Menu

Dark Mode
Cari Korban KM Virgo Transport 8, Polsek Takisung dan Warga Menyisir Perairan Pagatan Besar Pilkades Serentak 2026 di Pulau Sembilan Berjalan Aman dan Lancar Kawal Pilkades Serentak 2026 di Pulau Sembilan, TNI-Polri dan Pemerintah Kecamatan Pantau TPS di Tiga Desa Kawal Hak Tanah Warga Transmigrasi Bali, Kuasa Hukum Serahkan 84 Berkas SHM Gelombang Tiga ke BPN Kotabaru PTTUN Banjarmasin Batalkan 4 SHM di Sebelimbingan, BPN Kotabaru Wajib Ukur Ulang Perkuat Layanan Kesehatan, DPD Golkar Tanah Laut Siapkan 4 Unit Ambulans

Kalimantan Selatan

ULM Tawarkan Program Pascasarjana Hybrid untuk Tingkatkan SDM Pendidikan di Tanah Laut

badge-check


					Ket.Koordinator Program Studi Doktor (S3) Prof. Dr. Ahmad Suriansyah, M.Pd., Ph.D. memaparkan program pascasarjana dan sistem hybrid learning. Foto.Ariyani Perbesar

Ket.Koordinator Program Studi Doktor (S3) Prof. Dr. Ahmad Suriansyah, M.Pd., Ph.D. memaparkan program pascasarjana dan sistem hybrid learning. Foto.Ariyani

SANAK.ID, Pelaihari – Universitas Lambung Mangkurat menggelar sosialisasi program pascasarjana bagi tenaga pendidik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pendidikan di daerah. Rabu (13/06/2026).

Tiga program studi yang diperkenalkan dalam sosialisasi itu yakni Magister Pendidikan Anak Usia Dini, Magister Administrasi Pendidikan, dan Program Doktor Administrasi Pendidikan.

Koordinator Program Studi Doktor (S3), Prof. Dr. Ahmad Suriansyah, M.Pd., Ph.D. mengatakan, peningkatan mutu pendidikan sangat dipengaruhi oleh kualitas kepemimpinan di sekolah. Menurutnya, sekolah yang hebat lahir dari pemimpin yang mampu mengelola pendidikan dengan baik.

“Secara akademik di seluruh dunia diakui bahwa tidak ada sekolah yang hebat tanpa kepala sekolah yang hebat. Faktor kepemimpinan menjadi penentu utama keberhasilan pendidikan,” ujarnya.

Selain peningkatan kompetensi guru dan kepala sekolah, ULM juga menawarkan sistem hybrid learning yang memungkinkan tenaga pendidik mengikuti perkuliahan secara daring tanpa meninggalkan tugas mengajar di sekolah. Model tersebut dinilai mampu menjaga proses belajar tetap berjalan tanpa mengurangi kesempatan guru untuk melanjutkan pendidikan.

“Kami menawarkan pola hybrid learning, jadi guru tetap bisa kuliah tanpa meninggalkan tugas utama mereka di sekolah,” katanya.

ULM juga menerapkan pola pendampingan intensif atau nurturing learning agar mahasiswa dapat menyelesaikan studi lebih cepat tanpa menurunkan kualitas akademik. Prof. Ahmad mencontohkan keberhasilan program serupa di Kotabaru, di mana mahasiswa program magister mampu lulus dalam waktu tiga semester dengan karya ilmiah yang terbit di jurnal internasional bereputasi.

Program tersebut turut mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Tanah Laut sebagai langkah mempercepat peningkatan kualitas SDM pendidikan, khususnya bagi tenaga pendidik yang ingin melanjutkan studi ke jenjang S2 dan S3. (SANAK.ID/ARIYANI).

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Cari Korban KM Virgo Transport 8, Polsek Takisung dan Warga Menyisir Perairan Pagatan Besar

16 September 2026 - 15:41 WITA

Pilkades Serentak 2026 di Pulau Sembilan Berjalan Aman dan Lancar

15 September 2026 - 12:36 WITA

Perkuat Layanan Kesehatan, DPD Golkar Tanah Laut Siapkan 4 Unit Ambulans

11 September 2026 - 16:03 WITA

Rangkaian Persiapan Pilkades Serentak 2026 di Pulau Sembilan Berlangsung Kondusif

10 September 2026 - 23:23 WITA

KBM Politala Bergerak Peduli Karhutla, Salurkan Ribuan Masker dan Bantuan Kesehatan ke Puskesmas

8 September 2026 - 10:15 WITA

Trending on Kalimantan Selatan