SANAK.ID, PELAIHARI– Momen libur Lebaran H+5 masih menunjukkan antusiasme tinggi wisatawan yang memadati pesisir Kabupaten Tanah Laut. Di tengah keriuhan pengunjung di Pantai Batakan Baru, Desa Batakan, muncul pemandangan menarik saat seorang pria mengenakan kaos santai dan topi tampak membaur dengan warga tanpa pengawalan ketat pada Rabu (25/03/2026).
Sosok tersebut ternyata adalah Wakil Bupati Tanah Laut, H.M. Zazuli. Kehadirannya yang bersahaja dan nyaris tidak dikenali sebagai pejabat daerah merupakan bagian dari strategi “sidak senyap” untuk memastikan pelayanan publik dan keamanan di objek wisata unggulan tersebut berjalan optimal selama masa puncak kunjungan.
Tanpa sekat protokoler, H.M. Zazuli langsung melakukan peninjauan di titik-titik krusial, mulai dari alur masuk gerbang retribusi, penataan area parkir agar tidak semrawut, hingga menyambangi Posko Pengamanan gabungan. Kehadiran mendadak orang nomor dua di Bumi Tuntung Pandang ini sempat mengejutkan petugas di lapangan sebelum akhirnya suasana mencair dalam diskusi santai.
Sambil menyusuri bibir pantai, H.M. Zazuli tampak menyalami para pengunjung satu per satu. Beberapa warga bahkan sempat ragu mengenali wajah sang Wakil Bupati di balik topinya, namun keramahan dan senyum tulusnya segera membuat suasana menjadi akrab.
“Saya ingin merasakan langsung atmosfer tempat wisata ini dari sudut pandang pengunjung, bukan sebagai pejabat yang dilayani,” ungkapnya di sela-sela interaksi dengan pedagang lokal.
H.M. Zazuli menjelaskan bahwa tujuannya turun langsung tanpa pengawalan resmi adalah untuk memantau fungsi fasilitas publik secara objektif. Ia ingin memastikan pelayanan karcis dan kesiapan tim pengamanan di posko tetap siaga melayani membludaknya jumlah wisatawan sejak hari raya hingga saat ini.
“Kehadiran saya di lapangan adalah untuk memastikan semua fasilitas berfungsi baik. Mengingat lonjakan pengunjung yang sangat luar biasa pada momen lebaran ini, kita harus menjamin kenyamanan dan keamanan mereka agar para wisatawan pulang dengan kesan yang baik tentang pariwisata Tanah Laut,” jelas H.M. Zazuli.
Beliau juga menambahkan bahwa dengan gaya “merakyat” ini, ia bisa mendapatkan masukan yang lebih jujur dari masyarakat terkait kondisi di lapangan. Hingga saat ini, kondisi arus kendaraan menuju Pantai Batakan terpantau padat namun tetap terkendali di bawah pengawasan petugas gabungan yang siaga di lokasi.










