Menu

Dark Mode
Cegah Kekerasan Seksual Anak, Tilik Rahayu Hadirkan Survei Rahasia Dalam Edukasi di SDN Binderang Aksi Sosial RTH Kijang Mas Bersama Bupati Rahmat, Muncul Sosok Haji Iyan membersamai acara tema Gelar Gerakan Langit biru Indonesia Pemkab Tanah Laut Gelar Lomba Masak Serba Ikan 2026 untuk Dorong Konsumsi Ikan dan Cegah Stunting Rapat Koordinasi JKN, Pemkab Tanah Laut Tegaskan Komitmen Jaga Pelayanan Kesehatan Bupati Tanah Laut Tinjau Program Bedah Rumah dan Fasilitas Sekolah, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran Pelantikan Direktur PT Air Minum Berkah Banua, Bupati Tekankan Inovasi dan Peningkatan Pelayanan

OPINI

Kader HMI Rama Mandala Putra Tanggapi Krisis Literasi Gen Z: Sebut AI Bukan Jalan Pintas yang Menghilangkan Proses Belajar

Avatar photobadge-check


					Ket. Kader HMI Rama Mandala Putra Tanggapi Krisis Literasi Gen Z. Foto.Istimewa Perbesar

Ket. Kader HMI Rama Mandala Putra Tanggapi Krisis Literasi Gen Z. Foto.Istimewa

SANAK.ID, PELAIHARI – Kader HMI, Rama Mandala Putra, menanggapi secara serius fenomena penurunan tingkat literasi di kalangan Generasi Z sebagai dampak dari perkembangan pesat Artificial Intelligence (AI). Hal ini disampaikannya dalam forum Pekan Perkaderan Latihan Kader 2 (LK2) Tingkat Nasional HMI yang diselenggarakan oleh HMI Cabang (P) Tanah Laut di Balai Latihan Kerja Pelaihari, Sabtu (20/12/2025).

 

Rama menyoroti adanya pergeseran pola pikir generasi muda yang kini lebih mengutamakan kecepatan informasi dibandingkan kedalaman pemahaman.

 

Menggugat Budaya Instan di Kalangan Generasi Z

 

Dalam penyampaiannya, Rama menanggapi bahwa kemudahan yang ditawarkan AI seperti rangkuman otomatis dan jawaban instan telah melemahkan otot kognitif generasi muda dalam menganalisis teks secara kritis.

 

“Aktivitas membaca mendalam, menganalisis teks, dan menulis secara kritis cenderung mengalami penurunan karena informasi dapat diperoleh secara cepat tanpa proses berpikir yang panjang. Terdapat kekeliruan dalam pemanfaatan AI, yaitu ketika teknologi ini dijadikan sebagai pengganti proses belajar itu sendiri,” tegas Rama Mandala Putra.

 

Ketergantungan AI Melemahkan Daya Nalar

 

Sebagai seorang Kader HMI, Rama menekankan bahwa literasi sejati tidak hanya sebatas memperoleh data, melainkan melibatkan refleksi dan analisis yang mendalam. Ia menanggapi bahwa ketergantungan pada mesin justru menjauhkan Gen Z dari sumber ilmiah yang kredibel.

 

“Ketergantungan berlebihan terhadap AI dapat melemahkan kemampuan membaca kritis, daya nalar, serta keterampilan menulis yang merupakan inti dari literasi. Generasi Z cenderung lebih memilih informasi singkat dan instan dibandingkan bacaan yang bersifat mendalam, padahal proses literasi yang kuat membutuhkan waktu dan kesabaran,” jelasnya di hadapan para peserta LK 2 Nasional.

 

Tantangan Intelektualitas Masa Depan

 

Rama memberikan peringatan bahwa jika pola penggunaan teknologi yang salah ini terus dibiarkan, kualitas sumber daya manusia di masa depan akan terancam. Ia menanggapi perlunya perubahan paradigma dalam menempatkan AI sebagai asisten, bukan sebagai sumber kebenaran tunggal.

 

“Jika kondisi ini terus berlangsung tanpa pengendalian, maka kualitas sumber daya manusia ke depan berpotensi mengalami penurunan, khususnya dalam aspek intelektual dan kritis. AI seharusnya digunakan untuk membantu memahami materi dan memperluas referensi, sementara kemampuan berpikir kritis tetap harus dikembangkan oleh individu,” tambah Kader HMI tersebut.

 

AI Sebagai Sarana Pendukung, Bukan Ancaman

 

Menutup tanggapannya, Rama mengajak seluruh kader dan generasi muda untuk menjaga keseimbangan antara teknologi dan budaya literasi manual. Menurutnya, AI tidak akan menjadi ancaman jika digunakan untuk memperkuat budaya membaca, bukan mematikannya.

 

“Pemanfaatan AI perlu diarahkan sebagai sarana pendukung dalam meningkatkan literasi, bukan sebagai jalan pintas. Dengan keseimbangan tersebut, perkembangan AI dapat berkontribusi positif dalam memperkuat budaya literasi Generasi Z secara berkelanjutan,” tutup Rama mengakhiri tanggapannya.

 

Sumber : Rama Mandala Putra

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Akademisi Politala Berikan Catatan Strategis Terkait Struktur Penerimaan Pajak Pekerja Tanah Laut Mengalir Ke luar Daerah

25 June 2026 - 15:52 WITA

Trending on OPINI