Menu ✖

Dark Mode
Harga Plastik Kemasan Naik, Pedagang Pasar Pelaihari Keluhkan Kenaikan Berantai Sembako Gerak Cepat Tim Macan Bamega Ringkus Perampok Kios di Semayap Kotabaru, Pelaku Ternyata Satpam Soal Sengketa Lahan Goa Lowo, ARUN Bawa Sejumlah Tuntutan ke Kantor Bupati Kotabaru Polres Tanah Laut Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Intan 2026, Komitmen Tingkatkan Keselamatan Berlalu Lintas Festival Layang-Layang Nasional 2026 Digelar, Bupati Tala Targetkan Masuk Agenda UNESCO Wabup Zazuli Buka Pemuda Cup III, Diikuti 32 Tim Voli Antardesa se-Tanah Laut

Kalimantan Selatan

Dukung Swasembada Jagung, Dinas Pertanian Kalsel Salurkan Ribuan Bibit dan Alsintan Modern di Tanah Laut

Avatar photobadge-check


					Ket.Kepala Dinas Pertanian dan ketahanan pangan,Syamsir Rahman di acara penanaman jagung kuartak I .Foto.Syaiful Perbesar

Ket.Kepala Dinas Pertanian dan ketahanan pangan,Syamsir Rahman di acara penanaman jagung kuartak I .Foto.Syaiful

SANAK.ID,Bati bati– Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan terus memperkuat komitmen dalam memajukan sektor pertanian non-padi. Hal ini ditegaskan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel, Syamsir Rahman, dalam kegiatan Penanaman Jagung Serentak yang berlangsung di Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati, Sabtu (07/03/2026).

Langkah strategis ini merupakan bentuk perhatian nyata Gubernur Kalimantan Selatan, H. Sahbirin Noor , terhadap kesejahteraan petani jagung di Bumi Tuntung Pandang dan sekitarnya.

Dalam upaya memulihkan kejayaan produksi jagung, Syamsir Rahman memaparkan serangkaian bantuan strategis dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk para kelompok tani. Sebagai langkah awal, Gubernur menyalurkan sekitar 6.000 paket bibit jagung. Bantuan ini diprioritaskan untuk tiga wilayah utama, yakni Tanah Laut, Banjar, dan Kotabaru, dengan target perluasan ke seluruh kabupaten di Kalimantan Selatan.

Selain bibit, modernisasi mekanisasi pertanian turut diperkuat melalui penyerahan 4 unit Corn Combine (alat panen otomatis) senilai kurang lebih Rp550 juta per unit. Untuk mempercepat pembukaan lahan dan meningkatkan produktivitas, pemerintah juga menyediakan 5 unit alat berat yang dikelola melalui sinergi bersama pihak Polda Kalsel.

Syamsir Rahman menegaskan bahwa perhatian pemerintah provinsi saat ini tidak hanya terfokus pada komoditas padi, tetapi juga sangat serius menggarap potensi tanaman jagung. Upaya ini disinergikan dengan komitmen Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, yang menargetkan produksi kembali ke angka 200.000 ton per tahun dengan dukungan stabilitas harga beli minimal Rp4.000 per kilogram.

“Inilah komitmen Bapak Gubernur. Kelompok tani kita mengucapkan terima kasih atas perhatian besar Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang tidak hanya fokus pada padi, tetapi juga jagung,” ujar Syamsir Rahman.

Ia juga menambahkan bahwa ke depannya luasan lahan akan terus ditambah dan diperlebar guna mencapai kemandirian pangan yang berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Harga Plastik Kemasan Naik, Pedagang Pasar Pelaihari Keluhkan Kenaikan Berantai Sembako

30 October 2026 - 19:26 WITA

Festival Layang-Layang Nasional 2026 Digelar, Bupati Tala Targetkan Masuk Agenda UNESCO

25 October 2026 - 09:53 WITA

Wabup Zazuli Buka Pemuda Cup III, Diikuti 32 Tim Voli Antardesa se-Tanah Laut

22 October 2026 - 14:33 WITA

Sambut Hari Jadi Humas Polri ke-75, Si Humas Polres Tanah Laut Serahkan Bantuan Alat Kebersihan ke Masjid Nuruddin

21 October 2026 - 15:34 WITA

Komisi III DPR RI H. Endang Agustina Dorong Pengawasan dan Peran Desa Cegah Narkoba

21 October 2026 - 11:25 WITA

Trending on Kalimantan Selatan