SANAK.ID ,PELAIHARI — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tanah Laut meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman berbagai penyakit akibat kemarau panjang El Niño. Selain menginstruksikan fasilitas kesehatan (faskes) mempermasif imbauan, Dinkes juga tengah menyiapkan surat edaran resmi bagi masyarakat.
Langkah antisipasi ini diambil untuk menekan potensi lonjakan penyakit yang kerap muncul saat suhu panas ekstrem dan udara berdebu, seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), asma, hingga dehidrasi.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Laut, dr. Hj. Isna Farida, menyatakan bahwa penanganan dampak musim kemarau telah menjadi fokus utama jajarannya, merujuk pada pola penanganan tahun-tahun sebelumnya.
“Menyikapi kondisi musim kemarau saat ini, seperti tahun-tahun sebelumnya, peningkatan kewaspadaan terhadap dampak musim kemarau telah kami lakukan,” ujar Isna saat dikonfirmasi, Kamis (23/7/2026).
Untuk memastikan pesan pencegahan sampai ke masyarakat, Dinkes Tanah Laut menginstruksikan seluruh faskes mulai dari Puskesmas hingga rumah sakit untuk memfokuskan kegiatan sosialisasi kesehatan.
“Imbauan kepada masyarakat terkait kondisi kesehatan selalu disampaikan, bahkan frekuensinya kami tingkatkan di semua faskes,” tutur Isna.
Masyarakat diimbau untuk lebih aktif menjaga daya tahan tubuh dan melindungi diri saat beraktivitas di luar ruangan. Beberapa langkah praktis yang ditekankan antara lain:
Memperbanyak konsumsi air putih dan buah-buahan untuk mencegah dehidrasi dan Menggunakan masker dan alat pelindung diri saat terpapar paparan sinar matahari langsung atau debu jalanan.
Sebagai langkah formal, Dinkes Tanah Laut kini sedang memfinalisasi dokumen surat edaran yang akan disebarkan secara terstruktur ke seluruh wilayah kabupaten. Isna memastikan kesiapan logistik faskes dalam kondisi memadai untuk mendukung imbauan tersebut.
“Edaran tertulis terkait hal tersebut sedang kami siapkan. Kalau untuk stok masker, insyaallah aman,” pungkas Isna.
Kesiapsiagaan faskes serta ketersediaan cadangan masker ini diharapkan mampu mengantisipasi dan menekan potensi melonjaknya kasus penyakit pernapasan selama fenomena El Niño berlangsung di wilayah Tanah Laut. (SANAK.ID/SYAIFUL)








