Menu ✖

Dark Mode
Gerak Cepat Tim Macan Bamega Ringkus Perampok Kios di Semayap Kotabaru, Pelaku Ternyata Satpam Soal Sengketa Lahan Goa Lowo, ARUN Bawa Sejumlah Tuntutan ke Kantor Bupati Kotabaru Polres Tanah Laut Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Intan 2026, Komitmen Tingkatkan Keselamatan Berlalu Lintas Festival Layang-Layang Nasional 2026 Digelar, Bupati Tala Targetkan Masuk Agenda UNESCO Wabup Zazuli Buka Pemuda Cup III, Diikuti 32 Tim Voli Antardesa se-Tanah Laut Advokat Hafidz Halim Penuhi Panggilan Sat Reskrim Polres Kotabaru, Sebagai Saksi Laporan Perlindungan Data Pribadi

Kalimantan Selatan

Kondisi Membaik, Bayi Temuan di Jembatan Pabahanan Tumbuh Sehat dan Aktif di PPRSAR Banjarbaru

Avatar photobadge-check


					Ilustrasi foto-kondisi bayi temuan Jembatan Pabahanan yang dirawat sehat di PPRSAR Banjarbaru. Perbesar

Ilustrasi foto-kondisi bayi temuan Jembatan Pabahanan yang dirawat sehat di PPRSAR Banjarbaru.

SANAK.ID, PELAIHARI — Kondisi kesehatan bayi perempuan yang sempat menggemparkan warga Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut (Tala), terus menunjukkan perkembangan positif. Bayi yang ditemukan di bawah Jembatan Pabahanan tersebut kini tumbuh sehat, aktif, dan mengalami peningkatan berat badan selama menjalani perawatan di Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Anak dan Remaja (PPRSAR) Mulia Satria Banjarbaru.

Berdasarkan pemantauan medis dan perawatan intensif petugas panti hingga Selasa (21/7/2026), bayi malang tersebut mampu beradaptasi dengan sangat baik serta mengonsumsi asupan nutrisi secara optimal.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Tanah Laut, Supinal Anwar, menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan fisik menunjukkan kondisi fisik bayi sangat stabil, aktif, dan responsif.

 “Bayi dalam kondisi sehat dan tampak normal. Keadaan umum baik, aktif, serta responsif. Bayi menyusu dengan baik, nafsu minum susu juga baik, dan tidak ditemukan keluhan selama pemantauan. Perkembangan bayi sesuai dengan usianya,” kata Supinal.

Indikator kesehatan bayi juga terlihat jelas dari hasil penimbangan berat badan secara berkala selama berada di panti rehabilitasi sosial tersebut.

“Hasil pemantauan berat badan menunjukkan adanya peningkatan. Berat badan saat masuk pada tanggal 15 Juli 2026 adalah 2,6 kg, dan pada pemeriksaan hari ini, tanggal 20 Juli 2026, berat badan menjadi 2,7 kg, sehingga terdapat kenaikan berat badan sebesar 0,1 kg (100 gram). Hal ini menunjukkan pertumbuhan berat badan yang baik selama masa pemantauan,” jelas Supinal.

Ia menambahkan, informasi perkembangan terbaru ini didapatkan langsung dari laporan pihak pengelola panti penampungan.

 “Itu kemarin sore Laporan dari panti pprsar mulia satria pak,” tambahnya.

Kendati tumbuh kembang sang bayi terus membaik, hingga saat ini belum ada pihak keluarga maupun orang tua kandung yang datang untuk mengakuinya.

 “Setelah di umumkan tgl 15 kemarin sampai hari ini orang tua si bayi belum ada yg mengaku dan melapor,” ungkap Supinal.

Saat ini, Dinas Sosial Kabupaten Tanah Laut terus menjalankan proses legalitas formal serta perlindungan anak sesuai regulasi hukum yang berlaku. Di saat bersamaan, aparat kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan intensif di lapangan guna mengusut tuntas identitas pelaku yang tega membuang bayi tersebut. (SANAK.ID/SYAIFUL)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Festival Layang-Layang Nasional 2026 Digelar, Bupati Tala Targetkan Masuk Agenda UNESCO

25 October 2026 - 09:53 WITA

Wabup Zazuli Buka Pemuda Cup III, Diikuti 32 Tim Voli Antardesa se-Tanah Laut

22 October 2026 - 14:33 WITA

Sambut Hari Jadi Humas Polri ke-75, Si Humas Polres Tanah Laut Serahkan Bantuan Alat Kebersihan ke Masjid Nuruddin

21 October 2026 - 15:34 WITA

Komisi III DPR RI H. Endang Agustina Dorong Pengawasan dan Peran Desa Cegah Narkoba

21 October 2026 - 11:25 WITA

Bantu Tekan Inflasi dan Bantu Warga, Masjid Jami Baitul Abror Gelar Program Bahan Pokok Murah

19 October 2026 - 15:45 WITA

Trending on Kalimantan Selatan