Menu

Dark Mode
Cari Korban KM Virgo Transport 8, Polsek Takisung dan Warga Menyisir Perairan Pagatan Besar Pilkades Serentak 2026 di Pulau Sembilan Berjalan Aman dan Lancar Kawal Pilkades Serentak 2026 di Pulau Sembilan, TNI-Polri dan Pemerintah Kecamatan Pantau TPS di Tiga Desa Kawal Hak Tanah Warga Transmigrasi Bali, Kuasa Hukum Serahkan 84 Berkas SHM Gelombang Tiga ke BPN Kotabaru PTTUN Banjarmasin Batalkan 4 SHM di Sebelimbingan, BPN Kotabaru Wajib Ukur Ulang Perkuat Layanan Kesehatan, DPD Golkar Tanah Laut Siapkan 4 Unit Ambulans

Kalimantan Selatan

Tanah Laut Dorong Gerakan Penghijauan melalui Program Desa Menanam

badge-check


					Ket.Kepala DPRKPLH Tanah Laut, Erzandi, saat menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam peluncuran program “Desa Menanam” pada peringatan Hari Bumi Sedunia 2026.Foto.Ist Perbesar

Ket.Kepala DPRKPLH Tanah Laut, Erzandi, saat menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam peluncuran program “Desa Menanam” pada peringatan Hari Bumi Sedunia 2026.Foto.Ist

SANAK.ID, TANAH LAUT – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut meluncurkan program “Desa Menanam” dalam rangka memperingati Hari Bumi Sedunia. Program ini menjadi bagian dari upaya penghijauan dan pelestarian lingkungan guna menjaga ekosistem daerah tetap hijau dan berkelanjutan. jumat (08/05/2026).

Mengusung tema global “Our Power, Our Planet”, kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih peduli terhadap lingkungan melalui aksi nyata penanaman pohon.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Tanah Laut, Erzandi, mengatakan program tersebut merupakan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan dan memperkuat budaya penghijauan di tengah masyarakat.

“Melalui program Desa Menanam ini, kami ingin mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menjaga bumi agar tetap hijau dan lestari demi generasi mendatang,” ujarnya.

Selain menjalankan program penghijauan, DPRKPLH Tanah Laut juga memperketat pengawasan terhadap penebangan pohon untuk menjaga keberadaan ruang terbuka hijau (RTH). Setiap penebangan pohon akan melalui analisa ketat dan wajib dilakukan penanaman kembali.

“Jika satu pohon ditebang, maka wajib diganti dengan lima bibit pohon baru. Ini sebagai upaya menjaga keseimbangan lingkungan dan memastikan area penghijauan tidak berkurang,” tegas Erzandi.

Pemkab Tanah Laut juga berencana melakukan penanaman mangrove serta pohon buah di kawasan pesisir sungai Desa Panjaratan guna menjaga habitat bekantan dan kelestarian lingkungan sungai.

Selain itu, pemerintah daerah tengah mendorong pengelolaan sampah mandiri melalui penyediaan TPS3R di tingkat desa dan kecamatan agar kebersihan lingkungan dapat terjaga secara lebih optimal. (SANAK.ID/ARIYANI).

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Cari Korban KM Virgo Transport 8, Polsek Takisung dan Warga Menyisir Perairan Pagatan Besar

16 September 2026 - 15:41 WITA

Pilkades Serentak 2026 di Pulau Sembilan Berjalan Aman dan Lancar

15 September 2026 - 12:36 WITA

Perkuat Layanan Kesehatan, DPD Golkar Tanah Laut Siapkan 4 Unit Ambulans

11 September 2026 - 16:03 WITA

Rangkaian Persiapan Pilkades Serentak 2026 di Pulau Sembilan Berlangsung Kondusif

10 September 2026 - 23:23 WITA

KBM Politala Bergerak Peduli Karhutla, Salurkan Ribuan Masker dan Bantuan Kesehatan ke Puskesmas

8 September 2026 - 10:15 WITA

Trending on Kalimantan Selatan