Menu

Dark Mode
Cari Korban KM Virgo Transport 8, Polsek Takisung dan Warga Menyisir Perairan Pagatan Besar Pilkades Serentak 2026 di Pulau Sembilan Berjalan Aman dan Lancar Kawal Pilkades Serentak 2026 di Pulau Sembilan, TNI-Polri dan Pemerintah Kecamatan Pantau TPS di Tiga Desa Kawal Hak Tanah Warga Transmigrasi Bali, Kuasa Hukum Serahkan 84 Berkas SHM Gelombang Tiga ke BPN Kotabaru PTTUN Banjarmasin Batalkan 4 SHM di Sebelimbingan, BPN Kotabaru Wajib Ukur Ulang Perkuat Layanan Kesehatan, DPD Golkar Tanah Laut Siapkan 4 Unit Ambulans

Kalimantan Selatan

Hadapi Kemarau 2026 yang Lebih Kering, BPBD Tanah Laut Percepat Pembentukan Destana

Avatar photobadge-check


					Ket.Kalak BPBD Tanah Laut Aspi Setia Rahman memberikan arahan kesiapsiagaan kemarau 2026. Foto.Ist Perbesar

Ket.Kalak BPBD Tanah Laut Aspi Setia Rahman memberikan arahan kesiapsiagaan kemarau 2026. Foto.Ist

SANAK.ID,PELAIHARI – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) resmi meningkatkan status kesiapsiagaan dalam menghadapi musim kemarau tahun 2026. Langkah ini diambil menyusul rilis data BMKG yang memprediksi awal kemarau tahun ini akan tiba lebih cepat dengan kondisi yang lebih ekstrem dibanding tahun sebelumnya.

Berdasarkan pantauan per Jumat (17/4/2026), wilayah yang dijuluki Bumi Tuntung Pandang ini diprakirakan akan mengalami durasi kemarau yang lebih panjang. Kondisi ini memicu alarm kewaspadaan pada sektor ketahanan pangan, ketersediaan sumber daya air, hingga risiko tinggi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Tanah Laut, Aspi Setia Rahman, menegaskan bahwa fenomena iklim tahun ini memerlukan perhatian khusus. Menurutnya, karakteristik kemarau 2026 yang lebih kering menuntut langkah mitigasi yang lebih masif sejak dini.

“Musim Kemarau tahun 2026 ini datang lebih cepat, lebih kering, dan berdurasi panjang dibandingkan tahun sebelumnya. Maka dari itu, diperlukan langkah-langkah antisipasi yang nyata,” ujar Aspi dalam keterangan resminya.

Perkuat Relawan di 11 Kecamatan

Sebagai upaya teknis di lapangan, BPBD Tanah Laut kini memprioritaskan penguatan personel dan pemetaan titik-titik rawan bencana. Strategi utama yang diusung adalah pemberdayaan masyarakat lokal melalui pembentukan satuan tugas di tingkat akar rumput.

Adapun langkah strategis yang akan segera dilaksanakan meliputi Pembentukan Relawan Kebencanaan, Percepatan Desa Tangguh Bencana (Destana),Pemantauan Intensif. (SANAK.ID/SYAIFUL)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Cari Korban KM Virgo Transport 8, Polsek Takisung dan Warga Menyisir Perairan Pagatan Besar

16 September 2026 - 15:41 WITA

Pilkades Serentak 2026 di Pulau Sembilan Berjalan Aman dan Lancar

15 September 2026 - 12:36 WITA

Perkuat Layanan Kesehatan, DPD Golkar Tanah Laut Siapkan 4 Unit Ambulans

11 September 2026 - 16:03 WITA

Rangkaian Persiapan Pilkades Serentak 2026 di Pulau Sembilan Berlangsung Kondusif

10 September 2026 - 23:23 WITA

KBM Politala Bergerak Peduli Karhutla, Salurkan Ribuan Masker dan Bantuan Kesehatan ke Puskesmas

8 September 2026 - 10:15 WITA

Trending on Kalimantan Selatan