Menu ✖

Dark Mode
Gerak Cepat Tim Macan Bamega Ringkus Perampok Kios di Semayap Kotabaru, Pelaku Ternyata Satpam Soal Sengketa Lahan Goa Lowo, ARUN Bawa Sejumlah Tuntutan ke Kantor Bupati Kotabaru Polres Tanah Laut Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Intan 2026, Komitmen Tingkatkan Keselamatan Berlalu Lintas Festival Layang-Layang Nasional 2026 Digelar, Bupati Tala Targetkan Masuk Agenda UNESCO Wabup Zazuli Buka Pemuda Cup III, Diikuti 32 Tim Voli Antardesa se-Tanah Laut Advokat Hafidz Halim Penuhi Panggilan Sat Reskrim Polres Kotabaru, Sebagai Saksi Laporan Perlindungan Data Pribadi

Kalimantan Selatan

Melalui Validasi Kemendagri, Bupati Tanah Laut Paparkan Efisiensi Birokrasi Berbasis Digital

badge-check


					Ket.Melalui ruang digital, Bupati H. Rahmat Trianto menyajikan presentasi capaian fiskal dan efisiensi anggaran belanja pegawai Kabupaten Tanah Laut kepada BSKDN. Foto.Ist Perbesar

Ket.Melalui ruang digital, Bupati H. Rahmat Trianto menyajikan presentasi capaian fiskal dan efisiensi anggaran belanja pegawai Kabupaten Tanah Laut kepada BSKDN. Foto.Ist

SANAK.ID, Pelaihari– Performansi tata kelola anggaran Pemerintah Kabupaten Tanah Laut mendapat penilaian langsung dari pusat. Melalui sambungan video conference di Command Center Diskominfostasan. jajaran pemkab mengikuti evaluasi Validasi Hasil Pengukuran Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) yang diselenggarakan oleh BSKDN Kementerian Dalam Negeri. Kamis (18/06/2026)

Di hadapan tim validator nasional, Bupati H. Rahmat Trianto membeberkan tren positif rapor keuangan daerah. Data menunjukkan indikator IPKD Tanah Laut merangkak naik secara meyakinkan, di mana pada tahun 2021 berada di angka 9,38 dan berhasil menyentuh skor 9,70 pada tahun 2024. Pencapaian ini diklaim sebagai bukti keseriusan seluruh elemen daerah dalam mempraktikkan manajemen anggaran yang akuntabel.

Dalam implementasi program, Rahmat Trianto menekankan bahwa arah kebijakan daerah berjalan selaras dengan Proyek Strategis Nasional (PSN). Pemkab sendiri saat ini tengah memfokuskan sisa energi pada 25 program unggulan lokal, dengan skala prioritas utama yang tidak bergeser dari penguatan jaminan kesehatan, mutu pendidikan, serta kemudahan akses pelayanan dasar bagi warga.

Guna mendukung transparansi tersebut, aspek pelayanan berbasis digital kini semakin diperluas. Akses komunikasi publik seperti layanan kedaruratan Call Center 112 dan platform aduan daring pada instansi teknis dimanfaatkan secara penuh. Integrasi teknologi ini memotong jalur birokrasi lama, sehingga warga bisa menyampaikan keluhan maupun kebutuhan pembangunan secara kilat.

Penerapan sistem digital ini dinilai bukan sekadar pelengkap fasilitas, melainkan bagian dari transformasi birokrasi yang komprehensif. Melalui pengawasan publik yang lebih terbuka secara real-time, pemerintah daerah dapat lebih cepat mendeteksi prioritas pembangunan di lapangan serta meminimalkan potensi kebocoran anggaran belanja daerah.

Langkah modernisasi ini sekaligus menjawab tantangan zaman dalam menyeimbangkan antara kecepatan respons pelayanan dan ketepatan alokasi anggaran fiskal. Penguatan ekosistem digital internal ini diharapkan mampu mengatrol efisiensi kerja di seluruh dinas teknis, sehingga setiap rupiah yang keluar dari kas daerah benar-benar memberikan dampak langsung bagi kemakmuran masyarakat.

Saat sesi diskusi mengenai kemandirian fiskal, Bupati mengungkapkan struktur Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tanah Laut yang kini menyentuh angka kisaran Rp286 miliar. Sektor pariwisata bersama klaster agrobisnis—seperti pertanian, perkebunan, dan perikanan—menjadi motor utama penopang kas daerah. Diversifikasi ini terus dikejar demi mereduksi ketergantungan pada dana transfer pusat sekaligus mengurangi eksploitasi komoditas tambang yang lambat laun akan habis.

Adapun untuk postur belanja rutin, porsi anggaran belanja pegawai hingga tahun 2026 mampu ditekan di angka 29 persen, batas yang dinilai sangat ideal dan patuh terhadap regulasi negara. Langkah efisiensi ini sengaja dipertahankan sebagai bantalan darurat apabila terjadi kebijakan pemotongan dana transfer dari pemerintah pusat di masa mendatang. (SANAK.ID/ARIYANI)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Festival Layang-Layang Nasional 2026 Digelar, Bupati Tala Targetkan Masuk Agenda UNESCO

25 October 2026 - 09:53 WITA

Wabup Zazuli Buka Pemuda Cup III, Diikuti 32 Tim Voli Antardesa se-Tanah Laut

22 October 2026 - 14:33 WITA

Sambut Hari Jadi Humas Polri ke-75, Si Humas Polres Tanah Laut Serahkan Bantuan Alat Kebersihan ke Masjid Nuruddin

21 October 2026 - 15:34 WITA

Komisi III DPR RI H. Endang Agustina Dorong Pengawasan dan Peran Desa Cegah Narkoba

21 October 2026 - 11:25 WITA

Bantu Tekan Inflasi dan Bantu Warga, Masjid Jami Baitul Abror Gelar Program Bahan Pokok Murah

19 October 2026 - 15:45 WITA

Trending on Kalimantan Selatan