Menu

Dark Mode
Cari Korban KM Virgo Transport 8, Polsek Takisung dan Warga Menyisir Perairan Pagatan Besar Pilkades Serentak 2026 di Pulau Sembilan Berjalan Aman dan Lancar Kawal Pilkades Serentak 2026 di Pulau Sembilan, TNI-Polri dan Pemerintah Kecamatan Pantau TPS di Tiga Desa Kawal Hak Tanah Warga Transmigrasi Bali, Kuasa Hukum Serahkan 84 Berkas SHM Gelombang Tiga ke BPN Kotabaru PTTUN Banjarmasin Batalkan 4 SHM di Sebelimbingan, BPN Kotabaru Wajib Ukur Ulang Perkuat Layanan Kesehatan, DPD Golkar Tanah Laut Siapkan 4 Unit Ambulans

Headline

Hadapi Musim Kemarau, PDAM Kotabaru Siapkan Sistem Giliran dan Mobil Tangki Demi Jaga Pasokan Air

Avatar photobadge-check


					Humas PDAM Kotabaru memberikan keterangan terkait penanganan pasokan air bersih saat musim kemarau. (SANAK.ID/RYAN WARDANI) Perbesar

Humas PDAM Kotabaru memberikan keterangan terkait penanganan pasokan air bersih saat musim kemarau. (SANAK.ID/RYAN WARDANI)

SANAK.ID,KOTABARU – Memasuki musim kemarau, debit air baku di sejumlah instalasi PDAM/BDM Kabupaten Kotabaru mengalami penurunan. Kondisi ini berdampak pada pelayanan distribusi air kepada pelanggan. Selasa (04/08/2026).

H. Suriansyah, SE , MM selaku Humas PDAM Kabupaten Kotabaru menjelaskan dalam wawancaranya beberapa instalasi yang mengalami penurunan debit di antaranya Dam Gunung Ulin, Gunung Mandin, dan Gunung Perak. Wilayah layanan yang paling terdampak adalah IPA Gunung Tirawan. Sementara untuk layanan IPA Gunung Ulin diberlakukan sistem giliran guna menghemat ketersediaan debit.

Untuk mengatasi keterbatasan pasokan, PDAM/BDM menerapkan sistem pembagian jadwal distribusi secara giliran. Informasi jadwal disampaikan kepada pelanggan melalui media sosial resmi, siaran RSPD, pengumuman di masjid, serta koordinasi dengan perangkat daerah dan desa.

“Rotasi pengiriman air mulai kami terapkan sejak tadi malam untuk mengelola ketersediaan air. Kami juga terus melakukan penyelidikan sumber air baru di wilayah Gunung Kerawan dan Ipau Gunung Reli sebagai upaya antisipasi jangka panjang,” jelas Suriansyah.

Beberapa langkah operasional yang dilakukan untuk mengurangi dampak kekeringan, antara lain:

1. Optimasi Dam Sembimbingan sebagai sumber utama dengan mengalirkan air ke wilayah Gunung Sari menuju Gunung Ulin.

2. Pengerahan mobil tangki air untuk menjangkau wilayah dataran rendah dan daerah terpencil.

3. Koordinasi dengan RT untuk membantu pendistribusian air di area pelosok.

4. Pemanfaatan drum dan tangki sebagai sarana cadangan di titik-titik pelayanan.

5. Penyesuaian jadwal giliran setiap hari sesuai kondisi debit dan kebutuhan di lapangan.

 

Tantangan utam yang dihadapi PDAM saat ini adalah seringnya terjadi gangguan listrik yang menyebabkan pompa distribusi mati dan aliran air terhenti. Hal ini sangat mempengaruhi kelancaran penyaluran air kepada pelanggan.

Secara umum, solusi yang diterapkan berjalan secara bertahap. Namun keberlanjutan pasokan air sangat bergantung pada stabilitas pasokan listrik dan peningkatan kapasitas infrastruktur sumber air ke depan.

PDAM/BDM mengimbau masyarakat untuk bijak dalam menggunakan air dan mendukung program giliran yang diterapkan selama musim kemarau ini. (SANAK.ID/RYAN WARDANI)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Komitmen Pembangunan Infrastruktur: Bupati Tanah Laut Realisasikan Jalan Poros, Internet, hingga Bidan Desa di Salaman

8 September 2026 - 12:37 WITA

Dorong UMKM Tembus Pasar Global, Pemkab Tala Gelar Komitmen Bersama Program Inkubasi IKM

31 August 2026 - 18:05 WITA

Indocement Gelar Media Gathering Ke-2 Tahun 2026: Fokus Pada Capacity Building dan Pemberdayaan Komunitas

26 August 2026 - 04:15 WITA

Angkat Tradisi Bali di Tajau Pecah, Kecamatan Batu Ampar Raih Stand Terbaik Pekan Raya Tala 2026

23 August 2026 - 09:33 WITA

Tembus Top 5 Kompolnas Awards 2026, Polres Tanah Laut Terima Verifikasi Lapangan Tim Kompolnas RI

18 August 2026 - 20:44 WITA

Trending on Headline