SANAK.ID ,Pelaihari– Pemerintah Kabupaten Tanah Laut menghadiri kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus rangkaian Haul Datu Lokbatu. Acara keagamaan tersebut diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, Maulid Simtudduror, tahlil, serta tausiyah yang disampaikan oleh Sayyid Muhammad Rido bin Sayyid Husein Alhabsy.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Tanah Laut HM Zazuli menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi menjadi momentum penting untuk kembali mengenang, mencintai, dan meneladani akhlak serta perjuangan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, keteladanan Rasulullah SAW semakin penting ditanamkan di tengah perubahan zaman, khususnya kepada generasi muda. Hal ini bertujuan agar kemajuan teknologi tetap berjalan seiring dengan penguatan akhlak, adab, dan jati diri sebagai umat Islam.
Pemerintah Kabupaten Tanah Laut juga menilai dukungan ulama, tokoh agama, dan masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga kerukunan serta menciptakan kehidupan masyarakat yang damai dan penuh keberkahan.
Sementara itu, pihak keluarga dzuriyat Datu Lokbatu menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Bupati dan seluruh masyarakat dalam kegiatan tersebut. Apresiasi juga disampaikan atas dukungan pemerintah terhadap pengembangan kawasan turbah, termasuk bantuan pembangunan serta kondisi akses jalan menuju kawasan tersebut yang kini semakin baik.
Dukungan dari pemerintah tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas sekaligus mendukung keberadaan kawasan yang menjadi bagian dari sejarah dan tradisi keagamaan masyarakat Tanah Laut.
Peringatan Maulid Nabi dan haul tersebut sekaligus menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara pemerintah, ulama, keluarga dzuriyat, dan masyarakat dalam menjaga nilai-nilai keagamaan serta kearifan lokal.
Melalui momentum tersebut, penguatan kehidupan sosial dan keagamaan diharapkan menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan Kabupaten Tanah Laut yang Simpun, Maju, dan Berkelanjutan. Pembangunan daerah diharapkan tidak hanya berorientasi pada aspek fisik semata, tetapi juga memperhatikan nilai sosial, budaya, dan spiritual masyarakat. (SANAK.ID/SYAIFUL)










