Menu

Dark Mode
Cari Korban KM Virgo Transport 8, Polsek Takisung dan Warga Menyisir Perairan Pagatan Besar Pilkades Serentak 2026 di Pulau Sembilan Berjalan Aman dan Lancar Kawal Pilkades Serentak 2026 di Pulau Sembilan, TNI-Polri dan Pemerintah Kecamatan Pantau TPS di Tiga Desa Kawal Hak Tanah Warga Transmigrasi Bali, Kuasa Hukum Serahkan 84 Berkas SHM Gelombang Tiga ke BPN Kotabaru PTTUN Banjarmasin Batalkan 4 SHM di Sebelimbingan, BPN Kotabaru Wajib Ukur Ulang Perkuat Layanan Kesehatan, DPD Golkar Tanah Laut Siapkan 4 Unit Ambulans

Kalimantan Selatan

Pengantin Baru Langsung Dapat Akta dan KTP, Pemkab Tanah Laut Luncurkan Inovasi ‘SIPADU BERKAT’

Avatar photobadge-check


					asangan non-muslim yang selesai pemberkatan nikah bisa langsung bawa pulang Akta Perkawinan, KK, dan KTP baru. (SANAK.ID/Ist) Perbesar

asangan non-muslim yang selesai pemberkatan nikah bisa langsung bawa pulang Akta Perkawinan, KK, dan KTP baru. (SANAK.ID/Ist)

SANAK.ID,PELAIHARI – Kabar gembira bagi masyarakat non-muslim di Kabupaten Tanah Laut. Kini, urusan administrasi kependudukan pasca-perkawinan menjadi jauh lebih mudah, cepat, dan pangkas birokrasi berkat inovasi digital terbaru yang dinamakan SIPADU BERKAT (Sistem Pelayanan Terpadu Pasca Pemberkatan).

Inovasi yang diinisiasi oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Tanah Laut ini resmi diluncurkan di Gereja GKE Efrata, Desa Sumber Mulia, Kecamatan Pelaihari, Sabtu (23/5/2026).

Peluncuran perdana ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Tanah Laut Ismail Fahmi, jajaran kepala SKPD, tokoh agama, serta sejumlah tamu undangan.

Aplikasi SIPADU BERKAT merupakan hasil kolaborasi manis antara Disdukcapil Tanah Laut dengan gereja-gereja di wilayah setempat. Lewat sistem ini, data mempelai yang baru saja melangsungkan pemberkatan perkawinan bisa langsung diinput secara elektronik. Hebatnya, dokumen kependudukan yang baru dapat diterbitkan dan diserahkan pada hari yang sama.

Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, dalam sambutan tertulisnya menyampaikan bahwa inovasi berbasis digital ini bertujuan memangkas rantai birokrasi yang melelahkan. Warga kini tidak perlu lagi bolak-balik ke kantor Dukcapil atau repot-repot mengurus proses tambahan ke pengadilan.

“Setelah selesai pemberkatan, langsung keluar hasilnya. Jadi tidak perlu memakan waktu yang lama dan masyarakat tidak perlu lagi datang ke Dukcapil maupun mengurus perubahan data ke pengadilan,” ujar Bupati Rahmat Trianto mengapresiasi.

Kemudahan ini bukan sekadar wacana. Kepala Disdukcapil Tanah Laut, Andra Eka Putra, mengungkapkan bahwa pada momentum launching perdana di Gereja GKE Efrata tersebut, pihaknya langsung membuktikan keunggulan sistem dengan menerbitkan tiga dokumen kependudukan sekaligus secara instan untuk pasangan pengantin baru.

Dokumen yang langsung diterbitkan pada hari pernikahan tersebut meliputi Akta Perkawinan,Kartu Keluarga (KK), dan KTP Elektronik (KTP-el) dengan status perkawinan yang sudah diperbarui menjadi ‘Kawin’.

“Alhamdulillah kami mampu menerbitkan akta perkawinan, kartu keluarga mempelai, dan KTP elektronik dengan status perkawinan yang sudah diperbarui secara bersamaan,” kata Andra dengan nada optimis.

Dengan hadirnya SIPADU BERKAT, Pemkab Tanah Laut menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang inklusif, cepat, dan setara bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. (SANAK.ID/SYAIFUL)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Cari Korban KM Virgo Transport 8, Polsek Takisung dan Warga Menyisir Perairan Pagatan Besar

16 September 2026 - 15:41 WITA

Pilkades Serentak 2026 di Pulau Sembilan Berjalan Aman dan Lancar

15 September 2026 - 12:36 WITA

Perkuat Layanan Kesehatan, DPD Golkar Tanah Laut Siapkan 4 Unit Ambulans

11 September 2026 - 16:03 WITA

Rangkaian Persiapan Pilkades Serentak 2026 di Pulau Sembilan Berlangsung Kondusif

10 September 2026 - 23:23 WITA

KBM Politala Bergerak Peduli Karhutla, Salurkan Ribuan Masker dan Bantuan Kesehatan ke Puskesmas

8 September 2026 - 10:15 WITA

Trending on Kalimantan Selatan