Menu

Dark Mode
Cari Korban KM Virgo Transport 8, Polsek Takisung dan Warga Menyisir Perairan Pagatan Besar Pilkades Serentak 2026 di Pulau Sembilan Berjalan Aman dan Lancar Kawal Pilkades Serentak 2026 di Pulau Sembilan, TNI-Polri dan Pemerintah Kecamatan Pantau TPS di Tiga Desa Kawal Hak Tanah Warga Transmigrasi Bali, Kuasa Hukum Serahkan 84 Berkas SHM Gelombang Tiga ke BPN Kotabaru PTTUN Banjarmasin Batalkan 4 SHM di Sebelimbingan, BPN Kotabaru Wajib Ukur Ulang Perkuat Layanan Kesehatan, DPD Golkar Tanah Laut Siapkan 4 Unit Ambulans

Kalimantan Selatan

Tanggap Darurat Karhutla Pulau Sari, Bupati Tanah Laut Terjun Langsung Cegah Api Dekati Permukiman

Avatar photobadge-check


					Tangkapan layar - Bupati Rahmat Trianto terjun langsung memimpin penanganan karhutla di Desa Pulau Sari. (SANAK.ID/SYAIFUL) Perbesar

Tangkapan layar - Bupati Rahmat Trianto terjun langsung memimpin penanganan karhutla di Desa Pulau Sari. (SANAK.ID/SYAIFUL)

SANAK.ID,PELAIHARI — Bupati Tanah Laut, Rahmat Trianto, terjun langsung memimpin penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Pulau Sari, Kecamatan Tambang Ulang, pada Selasa (25/8/2026). Langkah cepat ini dilakukan guna memimpin penanganan darurat secara langsung agar kobaran api tidak meluas ke permukiman penduduk dan lahan pertanian warga.

Kebakaran semak belukar tersebut muncul sekira pukul 13.30 WITA. Berkat kesiapsiagaan tim gabungan di lapangan yang melibatkan sinergi Pemkab Tanah Laut, TNI, Polri, Manggala Agni, hingga relawan setempat, kobaran api berhasil dipadamkan sepenuhnya dalam kurun waktu 30 menit.

Sebelum menuju titik lokasi kebakaran, Bupati Rahmat terlebih dahulu menyambangi Gedung Logistik BPBD Tanah Laut untuk memastikan kesiapan armada, peralatan, serta personel yang bertugas.

Berdasarkan data pemerintah daerah, Kabupaten Tanah Laut tercatat mengalami karhutla di sekitar 130 titik dengan total area terbakar mencapai 760 hektare. Hingga kini, petugas baru berhasil menangani area terdampak seluas 105 hektare.

“Beberapa luasan memang belum terjangkau karena terkendala kondisi medan dan lokasi yang sulit dijangkau,” ujarnya.

Meskipun sebaran titik api mulai menunjukkan tren penurunan, pemerintah daerah berkomitmen memperketat kesiapsiagaan sepanjang musim kemarau.

“Sampai saat ini titik api di Tanah Laut sudah mulai menurun. Kami selaku pemerintah kabupaten senantiasa selalu siap siaga menghadapi karhutla,” katanya.

Guna menekan potensi munculnya titik api baru, Bupati mengimbau warga untuk tidak melakukan aktivitas yang memicu kebakaran, terutama di kawasan rawan seperti Kecamatan Bati-Bati, Tambang Ulang, dan Panyipatan.

“Jaga lingkungan, jangan membuang puntung rokok sembarangan. Tanah Laut adalah milik kita bersama,” ucapnya. (SANAK.ID/SYAIFUL)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Cari Korban KM Virgo Transport 8, Polsek Takisung dan Warga Menyisir Perairan Pagatan Besar

16 September 2026 - 15:41 WITA

Pilkades Serentak 2026 di Pulau Sembilan Berjalan Aman dan Lancar

15 September 2026 - 12:36 WITA

Perkuat Layanan Kesehatan, DPD Golkar Tanah Laut Siapkan 4 Unit Ambulans

11 September 2026 - 16:03 WITA

Rangkaian Persiapan Pilkades Serentak 2026 di Pulau Sembilan Berlangsung Kondusif

10 September 2026 - 23:23 WITA

KBM Politala Bergerak Peduli Karhutla, Salurkan Ribuan Masker dan Bantuan Kesehatan ke Puskesmas

8 September 2026 - 10:15 WITA

Trending on Kalimantan Selatan