SANAK.ID,KURAU— Kunjungan wisatawan ke Pantai Kasuari di Desa Sungai Bakau, Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanah Laut, terus mengalami peningkatan dalam dua bulan terakhir. Seiring berjalannya penataan independen oleh warga lokal, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat menaruh harapan besar adanya sentuhan dukungan dari pemerintah daerah.
Pokdarwis yang sejatinya telah diresmikan oleh Dinas Pariwisata sejak tahun 2018 ini menilai bahwa penataan infrastruktur dasar, terutama akses jalan, menjadi kebutuhan yang paling mendesak saat ini.
Akses jalan yang tertata dinilai akan mempermudah tata kelola tempat bagi para pedagang dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal yang kini makin menjamur di area pesisir tersebut.
“Harapannya perlu dukungan dari pemerintah… Rencananya kan kita inginnya secara tertatalah, agar lahan kita pun secara terbuka luas. Terutama kan kita membenahi akseslah yang kita pentingkan. Jadi dalam arti itu kita nyaman menata-menata UMKM kita ini,” ujar Ketua Pokdarwis ,Mahfud Arifin, saat diwawancarai di lokasi liputan, Selasa (21/07/2026).
Ia menambahkan, tanpa adanya pembukaan dan pembenahan akses jalan yang permanen, Pokdarwis kesulitan merancang tata letak lapak pedagang secara ideal.
“Ini kan masih meraba-raba nih. Jadi kalau aksesnya ditata, jadi UMKM pedagang kita ini tertata juga. Kalau aksesnya tidak ada kan kita menempatkannya bingung, nanti bila dibikin akses teracak lagi,” jelasnya Arifin.
Saat ini Pokdarwis bersama warga terus berupaya mengoptimalkan fasilitas penunjang seadanya, mulai dari toilet, area parkir kendaraan, hingga tempat ibadah sementara bagi pengunjung.
Sinergi antara Pemerintah dan Pokdarwis tak sekadar memajukan pariwisata dan membuka lapangan kerja bagi warga lokal. Kolaborasi ini diyakini mampu memberi dampak timbal balik yang signifikan bagi Pemda, khususnya dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Pengembangan Pantai Kasuari secara terstruktur dan profesional dinilai berpotensi membuka keran penerimaan daerah baru melalui sektor retribusi wisata dan pajak usaha pendukung.
Oleh karena itu, Pokdarwis berharap adanya kolaborasi lintas dinas agar potensi pesisir Desa Sungai Bakau ini dapat berkembang lebih optimal, tertata, dan berkelanjutan (SANAK.ID/SYAIFUL)








