Pribadi

Kalimantan Selatan

Tanggap Darurat Karhutla Pulau Sari, Bupati Tanah Laut Terjun Langsung Cegah Api Dekati Permukiman

Avatar photobadge-check


					Tangkapan layar - Bupati Rahmat Trianto terjun langsung memimpin penanganan karhutla di Desa Pulau Sari. (SANAK.ID/SYAIFUL) Perbesar

Tangkapan layar - Bupati Rahmat Trianto terjun langsung memimpin penanganan karhutla di Desa Pulau Sari. (SANAK.ID/SYAIFUL)

SANAK.ID,PELAIHARI — Bupati Tanah Laut, Rahmat Trianto, terjun langsung memimpin penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Pulau Sari, Kecamatan Tambang Ulang, pada Selasa (25/8/2026). Langkah cepat ini dilakukan guna memimpin penanganan darurat secara langsung agar kobaran api tidak meluas ke permukiman penduduk dan lahan pertanian warga.

Kebakaran semak belukar tersebut muncul sekira pukul 13.30 WITA. Berkat kesiapsiagaan tim gabungan di lapangan yang melibatkan sinergi Pemkab Tanah Laut, TNI, Polri, Manggala Agni, hingga relawan setempat, kobaran api berhasil dipadamkan sepenuhnya dalam kurun waktu 30 menit.

Sebelum menuju titik lokasi kebakaran, Bupati Rahmat terlebih dahulu menyambangi Gedung Logistik BPBD Tanah Laut untuk memastikan kesiapan armada, peralatan, serta personel yang bertugas.

Berdasarkan data pemerintah daerah, Kabupaten Tanah Laut tercatat mengalami karhutla di sekitar 130 titik dengan total area terbakar mencapai 760 hektare. Hingga kini, petugas baru berhasil menangani area terdampak seluas 105 hektare.

“Beberapa luasan memang belum terjangkau karena terkendala kondisi medan dan lokasi yang sulit dijangkau,” ujarnya.

Meskipun sebaran titik api mulai menunjukkan tren penurunan, pemerintah daerah berkomitmen memperketat kesiapsiagaan sepanjang musim kemarau.

“Sampai saat ini titik api di Tanah Laut sudah mulai menurun. Kami selaku pemerintah kabupaten senantiasa selalu siap siaga menghadapi karhutla,” katanya.

Guna menekan potensi munculnya titik api baru, Bupati mengimbau warga untuk tidak melakukan aktivitas yang memicu kebakaran, terutama di kawasan rawan seperti Kecamatan Bati-Bati, Tambang Ulang, dan Panyipatan.

“Jaga lingkungan, jangan membuang puntung rokok sembarangan. Tanah Laut adalah milik kita bersama,” ucapnya. (SANAK.ID/SYAIFUL)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Festival Layang-Layang Nasional 2026 Digelar, Bupati Tala Targetkan Masuk Agenda UNESCO

25 October 2026 - 09:53 WITA

Wabup Zazuli Buka Pemuda Cup III, Diikuti 32 Tim Voli Antardesa se-Tanah Laut

22 October 2026 - 14:33 WITA

Sambut Hari Jadi Humas Polri ke-75, Si Humas Polres Tanah Laut Serahkan Bantuan Alat Kebersihan ke Masjid Nuruddin

21 October 2026 - 15:34 WITA

Komisi III DPR RI H. Endang Agustina Dorong Pengawasan dan Peran Desa Cegah Narkoba

21 October 2026 - 11:25 WITA

Bantu Tekan Inflasi dan Bantu Warga, Masjid Jami Baitul Abror Gelar Program Bahan Pokok Murah

19 October 2026 - 15:45 WITA

Trending on Kalimantan Selatan