SANAK.ID ,KOTABARU – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Provinsi Kalimantan Selatan secara resmi membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas bagi Aparatur Damkar dan Anggota Satlinmas se-Kalimantan Selatan, Rabu (15/7/2026).
Mengusung tema “Literasi Digital Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk Sarana Informasi dan Komunikasi Publik Pemadam Kebakaran dan SATLINMAS Siaga, Posyandu Berkualitas Bersama Mewujudkan Masyarakat Sehat, Aman, dan Tangguh”, kegiatan ini diikuti oleh jajaran pejabat serta peserta dari Satpol PP Damkar dan Satlinmas kabupaten/kota se-Kalsel.
Dalam sambutannya, Kepala Satpol PP dan Damkar Kalsel menegaskan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi informasi agar pelayanan publik dapat berjalan lebih cepat, tepat, transparan, dan efektif.
“Artificial Intelligence atau AI bukanlah teknologi yang menggantikan peran manusia, melainkan alat yang dapat membantu meningkatkan kualitas pekerjaan kita. Dalam bidang pemadam kebakaran, AI dapat dimanfaatkan untuk menyusun materi edukasi, membuat informasi kebencanaan yang mudah dipahami, mempercepat penyusunan laporan, hingga mendukung penyebaran informasi melalui media sosial,” jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa penguatan kapasitas digital sangat krusial bagi anggota Satlinmas. Penguasaan teknologi digital dinilai dapat memperkuat peran Satlinmas sebagai mitra pemerintah dalam menjaga ketenteraman, ketertiban umum, kesiapsiagaan bencana, serta memberikan edukasi kepada masyarakat secara cepat dan akurat.
Selain berfokus pada agenda digitalisasi, pelatihan ini turut mengangkat isu Posyandu Berkualitas sebagai bagian dari strategi membangun fondasi masyarakat yang sehat.
“Masyarakat yang sehat, aman, dan tangguh merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, Pemadam Kebakaran, SATLINMAS, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci keberhasilan,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, ia berpesan agar seluruh peserta memanfaatkan pelatihan ini untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme. Kendati demikian, ia mengingatkan agar penggunaan teknologi AI dilakukan secara bijak dan penuh tanggung jawab.
“Penggunaan AI harus dilakukan secara bertanggung jawab, dengan tetap mengedepankan etika, menjaga keamanan data, dan memverifikasi informasi yang dihasilkan,” tegasnya.
Turut hadir dalam acara pembukaan tersebut Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat (Linmas) dan Damkar, H. Maulana Fatahillah, S.STP, narasumber ahli dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan, jajaran pejabat struktural dan fungsional lingkup Satpol PP dan Damkar Kalsel, serta seluruh peserta dari kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan. (SANAK.ID/RYAN WARDANI)










