SANAK.ID, Pelaihari – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut resmi membuka Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan V Tahun 2026 yang dilaksanakan dengan pola penjaminan mutu Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Selatan. Kegiatan ini diikuti 39 pejabat pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut. Senin (13/07/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Tanah Laut Rahmat Trianto mengajak seluruh peserta menjadikan pelatihan sebagai kesempatan untuk meningkatkan kapasitas diri. Ia menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah yang dapat berubah, sehingga setiap aparatur harus selalu memberikan pengabdian terbaik di mana pun bertugas.
“Setelah ini saya jadi apa, saya tidak tahu. Itu rahasia Allah. Tapi setidaknya saya mau meninggalkan yang terbaik. Di mana pun kita ditempatkan, kita harus menjadi yang terbaik. Intinya integritas, profesional, loyalitas,” ujar Bupati Tanah Laut Rahmat Trianto.
Sementara itu, dalam laporan penyelenggaraan disampaikan bahwa Pelatihan Kepemimpinan Pengawas bertujuan mengembangkan kompetensi manajerial pejabat pengawas sesuai standar jabatan. Pelatihan juga diarahkan untuk membentuk karakter kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila dan nasionalisme, sekaligus memperkuat kemampuan dalam kepemimpinan, manajemen kinerja, serta administrasi pemerintahan.
Pelatihan dilaksanakan menggunakan metode blended learning, yang meliputi pembelajaran mandiri, e-learning, dan pembelajaran klasikal yang berlangsung hingga Oktober 2026.
Kurikulum mengacu pada Peraturan Lembaga Administrasi Negara (LAN) Nomor 5 Tahun 2022 dengan empat agenda utama, yaitu Kepemimpinan Pancasila dan Nasionalisme, Kepemimpinan Kinerja, Manajemen Kinerja, serta Aktualisasi Kepemimpinan Kinerja. Materi akan disampaikan oleh widyaiswara BPSDM Provinsi Kalimantan Selatan bersama narasumber dari Pemerintah Kabupaten Tanah Laut.
Seluruh pembiayaan kegiatan bersumber dari APBD Kabupaten Tanah Laut Tahun Anggaran 2026 melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
Melalui pelatihan ini, diharapkan para peserta mampu meningkatkan kualitas kepemimpinan, memperkuat tata kelola pemerintahan, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin profesional dan responsif kepada masyarakat. (SANAK.ID/ARIYANI).










