Menu

Dark Mode
Cegah Kekerasan Seksual Anak, Tilik Rahayu Hadirkan Survei Rahasia Dalam Edukasi di SDN Binderang Aksi Sosial RTH Kijang Mas Bersama Bupati Rahmat, Muncul Sosok Haji Iyan membersamai acara tema Gelar Gerakan Langit biru Indonesia Pemkab Tanah Laut Gelar Lomba Masak Serba Ikan 2026 untuk Dorong Konsumsi Ikan dan Cegah Stunting Rapat Koordinasi JKN, Pemkab Tanah Laut Tegaskan Komitmen Jaga Pelayanan Kesehatan Bupati Tanah Laut Tinjau Program Bedah Rumah dan Fasilitas Sekolah, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran Pelantikan Direktur PT Air Minum Berkah Banua, Bupati Tekankan Inovasi dan Peningkatan Pelayanan

Kalimantan Selatan

Hadapi Kemarau 2026 yang Lebih Kering, BPBD Tanah Laut Percepat Pembentukan Destana

Avatar photobadge-check


					Ket.Kalak BPBD Tanah Laut Aspi Setia Rahman memberikan arahan kesiapsiagaan kemarau 2026. Foto.Ist Perbesar

Ket.Kalak BPBD Tanah Laut Aspi Setia Rahman memberikan arahan kesiapsiagaan kemarau 2026. Foto.Ist

SANAK.ID,PELAIHARI – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) resmi meningkatkan status kesiapsiagaan dalam menghadapi musim kemarau tahun 2026. Langkah ini diambil menyusul rilis data BMKG yang memprediksi awal kemarau tahun ini akan tiba lebih cepat dengan kondisi yang lebih ekstrem dibanding tahun sebelumnya.

Berdasarkan pantauan per Jumat (17/4/2026), wilayah yang dijuluki Bumi Tuntung Pandang ini diprakirakan akan mengalami durasi kemarau yang lebih panjang. Kondisi ini memicu alarm kewaspadaan pada sektor ketahanan pangan, ketersediaan sumber daya air, hingga risiko tinggi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Tanah Laut, Aspi Setia Rahman, menegaskan bahwa fenomena iklim tahun ini memerlukan perhatian khusus. Menurutnya, karakteristik kemarau 2026 yang lebih kering menuntut langkah mitigasi yang lebih masif sejak dini.

“Musim Kemarau tahun 2026 ini datang lebih cepat, lebih kering, dan berdurasi panjang dibandingkan tahun sebelumnya. Maka dari itu, diperlukan langkah-langkah antisipasi yang nyata,” ujar Aspi dalam keterangan resminya.

Perkuat Relawan di 11 Kecamatan

Sebagai upaya teknis di lapangan, BPBD Tanah Laut kini memprioritaskan penguatan personel dan pemetaan titik-titik rawan bencana. Strategi utama yang diusung adalah pemberdayaan masyarakat lokal melalui pembentukan satuan tugas di tingkat akar rumput.

Adapun langkah strategis yang akan segera dilaksanakan meliputi Pembentukan Relawan Kebencanaan, Percepatan Desa Tangguh Bencana (Destana),Pemantauan Intensif. (SANAK.ID/SYAIFUL)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Cegah Kekerasan Seksual Anak, Tilik Rahayu Hadirkan Survei Rahasia Dalam Edukasi di SDN Binderang

1 August 2026 - 21:06 WITA

Pemkab Tanah Laut Gelar Lomba Masak Serba Ikan 2026 untuk Dorong Konsumsi Ikan dan Cegah Stunting

30 July 2026 - 22:59 WITA

Rapat Koordinasi JKN, Pemkab Tanah Laut Tegaskan Komitmen Jaga Pelayanan Kesehatan

30 July 2026 - 22:35 WITA

Bupati Tanah Laut Tinjau Program Bedah Rumah dan Fasilitas Sekolah, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

30 July 2026 - 22:29 WITA

Pelantikan Direktur PT Air Minum Berkah Banua, Bupati Tekankan Inovasi dan Peningkatan Pelayanan

29 July 2026 - 22:27 WITA

Trending on Kalimantan Selatan