SANAK.ID,PELAIHARI — Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Perdagangan (Diskumdag) Kabupaten Tanah Laut memastikan ketersediaan dan pasokan beras di wilayahnya berada dalam kondisi aman untuk periode Juli hingga Agustus 2026.
Kepastian ini disampaikan guna menenangkan masyarakat di tengah kekhawatiran pedagang akan potensi lonjakan harga beras lokal akibat musim kemarau. Rabu(22/07/2026).
Kepala Bidang Perdagangan Diskumdag Tanah Laut, Edi Hariyadi, menegaskan bahwa stok beras daerah masih sangat mencukupi karena bertepatan dengan masa panen di tingkat petani lokal.
“Ketersediaan bahan pokok relatif aman terutama beras yg menjadi kebutuhan pokok masyarakat tanah laut, karena bulan juli dan Agustus ini merupakan masa panen raya petani kita d tanah laut, sehingga stok dan persediaan aman,” pungkas Edi Hariyadi.
Pernyataan pemerintah daerah tersebut merespons keresahan para pedagang di Pasar Pelaihari. Meski hasil pemantauan Diskumdag per tanggal 13 dan 20 Juli 2026 menunjukkan harga eceran masih stabil, pedagang mengindikasikan adanya kenaikan harga modal di tingkat partai besar (grosir).
Yunida, salah satu pedagang beras di Pasar Pelaihari, mengungkapkan bahwa stabilnya harga eceran saat ini hanya bertahan karena pedagang masih menghabiskan stok lama. Kenaikan harga eceran diprediksi tak terhindarkan dalam dua pekan ke depan.
” untuk eceran masih sekian kak, tapi untuk partai sudah ada kenaikan. Dan kemungkinan dalam 2 minggu akan naik eceran nya. Karena kada bisa tertahan lagi,” ungkap Yunida.
Yunida menjelaskan, potensi penyesuaian harga beras lokal ini dipicu oleh cuaca ekstrem kemarau yang mulai merusak sebagian hasil pertanian warga, sehingga memicu kenaikan harga gabah secara drastis.
“Kenaikan harga beras lokal kali ini dikarenakan musim kemarau yg membuat hasil panen kita berkurang. Ada yg padinya rusak, jdi otomatis harga gabahnya juga naik drastis nih. Dan mengikuti ke beras,” kata Yunida.
Gambaran Harga Beras di Pasar Pelaihari
Berdasarkan data pemantauan resmi Diskumdag Tanah Laut per 20 Juli 2026, rincian harga eceran beras di pasaran saat ini tercatat sebagai berikut:
Beras Lokal:
- Unus Mayang: Rp20.000/kg
- Siam Unus: Rp19.500/kg
- Siam Tanggung: Rp18.000/kg
- Siam Biasa: Rp18.000/kg
- Chirang Ganal: Rp15.000/kg
Beras Kemasan:
- Varian Medium: Rp13.000/kg (Stabil)
- Varian Premium: Rp18.500/kg (Turun dari sebelumnya Rp18.750/kg)
Meskipun pedagang memproyeksikan adanya penyesuaian harga eceran akibat dinamika pasokan gabah lokal, Diskumdag mengimbau masyarakat untuk tidak panik mengingat stok pangan secara umum di Kabupaten Tanah Laut masih terjaga. (SANAK.ID/SYAIFUL)










