Menu ✖

Dark Mode
Gerak Cepat Tim Macan Bamega Ringkus Perampok Kios di Semayap Kotabaru, Pelaku Ternyata Satpam Soal Sengketa Lahan Goa Lowo, ARUN Bawa Sejumlah Tuntutan ke Kantor Bupati Kotabaru Polres Tanah Laut Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Intan 2026, Komitmen Tingkatkan Keselamatan Berlalu Lintas Festival Layang-Layang Nasional 2026 Digelar, Bupati Tala Targetkan Masuk Agenda UNESCO Wabup Zazuli Buka Pemuda Cup III, Diikuti 32 Tim Voli Antardesa se-Tanah Laut Advokat Hafidz Halim Penuhi Panggilan Sat Reskrim Polres Kotabaru, Sebagai Saksi Laporan Perlindungan Data Pribadi

Kalimantan Selatan

Melalui Seleksi SP3, Dispora Tanah Laut Siapkan Pemuda Desa Hadapi Indonesia Emas 2045

Avatar photobadge-check


					Ket.Bimtek dan  Seleksi SP3 Tanah Laut untuk pemuda membangun desa. Foto.Istimewa Perbesar

Ket.Bimtek dan Seleksi SP3 Tanah Laut untuk pemuda membangun desa. Foto.Istimewa

SANAK.ID,PELAIHARI – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) resmi memulai tahapan seleksi dan pembekalan bagi calon Sarjana Pemuda Pelopor Pedesaan (SP3) serta Koordinator Wilayah (Korwil) tahun 2026. Langkah ini diambil sebagai upaya strategis pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi desa melalui peran aktif generasi muda terdidik.

Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) sekaligus seleksi ini dibuka langsung oleh Kepala Dispora Tanah Laut, Rudi Ihtihamsyah, mewakili Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, di Gedung Sarantang Saruntung, Kamis (5/3/2026) pagi.

Dalam arahannya, Rudi Ihtihamsyah menekankan bahwa program SP3 merupakan instrumen penting bagi daerah untuk memastikan pembangunan di tingkat desa berjalan inovatif.

“Program ini diharapkan mampu melahirkan pemuda pelopor yang bisa menggali potensi desa dan mengembangkannya hingga ke tingkat provinsi maupun nasional,” ujarnya.

Rudi menambahkan, keterlibatan akademisi dan tenaga ahli sangat krusial dalam membekali para peserta sebelum terjun ke lapangan. Ia pun menggarisbawahi pentingnya sinergi antara pemuda dan perangkat desa.

“Kami berharap para sarjana pelopor ini tidak menjadi beban bagi pemerintah desa, tetapi justru menjadi mitra yang membantu mempermudah pembangunan di desa masing-masing,” jelas Rudi.

Proses seleksi yang berlangsung selama dua hari ini diikuti oleh total 76 peserta, dengan rincian 43 orang calon Sarjana Pemuda Pelopor Pedesaan (SP3) dan 33 orang calon Koordinator Wilayah (Korwil).

Untuk memberikan pembekalan yang komprehensif, panitia menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang, mulai dari jajaran Asisten II Pemkab Tanah Laut, akademisi Universitas Lambung Mangkurat (ULM), hingga pengajar dari Politeknik Negeri Tanah Laut.

Pada tahun 2026, Pemkab Tanah Laut menargetkan penempatan para pemuda pelopor ini di 40 desa. Namun, program ini diproyeksikan akan terus berkembang secara masif. Dalam kurun waktu dua hingga tiga tahun ke depan, pemerintah daerah menargetkan jangkauan program SP3 dapat mencakup sekitar 130 desa di seluruh Kabupaten Tanah Laut.

Langkah ini diharapkan tidak hanya sekadar formalitas pembangunan, tetapi menjadi pondasi kuat bagi generasi muda Tanah Laut dalam menghadapi tantangan bonus demografi serta berkontribusi nyata menuju visi Indonesia Emas 2045.(SANAK.ID/SYAIFUL)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Festival Layang-Layang Nasional 2026 Digelar, Bupati Tala Targetkan Masuk Agenda UNESCO

25 October 2026 - 09:53 WITA

Wabup Zazuli Buka Pemuda Cup III, Diikuti 32 Tim Voli Antardesa se-Tanah Laut

22 October 2026 - 14:33 WITA

Sambut Hari Jadi Humas Polri ke-75, Si Humas Polres Tanah Laut Serahkan Bantuan Alat Kebersihan ke Masjid Nuruddin

21 October 2026 - 15:34 WITA

Komisi III DPR RI H. Endang Agustina Dorong Pengawasan dan Peran Desa Cegah Narkoba

21 October 2026 - 11:25 WITA

Bantu Tekan Inflasi dan Bantu Warga, Masjid Jami Baitul Abror Gelar Program Bahan Pokok Murah

19 October 2026 - 15:45 WITA

Trending on Kalimantan Selatan