Menu ✖

Dark Mode
Gerak Cepat Tim Macan Bamega Ringkus Perampok Kios di Semayap Kotabaru, Pelaku Ternyata Satpam Soal Sengketa Lahan Goa Lowo, ARUN Bawa Sejumlah Tuntutan ke Kantor Bupati Kotabaru Polres Tanah Laut Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Intan 2026, Komitmen Tingkatkan Keselamatan Berlalu Lintas Festival Layang-Layang Nasional 2026 Digelar, Bupati Tala Targetkan Masuk Agenda UNESCO Wabup Zazuli Buka Pemuda Cup III, Diikuti 32 Tim Voli Antardesa se-Tanah Laut Advokat Hafidz Halim Penuhi Panggilan Sat Reskrim Polres Kotabaru, Sebagai Saksi Laporan Perlindungan Data Pribadi

Kalimantan Selatan

Tanah Laut Dorong Gerakan Penghijauan melalui Program Desa Menanam

badge-check


					Ket.Kepala DPRKPLH Tanah Laut, Erzandi, saat menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam peluncuran program “Desa Menanam” pada peringatan Hari Bumi Sedunia 2026.Foto.Ist Perbesar

Ket.Kepala DPRKPLH Tanah Laut, Erzandi, saat menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam peluncuran program “Desa Menanam” pada peringatan Hari Bumi Sedunia 2026.Foto.Ist

SANAK.ID, TANAH LAUT – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut meluncurkan program “Desa Menanam” dalam rangka memperingati Hari Bumi Sedunia. Program ini menjadi bagian dari upaya penghijauan dan pelestarian lingkungan guna menjaga ekosistem daerah tetap hijau dan berkelanjutan. jumat (08/05/2026).

Mengusung tema global “Our Power, Our Planet”, kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih peduli terhadap lingkungan melalui aksi nyata penanaman pohon.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Tanah Laut, Erzandi, mengatakan program tersebut merupakan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan dan memperkuat budaya penghijauan di tengah masyarakat.

“Melalui program Desa Menanam ini, kami ingin mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menjaga bumi agar tetap hijau dan lestari demi generasi mendatang,” ujarnya.

Selain menjalankan program penghijauan, DPRKPLH Tanah Laut juga memperketat pengawasan terhadap penebangan pohon untuk menjaga keberadaan ruang terbuka hijau (RTH). Setiap penebangan pohon akan melalui analisa ketat dan wajib dilakukan penanaman kembali.

“Jika satu pohon ditebang, maka wajib diganti dengan lima bibit pohon baru. Ini sebagai upaya menjaga keseimbangan lingkungan dan memastikan area penghijauan tidak berkurang,” tegas Erzandi.

Pemkab Tanah Laut juga berencana melakukan penanaman mangrove serta pohon buah di kawasan pesisir sungai Desa Panjaratan guna menjaga habitat bekantan dan kelestarian lingkungan sungai.

Selain itu, pemerintah daerah tengah mendorong pengelolaan sampah mandiri melalui penyediaan TPS3R di tingkat desa dan kecamatan agar kebersihan lingkungan dapat terjaga secara lebih optimal. (SANAK.ID/ARIYANI).

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Festival Layang-Layang Nasional 2026 Digelar, Bupati Tala Targetkan Masuk Agenda UNESCO

25 October 2026 - 09:53 WITA

Wabup Zazuli Buka Pemuda Cup III, Diikuti 32 Tim Voli Antardesa se-Tanah Laut

22 October 2026 - 14:33 WITA

Sambut Hari Jadi Humas Polri ke-75, Si Humas Polres Tanah Laut Serahkan Bantuan Alat Kebersihan ke Masjid Nuruddin

21 October 2026 - 15:34 WITA

Komisi III DPR RI H. Endang Agustina Dorong Pengawasan dan Peran Desa Cegah Narkoba

21 October 2026 - 11:25 WITA

Bantu Tekan Inflasi dan Bantu Warga, Masjid Jami Baitul Abror Gelar Program Bahan Pokok Murah

19 October 2026 - 15:45 WITA

Trending on Kalimantan Selatan