Menu ✖

Dark Mode
Gerak Cepat Tim Macan Bamega Ringkus Perampok Kios di Semayap Kotabaru, Pelaku Ternyata Satpam Soal Sengketa Lahan Goa Lowo, ARUN Bawa Sejumlah Tuntutan ke Kantor Bupati Kotabaru Polres Tanah Laut Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Intan 2026, Komitmen Tingkatkan Keselamatan Berlalu Lintas Festival Layang-Layang Nasional 2026 Digelar, Bupati Tala Targetkan Masuk Agenda UNESCO Wabup Zazuli Buka Pemuda Cup III, Diikuti 32 Tim Voli Antardesa se-Tanah Laut Advokat Hafidz Halim Penuhi Panggilan Sat Reskrim Polres Kotabaru, Sebagai Saksi Laporan Perlindungan Data Pribadi

Headline

Pengelola Pantai Kasuari Berharap Sentuhan Pemerintah untuk Penataan Akses dan UMKM

Avatar photobadge-check


					Suasana pesisir Pantai Kasuari di Desa Sungai Bakau Kurau Tanah Laut. (SANAK.ID/SYAIFUL) Perbesar

Suasana pesisir Pantai Kasuari di Desa Sungai Bakau Kurau Tanah Laut. (SANAK.ID/SYAIFUL)

SANAK.ID,KURAU— Kunjungan wisatawan ke Pantai Kasuari di Desa Sungai Bakau, Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanah Laut, terus mengalami peningkatan dalam dua bulan terakhir. Seiring berjalannya penataan independen oleh warga lokal, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat menaruh harapan besar adanya sentuhan dukungan dari pemerintah daerah.

Pokdarwis yang sejatinya telah diresmikan oleh Dinas Pariwisata sejak tahun 2018 ini menilai bahwa penataan infrastruktur dasar, terutama akses jalan, menjadi kebutuhan yang paling mendesak saat ini.

Akses jalan yang tertata dinilai akan mempermudah tata kelola tempat bagi para pedagang dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal yang kini makin menjamur di area pesisir tersebut.

“Harapannya perlu dukungan dari pemerintah… Rencananya kan kita inginnya secara tertatalah, agar lahan kita pun secara terbuka luas. Terutama kan kita membenahi akseslah yang kita pentingkan. Jadi dalam arti itu kita nyaman menata-menata UMKM kita ini,” ujar Ketua Pokdarwis ,Mahfud Arifin, saat diwawancarai di lokasi liputan, Selasa (21/07/2026).

Ia menambahkan, tanpa adanya pembukaan dan pembenahan akses jalan yang permanen, Pokdarwis kesulitan merancang tata letak lapak pedagang secara ideal.

 “Ini kan masih meraba-raba nih. Jadi kalau aksesnya ditata, jadi UMKM pedagang kita ini tertata juga. Kalau aksesnya tidak ada kan kita menempatkannya bingung, nanti bila dibikin akses teracak lagi,” jelasnya Arifin.

Saat ini Pokdarwis bersama warga terus berupaya mengoptimalkan fasilitas penunjang seadanya, mulai dari toilet, area parkir kendaraan, hingga tempat ibadah sementara bagi pengunjung.

Sinergi antara Pemerintah dan Pokdarwis tak sekadar memajukan pariwisata dan membuka lapangan kerja bagi warga lokal. Kolaborasi ini diyakini mampu memberi dampak timbal balik yang signifikan bagi Pemda, khususnya dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pengembangan Pantai Kasuari secara terstruktur dan profesional dinilai berpotensi membuka keran penerimaan daerah baru melalui sektor retribusi wisata dan pajak usaha pendukung.

Oleh karena itu, Pokdarwis berharap adanya kolaborasi lintas dinas agar potensi pesisir Desa Sungai Bakau ini dapat berkembang lebih optimal, tertata, dan berkelanjutan (SANAK.ID/SYAIFUL)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Polres Tanah Laut Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Intan 2026, Komitmen Tingkatkan Keselamatan Berlalu Lintas

26 October 2026 - 21:35 WITA

Polres Tanah Laut Masuk Top 5 Kompolnas Awards 2026 Kategori Kelompok A

18 September 2026 - 13:20 WITA

Komitmen Pembangunan Infrastruktur: Bupati Tanah Laut Realisasikan Jalan Poros, Internet, hingga Bidan Desa di Salaman

8 September 2026 - 12:37 WITA

Dorong UMKM Tembus Pasar Global, Pemkab Tala Gelar Komitmen Bersama Program Inkubasi IKM

31 August 2026 - 18:05 WITA

Indocement Gelar Media Gathering Ke-2 Tahun 2026: Fokus Pada Capacity Building dan Pemberdayaan Komunitas

26 August 2026 - 04:15 WITA

Trending on Headline